Kamis, 30 Maret 2017

MAN 2 KOTA BIMA LAKSANAKAN UJIAN AKHIR MADRASAH (UAM)


 
Tampak 2 orang pengawas dalam satu ruang ujian 

Siswa-siswi serius mengerjakan soal ujian

Ujian berjalan tertib dan lancar

Suasana ujian

Suasana ujian

Suasana ujian

Suasana ujian

Suasana ujian

Kota Bima (MU)_ Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima melaksanakan Ujian Akhir Madrasah (UAM) yang dilaksanakan selama 3 hari yakni Rabu/28/03 s.d Jum'at/31/03/2017. Sebanyak 226 orang siswa mengikuti ujian mata pelajaran ciri khas madrasah ini. Mata pelajaran yang diujikan pada UAM merupakan mata pelajaran yang sebagian tidak diujikan baik pada UAMBN, USBN, maupun UN.
Mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Akhir Madrasah meliputi: Prakarya dan Kewirausahaan, Seni Budaya, Bahasa dan Sastra Inggris, Al-Qur’an Hadits, Aqidah Akhlak, dan Penjasorkes. Untuk jurusan IPA, mata pelajaran yang di-UAM-kan ada 3, yakni: Prakarya dan Kewirausahaan, Seni Budaya, dan Penjasorkes. Untuk jurusan IPS, ada 3 mata pelajaran yang di-UAM-kan, sama dengan jurusan IPA, yakni: Prakarya dan Kewirausahaan, Seni Budaya, dan Penjasorkes. Sementara untuk jurusan Bahasa ada 4 mata pelajaran yang di-UAM-kan, yakni: Prakarya dan Kewirausahaan, Bahasa dan Sastra Inggris, Seni Budaya, dan Penjasorkes. Sedangkan untuk jurusan Agama ada 5 mata pelajaran yang di-UAM-kan, yakni: Prakarya dan Kewirausahaan, Al Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, Seni Budaya, dan Penjasorkes.
Keterangan Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum, Drs. Dahlan menjelaskan bahwa soal ujian yang disusun Kementerian Agama Pusat untuk UAMBN tempo hari masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sementara MAN 2 Kota Bima telah menerapkan Kurikulum 2013 sejak tahun pelajaran 2014/2015 lalu. Tidak seperti halnya soal UAMBN yang disusun oleh panitia Kemenag Pusat di Jakarta dan soal USBN yang disusun oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Bima, untuk soal mata pelajaran yang di-UAM-kan, soal disusun sendiri oleh guru setempat dan akan dikoreksi oleh guru pengampu mata pelajaran.
Untuk tahun ini, ketua panitia UAM yaitu Muliadin, S.Ag dan Eka Yulianti, S.Pd sebagai sekretaris panitia. Adapun pengawas ruang ujian merupakan guru-guru MAN 2 Kota Bima sendiri. Ruang ujian dibagi menjadi 13 ruang dan setiap ruangan diawasi oleh 2 orang pengawas.  (Nurrosyidah Yusuf)     



Rabu, 22 Maret 2017

INAR DZAKIRAH, JUARA FAVORIT LOMBA MEWARNAI HARI AIR SEDUNIA KE 25


Dzakirah dengan hasil karya saat Lomba Mewarnai Hari Air Sedunia ke-25 Tahun 2017 

Seluruh peserta yang mendapatkan penghargaan Lomba Mewarnai Hari Air Sedunia ke-25 Tahun 2017  

Saat menerima penghargaan Lomba Mewarnai Hari Air Sedunia ke-25 Tahun 2017  

Dzakirah saat menerima piagam dan hadiah uang tunai Lomba Mewarnai Hari Air Sedunia ke-25 Tahun 2017  

Juara 1 Lomba Mewarnai Rocket Chicken 

Dzakirah bersama piala Juara 1 Lomba Mewarnai Rocket Chicken  


Dzakirah bersama piala dan hadiah Juara 1 Lomba Menghafal Surat Pendek


Kota Bima (MU) – Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia ke-25 yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2017, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia menyelenggarakan Lomba Mewarnai Tingkat Taman Kanak-kanak  (TK) dan Sekolah Dasar (SD) khusus untuk kelas 1 dan 2. Lomba Mewarnai Tingkat TK/SD tersebut dihelat pada Ahad/10/03/2017 lalu dan bertempat di Lapangan  Manggemaci Kota Bima NTB.
Inar Dzakirah berhasil sebagai juara favorit Lomba Mewarnai Tingkat TK se-Kota Bima/ Kabupaten Bima. Lomba Mewarnai dengan mengambil tema “Air dan Air Limbah” ini diikuti puluhan peserta. Anak pertama dari dua bersaudara pasangan  Amrin Anshari, PNS di Kantor Kementerian Agama Kota Bima dengan Iin Rahmawati, guru di SMPN 2 Kota Bima ini membuat para juri kagum dan memilih hasil mewarnai miliknya menjadi favorit di antara yang lainnya.
Gadis manis kelahiran Kota Bima, 18 Desember 2010 ini biasa disapa Dzakirah. Berdasarkan keterangan dari kedua orang tuanya, Dzakirah memang suka menggambar dari usia 2 tahun. Dzakirah kerap mengikuti lomba menggambar dan mewarnai dan mendapatkan beberapa penghargaan sebagai berikut: Juara 1 Lomba Mewarnai yang diselenggarakan oleh Rocket Chicken Kota Bima dan Juara Harapan 2 Lomba Menggambar yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima dalam rangka Gebyar PAUD Tingkat Kota Bima Tahun 2017.  
Dzakirah sehari-hari bersekolah di TK Ya Bunayya Kota Bima. Tak hanya memiliki prestasi dalam bidang menggambar dan mewarnai, Dzakirah juga memiliki prestasi di bidang lainnya seperti: Juara 1 Lomba Menghafal Surat Pendek (Juz’Amma) Tingkat TK/RA se-Kota Bima yang diselenggarakan oleh Yayasan Lukman Al Hakim, Juara 1 Lomba Nasyid bersama Timnya dari TK Ya Bunayya, dan  Juara 1 Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) ke-10 Tingkat Kota Bima yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK-Al-Qur’an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA - BKPRM) Kota Bima. Untuk Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI), Dzakirah mewakili Kota Bima untuk mengikuti Lomba Praktek Sholat  Tingkat Provinsi NTB yang akan diadakan di Kota Mataram pada Jum’at/24/03/2017 mendatang. Semoga prestasi dapat ditingkatkan lagi hingga ke Tingkat Nasional. (Nurrosyidah Yusuf)  


Senin, 20 Maret 2017

SANGAT BERUNTUNG, MAN 2 KOTA BIMA TERIMA BANTUAN KHUSUS WAKIL GUBERNUR NTB


Pertemuan Wagub NTB dengan Ka-Kankemenag Kota Bima dan Kepala MAN 2 Kota Bima

Wagub NTB berbincang serius dengan Ka-Kankemenag Kota Bima dan Kepala MAN 2 Kota Bima

Suasana pertemuan berlangsung hangat 

Berfoto bersama usai pertemuan di Pendopo Wagub NTB

Kota Bima (MU)_Menindak lanjuti kunjungan kerja sekaligus silaturrahim Wakil Gubernur Provinsi NTB, H. Muhammad Amin, SH, MSi ke MAN 2 Kota Bima pada Sabtu, 18/02/2016 lalu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bima, Drs. H.Syahrir, M.Si dan Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur, S.Ag diundang oleh Wagub NTB untuk menghadiri pertemuan terkait bantuan Pemerintah Provinsi NTB yang telah dijanjikan Wagub saat berkunjung ke madrasah yang berlokasi di Jl. Wolter Monginsidi No.2 Lingkungan Tolobali Kota Bima ini.
            Pertemuan yang dilakukan di Pendopo Wagub Prov. NTB di Kota Mataram tersebut berlangsung hangat. Wagub mengaku senang bertemu Kepala Kantor Kemenag Kota Bima dan Kepala MAN 2 Kota Bima di kediamannya. Apalagi saat kunjungan kerja dan silaturrahim Wagub di madrasah tersebut disambut secara meriah dan Wagub pun merasa terkesan. Wagub disambut dengan tarian seni hadrah oleh siswa-siswa MAN 2 Kota Bima yang mengenakan pakaian adat Bima. Aula sekolah setempat dimana kegiatan dilaksanakan pun penuh sesak dengan dewan guru, pegawai, dan siswa-siswi MAN 2 Kota Bima.    
Wagub menyatakan sudah menyiapkan anggaran dari Pemerintah Provinsi NTB khusus untuk MAN 2 Kota Bima berupa sejumlah komputer, genset dan buku untuk koleksi perpustakaan. Bantuan tersebut berdasarkan kebutuhan dan permintaan dari guru dan siswa-siswi MAN 2 Kota Bima saat Wagub berkunjung. Sangat beruntung, bantuan Pemerintah Provinsi NTB melalui Wagub ini hanya MAN 2 Kota Bima satu-satunya sekolah yang menjadi sasaran penerima bantuan, baik untuk wilayah Kota Bima maupun Kabupaten Bima. Pihak madrasah menyiapkan proposal permohonan bantuan sehingga bantuan segera dapat direalisasikan. Wagub berjanji setelah proposal diproses seluruh bantuan akan segera dikirim ke alamat MAN 2 Kota Bima.
Seperti diketahui, 90% wilayah Kota Bima terdampak banjir bandang 2x berturut-turut pada Rabu/21/12 dan Jum’at/23/12/2017 lalu. Kondisi sekolah-sekolah di Kota Bima rusak parah. Tak terkecuali MAN 2 Kota Bima yang masuk wilayah paling parah terdampak banjir sehingga fasilitas, sarana dan prasarana di madrasah ini mengalami rusak berat, seperti: koleksi buku-buku perpustakaan, sejumlah komputer dan barang elektronik lainnya, laboratorium bahasa, laboratorium IPA nyaris tak dapat diselamatkan.   
Wagub berpesan semoga bantuan tersebut bermanfaat, usaha yang beliau lakukan untuk meringankan beban salah satu madrasah unggulan di Kota Bima pasca banjir bandang dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. (Nurrosyidah Yusuf)        

Minggu, 19 Maret 2017

PELAKSANAAN UAMBN TERINTEGRASI USBN MAN 2 KOTA BIMA




Suasana ujian

Para peserta sedang mengisi ujian

Para peserta sedang serius mengisi Lembar Jawaban Komputer 

Suasana ujian

Tampak pengawas sedang mengawasi jalannya ujian

Kota Bima (MU)_Sebanyak 226 orang siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) terintegrasi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang mulai dilaksanakan hari ini, Senin/20/03/2017. Pelaksanaan UAMBN terintegrasi USBN diselenggarakan selama 5 hari yakni mulai Senin/20/03 s.d Jum’at/24/03/2017.
Tahun ini pelaksanaan UAMBN yang terintegrasi USBN baru pertama kali diadakan. Keterangan dari Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Pendmad) Kantor Kementerian Agama Kota Bima, Drs. H.A. Munir menyatakan, tahun ini waktu pelaksanaan UAMBN disatukan dengan waktu pelaksanaan USBN. Untuk soal UAMBN disusun oleh panitia Kemenag Pusat di Jakarta. Hasil lembar jawaban siswa akan dikoreksi dengan menggunakan komputer dan discan di Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Barat di Kota Mataram. Sementara soal USBN disusun oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Bima yaitu kerjasama antara guru dari Kemendikbud dan Kemenag di Kota Bima. Hasil lembar jawaban siswa akan dikoreksi secara manual di Kota Bima.  
Lukman Jayadiningrat, S.Pd, Ketua Panitia UAMBN yang terintegrasi USBN memberikan keterangan bahwa mata pelajaran untuk UAMBN adalah ujian untuk mata pelajaran ciri khas madrasah, seperti: Al Qur’an Hadits, Ilmu Kalam, Fikih, Bahasa Arab, Akidah-Akhlak, Akhlak, dan SKI. Sedangkan mata pelajaran untuk USBN adalah untuk mata pelajaran yang ada di Ujian Nasional dan Non- Ujian Nasional, seperti: Biologi, Geografi, Antropologi, Tafsir, Sejarah, PPKn, Kimia, Sosiologi, Bahasa Asing, Fikih, Fisika, Ekonomi, Sastra Indonesia, dan Hadits,              
MAN 2 Kota Bima memiliki 4 jurusan, yaitu Bahasa, IPA, IPS, dan Agama. Ruang ujian  dibagi menjadi 13 ruang. Setiap hari ada 2 mata pelajaran yang diujikan. Adapun pengawas ruang dilakukan secara silang setengah yakni sebagian berasal dari MAN 2 Kota Bima, sebagian lainnya berasal dari Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Sub Rayon 02 MAN 2 Kota Bima yang terdiri dari MA Muhammadiyah Kota Bima, MA Darul Hikmah Soncolela Kota Bima dan MA Imam Syafi’i Kota Bima.  (Nurrosyidah Yusuf)