Jumat, 29 Juli 2016

SISWI MAN 2 KOTA BIMA WAKILI NTB PADA KSM NASIONAL TAHUN 2016


Kepala MAN 2 Kota Bima bersama Pembina dan Siswi Berprestasi

Kota Bima (MU) – Sejarah berulang, untuk kedua kalinya, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima kembali mewakili NTB untuk berlaga di KSM Tingkat Nasional bidang studi Kimia. Di tahun 2013 lalu, siswi MAN 2 Kota Bima atas nama Nur Fitriyyah Syarifatul Awaliyah mewakili Provinsi NTB mengikuti KSM Tingkat Nasional yang berlangsung di Kota Malang - Jawa Timur. Nur Fitriyyah Syarifatul Awaliyah berhasil mendapatkan medali perunggu (juara 10).
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tahun 2016 rencananya akan digelar di Kota Pontianak – Kalimantan Barat pada tanggal 22 – 28 Agustus 2016. KSM merupakan hajatan rutin tahunan Kementerian Agama Republik Indonesia. KSM Tahun 2016 merupakan KSM yang ke-5. Tahun ini KSM dapat diikuti tidak hanya oleh siswa madrasah melainkan juga boleh diikuti oleh sekolah umum, MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK. Demikian juga pada bidang yang dilombakan, muatan agama Islam turut dilombakan.  
            Mansyur, S.Ag, Kepala MAN 2 Kota Bima menyatakan bersyukur dan bangga terhadap prestasi yang telah diraih oleh Husnul Ma’rifah. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT karena tahun ini MAN 2 Kota Bima bisa lolos KSM Nasional untuk bidang Kimia. Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi di KSM Tingkat Nasional. Saya ingin ketika orang menyebut nama MAN 2 Kota Bima maka di situ ada sejuta prestasi yang bisa diingat, dilihat, dan dirasakan oleh seluruh masyarakat”, harapnya.
Mansyur menambahkan, dukungan dari semua pihak sangat luar biasa. Pembinaan akan lebih ditingkatkan lagi. Dirinya sangat optimis bisa membawa pulang salah satu medali KSM Nasional 2016. Apalagi Husnul Ma’rifah dibimbing langsung oleh Nur Fitriyyah Syarifatul Awaliyah yang pernah mendapatkan medali perunggu KSM Nasional 2013 lalu.    
            Sementara itu, pembina OSN/KSM Kimia MAN 2 Kota Bima, Nur Fitriyyah Syarifatul Awaliyah mengaku pembinaan yang dilakukan dirasa belum terlalu maksimal. Pada saat pembinaan tidak hanya membahas soal-soal, tapi berdiskusi tentang masalah terkini. Hal ini agar anak-anak tak bosan karena pembinaan dilakukan sore hari  setelah jam KBM. “Senang banget dan bersyukur, gak nyangka karena pembinaannya mungkin gak terlalu maksimal. Berkat kerja keras dari siswi sendiri sehingga bisa juara 1 Tingkat Provinsi”, terangnya.    

https://youtu.be/uxD3Diyef0k

         

Kamis, 28 Juli 2016

SISWA MAN 2 KOTA BIMA SUKSES IKUT PERTEMUAN NASIONAL FAN 2016


Rijalul Rahman bersama pembina

Foto bersama duta anak se Indonesia

Kota Bima (MU) – Madrasah Aliyah Negeri  (MAN) 2 Kota Bima lagi lagi menorehkan prestasi secara nasional. Madrasah yang merupakan salah satu sekolah unggulan di Kota Bima karena beberapa kali berhasil mengharumkan Kota Bima khususnya Kementerian Agama Kota Bima, baik prestasi di Tingkat Provinsi  NTB maupun prestasi di Tingkat Nasional.   
Rijalul Rahman, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima berhasil lolos seleksi untuk mengikuti Kegiatan Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2016. Forum dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2016 ini  digelar di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat dan dilaksanakan pada tanggal 19 – 22 Juli 2016. Kegiatan berskala nasional tersebut turut hadir sejumlah tokoh nasional, seperti Yohana Suzana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Kak Seto Mulyadi, Psikolog Anak sekaligus Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (KNPA).
Kegiatan Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) adalah agenda rutin tahunan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) Republik Indonesia. FAN sebagai lembaga adalah organisasi anak yang dibina oleh pemerintah untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak. FAN fokus pada peningkatan kapasitas anak di bidang penanaman nilai-nilai luhur budaya bangsa, nasionalisme, dan patriotisme serta pengembangan karakter bangsa (nation character building) yang dilaksanakan dalam suasana bermain, partisipatif, dan rekreasional berdasarkan tema-tema tertentu.      
FAN 2016 diikuti oleh 34 anak dari 34 Provinsi di Indonesia. Sebagai tuan rumah, provinsi NTB mengutus 2 orang perwakilan untuk mengikuti forum anak tersebut. Rijalul Rahman salah satu dari 2 duta anak NTB. Satu orang lainnya dari SMAN 1 Kota Bima.
Rijal, panggilan akrab Rijalul Rahman merupakan anak ke-2 dari 3 bersaudara pasangan Edy Mukhlisy, S.Sos, pegawai Dinas Pariwisata Kota Bima dengan Wahidah, S.Ag, Guru MAN 2 Kota Bima ini merasa bangga dan bersyukur karena berhasil lolos seleksi untuk mengikuti forum anak dari seluruh Indonesia. Apalagi ia ditunjuk mewakili teman-temannya untuk menyampaikan aspirasi anak-anak NTB dan menjelaskan permasalahan paling mendesak yang  dihadapi anak-anak di NTB. Hanya ada 6 provinsi termasuk provinsi NTB yang ditunjuk untuk menyampaikan aspirasi di depan para hadirin.
“Saya sangat senang bisa ikut Forum Anak Nasional karena saya dapat berkomunikasi dan bertukar cerita dengan teman-teman dari provinsi lainnya seperti Papua, Riau, Bangka Belitung, dan sebagainya. Saya mengikuti Forum Anak Nasional di Hotel Lombok Raya Kota Mataram, dimana diikuti oleh seluruh anak di Indonesia dari 34 provinsi. Kami disatukan dalam satu ruangan”, jelasnya.
Rijal bersama satu orang perwakilan dari Provinsi NTB diberikan pembekalan khusus untuk duta anak NTB sebelum bergabung dengan anak-anak dari provinsi lainnya di Hotel Lombok Raya Kota Mataram. Pembekalannya mengajarkan tentang bagaimana cara berbicara dan bertindak selaku sebagai tuan rumah dengan teman-teman dari provinsi luar NTB.    
Arif Ruslin, sebagai pembina merasa bangga karena siswa MAN 2 Kota Bima mewakili provinsi NTB untuk ikut dalam kegiatan berskala nasional tersebut. Tahap seleksinya dimulai di Tingkat Kota Bima. Pada tahap seleksi Tingkat Kota Bima, 2 orang siswa MAN 2 Kota Bima berhasil lolos ke Tingkat Provinsi. Akan tetapi, yang lolos ke Tingkat Nasional hanya 1 orang yaitu Rijalul Rahman.

Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur, S.Ag merasa bangga atas prestasi yang telah diraih anak-anak didiknya. “Man 2 Kota Bima mengirim beberapa orang siswa, akhirnya 2 orang yang lolos ke Provinsi, Rijalul Rahman dan Suci Safira Putri. Alhamdulillah, dari 2 orang tersebut Rijal berhasil lolos ke Tingkat Nasional. Hal ini semakin membuktikan betapa usaha keras, kerja keras dan do’a yang dilakukan oleh seluruh keluarga besar MAN 2 Kota Bima bisa kita rasakan hasilnya. Mudah-mudahan prestasi ini akan terus kita pertahankan di berbagai bidang baik di bidang akademik maupun di bidang olahraga dan seni. Kita akan terus mengukir prestasi”, harapnya.      

https://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=RNSn_Us6BwY


SISWI MIN TOLOBALI KOTA BIMA LOLOS KSM TINGKAT NASIONAL TAHUN 2016


Kepala MIN Tolobali Kota Bima bersama Pembina dan Siswa

Kota Bima (MU) – Nabila Nanda Delshady, Siswi kelas VIA di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tolobali Kota Bima berhasil meraih juara pertama KSM Tingkat Provinsi NTB tahun 2016 dalam bidang Matematika sehingga berhak ikut berkompetisi pada KSM Tingkat Nasional yang akan digelar pada tanggal 22-24 Agustus 2016 di Kota Pontianak Kalimantan Barat.   
Drs. M.Adnan, Kepala MIN Tolobali Kota Bima mengatakan, MIN Tolobali Kota Bima sering mengikuti berbagai perlombaan  dan biasanya lebih unggul dari sekolah-sekolah umum untuk tingkat dasar di Kota Bima. “Madrasah ini memang lebih unggul dari sekolah umum yang ada di Kota Bima untuk tingkat dasarnya, karena dilihat dari berbagai lomba baik yang diselenggarakan oleh Kemenag maupun Diknas, nilainya bisa mengalahkan teman-temannya dari sekolah umum”, jelasnya.     
Adnan menambahkan, pihaknya optimis bisa membawa pulang piala KSM Tingkat Nasional tahun 2016 ini. “Kami sangat optimis untuk KSM tahun ini, melihat kemampuan anaknya saat di KSM Tingkat Provinsi NTB di Mataram mendapatkan hasil yang luar biasa sehingga kami punya harapan yang sangat besar meraih juara pertama KSM Tingkat Nasional”, harapnya.
Sebagai pimpinan Adnan akan selalu memberikan dukungan penuh setiap ada perlombaan yang diikuti siswa-siswi MIN Tolobali Kota Bima. “Setiap ada lomba baik di bidang akademik, olahraga, dan kesenian kita dukung secara penuh. Semua kegiatan pasti akan ditanggung madrasah sepenuhnya, siswa-siswi hanya tahunya  mengikuti perlombaan saja tanpa dibebani biaya segala maacamnya”, tegasnya.  
Sementara itu, Pembina OSN/KSM Matematika, Jumrah, S.Pd menjelaskan merasa bersyukur atas prestasi yang telah diraih. Apalagi untuk bidang Matematika, MIN Tolobali Kota Bima sudah 2x lolos ke KSM Tingkat Nasional. . “Alhamdulillah kami sangat senang dan terharu serta bahagia ketika bisa tembus sampai ke nasional. Kami sudah lolos KSM Tingkat Nasional sudah 2 tahun berturut-turut, yaitu pada tahun 2015 lalu yang dilaksanakan di Kota Palembang dan pada tahun 2016 ini yang akan dilaksanakan di Kota Pontianak. Untuk pembinaannya dilakukan 2x seminggu, akan tetapi ketika ada perlombaan pembinaannya dilakukan setiap hari. Pembinaannya pun biasanya memberikan teori kemudian langsung latihan soal-soal. karena Matematika tanpa latihan soal-soal ga akan bisa. Latihan soal untuk pemantapan teori”, ujarnya.        


https://youtu.be/3eaZHgkaH2Q    


Kamis, 21 Juli 2016

MAN 2 KOTA BIMA AKAN BUKA KELAS DIGITAL


Mansyur, S.Ag, Kepala MAN 2 Kota Bima

Kota Bima (MU) – Tahun pelajaran 2016/2017, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima akan membuka kelas digital. Hal ini berdasarkan keterangan Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur,S.Ag. Persiapan pembukaan Kelas Digital di MAN 2 Kota Bima sudah terlihat. Pihak sekolah telah memesan sejumlah unit perangkat komputer, pemasangan hotspot wifi di beberapa titik, dan pemasangan proyektor LCD di setiap kelas.
          Tak hanya persiapan sarana dan prasarana, madrasah yang memiliki segudang prestasi ini telah menyiapkan kompetensi yang cukup memadai dan mumpuni bagi guru-gurunya. Workshop terkait pembukaan Kelas Digital ini telah dilaksanakan beberapa kali, seperti pelatihan pembelajaran secara online, penyusunan materi pembelajaran secara online dan pembuatan akun pembelajaran online di aplikasi Ujian-Online.net, aplikasi Edmodo serta aplikasi Quipper School.
        Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur, S.Ag menjelaskan, tahun pelajaran 2016/2017, MAN 2 Kota Bima merencanakan akan membuka Kelas Digital. Tak hanya Kelas Digital, ke depan MAN 2 Kota Bima akan menjadi Digital School atau Sekolah Digital, dimana semua kelas akan dijadikan Kelas Digital sehingga seluruh pelaksanaan pembelajaran menggunakan sistem online. Untuk aplikasi yang digunakan,  rencananya MAN 2 Kota Bima akan menggunakan 3 aplikasi pembelajaran online, yaitu Ujian-Online.net, Edmodo dan Quipper School.  Sedangkan untuk kegiatan pembelajaran sehari-hari akan menggunakan Quipper School karena aplikasi tersebut memuat secara lengkap materi pembelajaran sekaligus contoh- contoh berupa  video-video sehingga mempermudah  guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang berbasis online.
            “Tentu saja kita akan mempertahankan program-program lama yang sudah bagus yang telah mengharumkan nama MAN 2 Kota Bima,. Kemudian untuk yang baru kita fokus di Kelas Digital. Di Kelas Digital tersebut akan dipadukan 3 aplikasi, yaitu Edmodo, Quipper School, dan Ujian-Online.net”, terangnya.
          Mansyur menambahkan, pembentukkan Kelas Digital di madrasah yang baru beberapa bulan dipimpinnya ini sayangnya tidak sesuai dengan yang direncanakan. Awalnya Kelas Digital seharusnya sudah siap ketika tahun pelajaran baru dimulai. “Pembentukan Kelas Digital sedikit tersendat, 30 unit komputer yang kita pesan sampai dengan hari ini belum datang, akan tetapi mungkin kita bisa antisipasi dengan meminjam laptop yang dimiliki siswa, sehingga Kelas Digital itu harus tetap berjalan”, ungkapnya.
         Kepala madrasah lulusan Pendidikan Bahasa Inggris UIN Alauddin Makassar ini mengharapkan kepada guru-guru MAN 2 Kota Bima agar introspeksi diri atas kekurangan dan kelemahannya sehingga bisa diperbaiki. Apalagi sumber belajar saat ini luar biasa banyaknya, seharusnya guru pro aktif mencari sumber-sumber belajar, baik dari media cetak maupun dari media elektronik. Sebagai pimpinan, ia akan terus mendukung dan memenuhi kebutuhan terkait proses pembinaan dan belajar mengajar di MAN 2 Kota Bima.       
  

Senin, 18 Juli 2016

KEPALA MAN 2 KOTA BIMA APRESIASI SISWA BERPRESTASI DI KSM


Foto bersama Siswa Berprestasi KSM

Kepala MAN 2 Kota Bima saat memberikan hadiah uang



Kota Bima (MU) – Sebagai bukti dukungan dan apresiasi terhadap siswa-siswi yang berhasil mengharumkan nama sekolah di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Kementerian Agama Tahun 2016, Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur, S.Ag telah menganggarkan sejumlah dana yang berasal dari Dana BOS berupa hadiah uang bagi siswa-siswi berprestasi tersebut.
            Saat upacara bendera di hari pertama masuk sekolah (18/7), siswa-siswi yang berprestasi di sejumlah mata lomba KSM Tingkat Kota Bima yang telah diselenggarakan pada tanggal 15 Juni 2016 lalu diumumkan di hadapan teman-temannya yang ikut upacara bendera. Seluruh siswa menerima hadiah berupa uang tunai yang langsung diberikan Kepala MAN 2 Kota Bima di sekolah setempat.     
Kompetisi Sains Madrasah merupakan agenda tahunan Seksi Pendidikan Madrasah (PENMAD) Kementerian Agama Kota Bima. Tahun ini, MAN 2 Kota Bima berhasil meraih juara umum KSM 2016 dengan perolehan 3 medali emas, 6 medali perak dan 4 medali perunggu. 3 medali emas disumbangkan mata pelajaran Fisika, Kimia, dan Geografi. Sementara 6 medali perak disumbangkan mata pelajaran Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi. Sedangkan 4 medali perunggu disumbangkan mata pelajaran Matematika, Biologi, Ekonomi, dan Geografi.   
Mansyur memberikan penyataan, pihak sekolah sangat bangga dan bersyukur atas prestasi siswa-siswi MAN 2 Kota Bima karena masih konsisten untuk mengukir prestasi. “Kami tentunya sangat bahagia dan bersyukur, anak-anak masih sangat konsisten untuk mengukir prestasi. Mudah-mudahan siswa-siswi yang akan berkompetisi ke Tingkat Provinsi di bulan Juli ini bisa mewakili provinsi NTB ke Tingkat Nasional yang akan diadakan di Kota Pontianak di bulan Agustus mendatang”, harapnya.     

1/3 PESERTA DIDIK BARU MAN 2 KOTA BIMA LULUSAN MTSN 1 KOTA BIMA


Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur, S.Ag

Kota Bima (MU) – Tahun pelajaran 2016/2017, MAN 2 Kota Bima menerima peserta didik baru yang berjumlah 320 orang. Jumlah 320 orang tersebut akan dibagi menjadi 8 rombongan belajar (rombel). Ratusan orang yang terdaftar sebagai peserta didik baru adalah yang berhasil lolos seleksi ujian masuk berupa ujian tulisan dan ujian lisan yang diselenggarakan madrasah yang merupakan sekolah unggulan di Kota Bima ini.
Mansyur,S.Ag, Kepala MAN 2 Kota Bima menjelaskan, mayoritas peserta didik baru yang lolos seleksi masuk MAN 2 Kota Bima 1/3 nya berasal dari MTsN 1 Kota Bima. Adapun MTsN 1 Kota Bima telah dikenal luas  sebagai sekolah yang merupakan sekolah unggulan dan terfavorit di Kota Bima.
 “Alhamdulillah, dari 320 peserta didik baru yang lolos untuk menimba ilmu di MAN 2 Kota Bima, 1/3 nya dari MTsN 1 Kota Bima. Hal ini merupakan kebahagiaan bagi kami sehingga kami optimis alumni MTsN 1 Kota Bima yang jumlahnya sangat besar ini, alumni MTsN 1 Kota Bima akan banyak mengukir prestasi dan mengharumkan nama MAN 2 Kota Bima di masa mendatang”   
            Seperti yang dikonfirmasi ke beberapa peserta didik baru yang diterima di MAN 2 Kota Bima, memang alumni MTsN 1 Kota Bima tampak mendominasi. Rata-rata alumni MTsN 1 Kota Bima memberikan alasan masuk di MAN 2 Kota Bima karena MAN 2 Kota Bima banyak prestasinya. Seperti pernyataan peserta didik baru atas nama Muhammad. Ia ingin masuk MAN 2 Kota Bima karena banyak prestasinya. Peserta didik baru yang pintar main sepak bola ini sangat senang lulus seleksi masuk MAN 2 Kota Bima.
            Hal senada juga disampaikan oleh alumni MTsN 1 Kota Bima lainnya atas nama Nurul Musdalifah. “Saya masuk MAN 2 Kota Bima karena ingin memperdalam ilmu agama lagi, trus MAN 2 Kota Bima telah banyak mencetak prestasi. Saya senang masuk MAN 2 Kota Bima karena orang-orangnya juga pintar-pintar. Banyak teman-teman saya alumni MTsN 1 Kota Bima yang masuk MAN 2 Kota Bima”, jelasnya.   



HARI PERTAMA SEKOLAH MAN 2 KOTA BIMA LANGSUNG AKTIF BELAJAR


Suasana upacara bendera di hari pertama

Kota Bima (MU) – Masa liburan telah usai, kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah dan madrasah di Kota Bima kembali aktif sebagaimana biasanya. Seperti yang terlihat di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima. Hari pertama tahun pelajaran baru, tahun pelajaran 2016/2017 yang ditetapkan mulai aktif tanggal 18 Juli 2016, seluruh pegawai, dewan guru dan siswa-siswi MAN 2 Kota Bima melakukan upacara bendera di sekolah setempat. Sebanyak 320 siswa baru yang lolos seleksi masuk ke MAN 2 Kota Bima sangat antusias mengikuti upacara bendera.  
            Mansyur, S.Ag, Kepala MAN 2 Kota Bima menyatakan, MAN 2 Kota Bima sudah siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar, meski hari pertama masuk sekolah, karena hal ini untuk menunjukkan kedisiplinan yang tinggi bagi guru maupun bagi siswa-siswi MAN 2 Kota Bima.
“Kebiasan saya, hari pertama sekolah itu akan sangat menentukan hari-hari berikutnya. Kalau di hari pertama kita sudah menunjukkan kedisiplinan yang tinggi, mulai aktif belajar, maka hal ini akan berdampak positif pada hari-hari berikutnya. Lebih baik tidak belajar di hari-hari berikutnya daripada tidak belajar di hari pertama. Hal ini untuk pembentukan image bagi guru dan siswa. Makanya kita langsung belajar”, tegasnya.  
            Mansyur menambahkan, 320 siswa baru yang dibagi menjadi 8 rombongan belajar (rombel) tersebut mayoritas lulusan dari MTsN 1 Kota Bima. Dan MTsN 1 Kota Bima sudah dikenal luas sebagai sekolah unggulan dan menjadi sekolah terfavorit di Kota Bima. “Alhamdulillah, dari 320 siswa baru yang lolos untuk menimba ilmu di MAN 2 Kota Bima, 1/3nya berasal dari MTsN 1 Kota Bima yang merupakan sekolah unggulan dan menjadi sekolah favorit di Kota Bima. Hal ini merupakan kebahagiaan bagi kami sehingga kami optimis alumni MTsN 1 Kota Bima bisa mengukir prestasi dan mengharumkan nama MAN 2 Kota Bima di masa mendatang”, harapnya.
Dengan segudang prestasi yang telah diraih MAN 2 Kota Bima, Mansyur berharap agar siswa-siswi MAN 2 Kota Bima, baik siswa-siwi kelas XI dan kelas XII maupun siswa-siswi kelas X yang baru menginjakkan kaki di MAN 2 Kota Bima memiliki semangat yang tinggi, memiliki komitmen, memiliki daya juang, dan bekerja keras sehingga dapat mengukir prestasi di berbagai mata lomba yang diadakan.    
                        

Sabtu, 16 Juli 2016

SAFARI RAMADHAN AGENDA TAHUNAN MAN 2 KOTA BIMA


Siswi menyampaikan ceramah saat Safari Ramadhan

Siswa menyampaikan ceramah saat Safari Ramadhan


Kota Bima - Setiap bulan Ramadhan tiba, MAN 2 Kota Bima tak pernah absen menggelar Safari Ramadhan. Tahun 2016 ini, Safari Ramadhan dilaksanakan selama 6 hari dimulai pada tanggal 13 Juni 2016 sampai dengan tanggal 19 juni 2016.    
Pembina Safari Ramadhan merupakan pembina IMTAQ MAN 2 Kota Bima ada 3 orang guru, yaitu: H. Idris, S.Ag, M.Si, Elfian, S.Pdi, dan Maresan, S.Pdi. Keterangan dari Maresan, S.Pdi, Tim MAN 2 Kota Bima terdiri dari 24 orang siswa. Mereka akan melakukan Safari Ramadhan ke beberapa masjid di Kota Bima. Masing-masing masjid yang menjadi target ditempatkan 2 orang siswa dengan 1 orang pembina didampingi guru-guru yang lain. Siswa akan tampil memberikan ceramah dan Syarhil Qur’an sebelum jama’ah melaksanakan sholat tarawih.  “Kami melakukan Safari Ramadhan ke 12 masjid yang tersebar di 6 kecamatan di Kota Bima. Kecamatan yang menjadi sasaran yaitu: Kecamatan Rasanae Timur, Kecamatan Rasanae Barat, Kecamatan Raba, Kecamatan Asakota, Kecamatan Mpunda, dan Kecamatan Palibelo. Setiap masjid kami utus 2 orang siswa”, terangnya.
Lebih lanjut Maresan menambahkan, pembinaan dilakukan 1x seminggu setiap hari Rabu. Anak-anak yang akan tampil untuk memberikan ceramah agama dan Syarhil Qur’an langsung ditunjuk pembina dengan melihat kemampuan siswa saat pembinaan. “Kemampuan siswa-siswi sudah sangat luar biasa dengan menampilkan ceramah agama dengan intonasi dan nada yang mampu meyakinkan para pendengar. Pembinaan khusus siswa laki-laki sudah diarahkan menjadi khatib jum’at”, ungkapnya.
Sementara itu, H. Idris, S.Ag, M.Si mengungkapkan, “Sedini mungkin anak terbiasa untuk tampil sebagai generasi yang mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang mereka peroleh melalui proses belajar di madrasah yang mereka lalui yang berimbas pada mereka kedepannya untuk menjadi pemimpin masa depan. Mereka adalah generasi yang menjadi pelopor dan pengayom untuk generasi lainnya baik di masa sekarang atau di masa mendatang. Mampu menjadi teladan bagi masyarakat dan lingkungan terutama agama”, pungkasnya.
Harapan para pembina agar lembaga dan masyarakat mendukung sepenuhnya kegiatan yang bertujuan mencerdaskan generasi muda seperti ini, “Kedepannya kepada pimpinan lembaga MAN 2 Kota Bima dan masyarakat agar sepenuhnya mendukung dan menerima program ini dalam rangka menempa dan membina generasi penerus agama yang mampu memberikan pencerahan  terhadap berbagai persoalan kontemporer yang dihadapi”, ujarnya dengan penuh harap.
  
      


Jumat, 15 Juli 2016

MAN 2 KOTA BIMA GELAR MASA ORIENTASI TAHUN PELAJARAN 2016/2017


Saat upacara penutupan MOM

Kota Bima (MU) – Pengenalan lingkungan sekolah biasa disebut Masa Orientasi. Pengenalan lingkungan sekolah adalah kegiatan pertama masuk sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur sekolah.
Pada awal tahun pelajaran, perlu dilakukan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru. Pengenalan lingkungan sekolah bertujuan antara lain: untuk mengenali potensi diri siswa baru; untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah; untuk menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru; untuk mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya; untuk menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.
Sebanyak 320 orang peserta didik baru mengikuti Masa Orientasi Madrasah (MOM) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima. Kegiatan MOM digelar selama 3 hari, yakni mulai tanggal 13 Juli 2016 sampai dengan tanggal 15 Juli 2016.
Berdasarkan keterangan Anwar, S.Pd, Ketua Panitia MOM MAN 2 Kota Bima, panitia MOM terdiri dari Kepala Madrasah,  4 orang Waka, dan 6 orang guru. Sedangkan 8 orang guru lainnya sebagai penanggung jawab kegiatan dibantu pengurus OSIS.  
“Kegiatan di awali apel pagi pukul 07.00 wita, dilanjutkan dengan senam dan latihan PBB. Setelah itu ada kegiatan di dalam kelas, pemberian materi yang sudah ditentukan sekolah. Ada 8 orang guru yang ditugaskan. Materinya adalah Wawasan Wiyatamandala, Pengenalan Madrasah dan Tata Tertib Madrasah, Kesadaran Berbangsa, Bernegara, dan Nasionalisme/Patriotisme, Pengenalan Kurikulum 13, Pengenalan Pendidikan Karakter, Leadership/Kepemimpinan, Pembinaan Mental Keagamaan, dan Pengenalan Kegiatan Ekstrakurikuler yang ada di MAN 2 Kota Bima”, jelasnya.     
Agus Gunawan, S.Ag, Wakil Kepala MAN 2 Kota Bima Bidang Kesiswaan menjelaskan, MOM tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, hal ini berdasarkan Peraturan MENDIKBUD RI No 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru. “Pengenalan lingkungan sekolah wajib berisi kegiatan yang bermanfaat, bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Kegiatan MOM dilarang bersifat perpeloncoan atau tindak kekerasan lainnya”, tegasnya.
Perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan MOM hanya menjadi hak guru. Siswa senior (kakak kelas) dilarang sebagai penyelenggara. Akan tetapi guru bisa dibantu oleh siswa yang menjadi anggota OSIS di sekolah setempat. “ Ada beberapa guru yang ditugaskan, tapi ada anggota OSIS yang membantu di setiap kelasnya”, ujarnya.