Tampak 2 orang pengawas dalam satu ruang ujian
Siswa-siswi serius mengerjakan soal ujian
Ujian berjalan tertib dan lancar
Suasana ujian
Suasana ujian
Suasana ujian
Suasana ujian
Suasana ujian
Kota Bima (MU)_ Madrasah Aliyah Negeri
(MAN) 2 Kota Bima melaksanakan Ujian Akhir Madrasah (UAM) yang dilaksanakan
selama 3 hari yakni Rabu/28/03 s.d Jum'at/31/03/2017. Sebanyak 226 orang siswa
mengikuti ujian mata pelajaran ciri khas madrasah ini. Mata pelajaran yang
diujikan pada UAM merupakan mata pelajaran yang sebagian tidak diujikan baik
pada UAMBN, USBN, maupun UN.
Mata pelajaran yang diujikan pada
Ujian Akhir Madrasah meliputi: Prakarya dan Kewirausahaan, Seni Budaya, Bahasa
dan Sastra Inggris, Al-Qur’an Hadits, Aqidah Akhlak, dan Penjasorkes. Untuk
jurusan IPA, mata pelajaran yang di-UAM-kan ada 3, yakni: Prakarya dan
Kewirausahaan, Seni Budaya, dan Penjasorkes. Untuk jurusan IPS, ada 3 mata
pelajaran yang di-UAM-kan, sama dengan jurusan IPA, yakni: Prakarya dan
Kewirausahaan, Seni Budaya, dan Penjasorkes. Sementara untuk jurusan Bahasa ada
4 mata pelajaran yang di-UAM-kan, yakni: Prakarya dan Kewirausahaan, Bahasa dan
Sastra Inggris, Seni Budaya, dan Penjasorkes. Sedangkan untuk jurusan Agama ada
5 mata pelajaran yang di-UAM-kan, yakni: Prakarya dan Kewirausahaan, Al Qur’an
Hadits, Akidah Akhlak, Seni Budaya, dan Penjasorkes.
Keterangan Wakil Kepala Madrasah (Wakamad)
Bidang Kurikulum, Drs. Dahlan menjelaskan bahwa soal ujian yang disusun Kementerian
Agama Pusat untuk UAMBN tempo hari masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) sementara MAN 2 Kota Bima telah menerapkan Kurikulum 2013 sejak
tahun pelajaran 2014/2015 lalu. Tidak seperti halnya soal UAMBN yang disusun
oleh panitia Kemenag Pusat di Jakarta dan soal USBN yang disusun oleh
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Bima, untuk soal mata pelajaran
yang di-UAM-kan, soal disusun sendiri oleh guru setempat dan akan dikoreksi
oleh guru pengampu mata pelajaran.
Untuk tahun ini, ketua panitia UAM
yaitu Muliadin, S.Ag dan Eka Yulianti, S.Pd sebagai sekretaris panitia. Adapun pengawas ruang ujian merupakan guru-guru MAN 2 Kota Bima sendiri. Ruang ujian dibagi menjadi 13
ruang dan setiap ruangan diawasi oleh 2 orang pengawas. (Nurrosyidah Yusuf)


















