Kepala MAN 2 Kota Bima bersama Pembina dan Siswi Berprestasi
Kota
Bima (MU) – Sejarah berulang, untuk kedua kalinya, siswi Madrasah Aliyah Negeri
(MAN) 2 Kota Bima kembali mewakili NTB untuk berlaga di KSM Tingkat Nasional bidang
studi Kimia. Di tahun 2013 lalu, siswi MAN 2 Kota Bima atas nama Nur Fitriyyah Syarifatul
Awaliyah mewakili Provinsi NTB mengikuti KSM Tingkat Nasional yang berlangsung
di Kota Malang - Jawa Timur. Nur Fitriyyah Syarifatul Awaliyah berhasil
mendapatkan medali perunggu (juara 10).
Kompetisi
Sains Madrasah (KSM) Tahun 2016 rencananya akan digelar di Kota Pontianak – Kalimantan
Barat pada tanggal 22 – 28 Agustus 2016. KSM merupakan hajatan rutin tahunan Kementerian
Agama Republik Indonesia. KSM Tahun 2016 merupakan KSM yang ke-5. Tahun ini KSM
dapat diikuti tidak hanya oleh siswa madrasah melainkan juga boleh diikuti oleh
sekolah umum, MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK. Demikian juga pada bidang yang dilombakan,
muatan agama Islam turut dilombakan.
Mansyur, S.Ag, Kepala MAN 2 Kota
Bima menyatakan bersyukur dan bangga terhadap prestasi yang telah diraih oleh
Husnul Ma’rifah. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT karena
tahun ini MAN 2 Kota Bima bisa lolos KSM Nasional untuk bidang Kimia. Mudah-mudahan
bisa lebih baik lagi di KSM Tingkat Nasional. Saya ingin ketika orang menyebut
nama MAN 2 Kota Bima maka di situ ada sejuta prestasi yang bisa diingat,
dilihat, dan dirasakan oleh seluruh masyarakat”, harapnya.
Mansyur
menambahkan, dukungan dari semua pihak sangat luar biasa. Pembinaan akan lebih
ditingkatkan lagi. Dirinya sangat optimis bisa membawa pulang salah satu medali
KSM Nasional 2016. Apalagi Husnul Ma’rifah dibimbing langsung oleh Nur
Fitriyyah Syarifatul Awaliyah yang pernah mendapatkan medali perunggu KSM
Nasional 2013 lalu.
Sementara itu, pembina OSN/KSM Kimia
MAN 2 Kota Bima, Nur Fitriyyah Syarifatul Awaliyah mengaku pembinaan yang dilakukan dirasa belum terlalu maksimal. Pada saat pembinaan tidak hanya membahas soal-soal, tapi berdiskusi tentang masalah terkini. Hal ini agar anak-anak tak bosan karena pembinaan dilakukan sore hari setelah jam KBM. “Senang banget
dan bersyukur, gak nyangka karena pembinaannya mungkin gak terlalu maksimal.
Berkat kerja keras dari siswi sendiri sehingga bisa juara 1 Tingkat Provinsi”,
terangnya.
https://youtu.be/uxD3Diyef0k


