Selasa, 25 Juli 2017

RIANA HERLINA, GURU BAHASA INGGRIS MAN 2 KOTA BIMA JUARA 1 SAMPELA MBOJO TAHUN 2017


Saat penobatan sebagai Sampela Mbojo (Sampela Mone dan Sampela Siwe)

Saat penyematan selempang Sampela Siwe oleh Sampela Siwe tahun 2015

Berfoto bersama 20 finalis Sampela Mbojo usai penobatan

Saat penjurian menjawab pertanyaan 

Saat penjurian menjawab pertanyaan 

Saat parade Sampela Mbojo di Museum Kesultanan Bima (Asi Mbojo)

Usai penobatan sebagai Sampela Siwe


Kota Bima (MU)_Ajang Pemilihan Sampela Mbojo (APSM) Tahun 2017 telah usai. Malam puncak grand final pemilihan Sampela Mbojo Tahun 2017 digelar pada tanggal 15/07/2017 lalu pukul 19.00 wita di Museum Kesultanan Bima (Asi Mbojo). Pada malam puncak pemilihan Sampela Mbojo tersebut memilih Sampela Siwe dan Sampela Mone. Riana Herlina ditetapkan sebagai Sampela Siwe dan Rahmad Raindra ditetapkan sebagai Sampela Mone.
            Riana Herlina merupakan guru Bahasa Inggris di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima, berhasil mengalahkan 20 finalis Sampela Mbojo Tahun 2017. Gadis manis kelahiran Sape pada tanggal 24 Juli 1993 ini butuh proses panjang hingga dinobatkan sebagai Juara 1 Sampela Siwe Tahun 2017.    
            Riana, begitu sapaan akrabnya, anak terakhir dari 9 bersaudara pasangan H. Moh Roem Sidik (Alm) dan Hj. Siti Halimah. Riana mengaku motivasi dirinya mengikuti Ajang Pemilihan Sampela Mbojo adalah untuk menggali potensi jiwa kepemudaannya serta ingin mempromosikan budaya Mbojo karena Riana menyukai dunia seni. Apalagi Riana memiliki hobi menyanyi khususnya lagu daerah Mbojo sehingga sering diundang untuk menyanyi di acara-acara gathering, workshop maupun seminar di beberapa instansi di Kota Bima. Riana juga menggeluti dunia Fashion Show di Bima. Terbukti prestasi Riana patut dibanggakan. Baru-baru ini di tahun 2017, Riana berhasil berada di posisi Juara 3 Fashion Show dalam rangka Anniversary Falcao Family and Karaoke Cafe se-pulau Sumbawa. Di tahun 2016 lalu pun Riana berada di posisi Juara 2 Fashion Show dalam rangka Anniversary Falcao Family and Karaoke Cafe yang diikuti oleh peserta dari Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu.
Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Lembaga Sampela Mbojo (Lasembo), bisa bertemu dengan orang-orang yang luar biasa dengan berbagai karakter, bisa memperoleh banyak pengetahuan tentang adat istiadat dan budaya Mbojo, mendapatkan ilmu bagaimana ber-attitude yang baik. Seru banget karena bertemu dengan keluarga baru. Terima kasih kepada Allah SWT, kedua orang tua yang telah mendo’akan dan hadir saat malam grand final serta panitia dan teman-teman sampela Mbojo juga teman-teman yang mendukung dengan do’a dan SMS”, ungkapnya.        
Lebih lanjut Riana menjelaskan, sebagai Juara 1 Sampela Mbojo, rencana program ke depan antara lain, memperkenalkan budaya Mbojo ke SD-SD di kota Bima, mengadakan workshop dan seminar terkait budaya dan pariwisata Bima, bakti sosial yang bertujuan untuk menarik minat pemuda Bima untuk mempelajari dan mencintai kebudayaan Bima.  
Sebelum dinobatkan sebagai Juara 1 Sampela Siwe Tahun 2017, Riana sudah aktif mengikuti berbagai kegiatan di seputaran Kota Bima dan kerap berprestasi. Saat menjadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) “Taman Siswa” Bima pun sudah aktif mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan. Prestasi yang pernah digeluti sebagai berikut: masuk 10 besar Duta Pariwisata Bima Tahun 2013, Delegasi kabupaten Bima saat Pertukaran Pemuda Antar Negara saat seleksi Tingkat Provinsi NTB, Sekretaris HIMABI (Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris) STKIP “Taman Siswa” Bima, menggeluti dunia Master of Ceremony (MC) di berbagai event seputaran Bima
Tak hanya aktif saat menjadi mahasiswa, alumni MAN 2 Kota Bima Tahun 2011 ini sudah mulai mengikuti berbagai perlombaan dan berhasil menjadi yang terbaik, diantaranya sebagai Speech bahasa Inggris terbaik di MAN 2 Kota Bima, juara Debat bahasa Inggris se-kota Bima, Speaker bahasa Inggris Kota Bima, dan masih banyak lagi prestasi lainnya.
            Riana menceritakan saat dirinya mengikuti seluruh proses pemilihan Sampela Mbojo 2017. Seleksi tahap pertama adalah seleksi administrasi, seperti: piagam penghargaan dan  kelengkapan formulir data diri. Pada tahap pertama ada 65 orang peserta yang berhasil lolos dan berhak mengikuti seleksi berikutnya. Peserta yang lolos seleksi tahap pertama diharuskan mengikuti technical meeting pada Minggu, 11/06/2017 di Museum Kesultanan Bima (Asi Mbojo).      
Di hari pertama pada Sabtu, 01/07/2017, peserta Sampela Mbojo melalui seleksi tahap kedua dimana 65 orang peserta Sampela Mbojo mengikuti tes tertulis terkait kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bima dan Kota Bima. Disamping itu ada sesi wawancara yang dibagi lagi ke dalam 4 sesi, yakni sesi tes bakat, seperti menyanyi, menari, dan sebagainya. Riana menampilkan kebolehannya dalam hal  menyanyi, menari Tari Lenggo, serta mengaji. Kemudian ada sesi wawancara mengenai pengetahuan peserta Sampela Mbojo terkait adat dan budaya Mbojo. Selanjutnya sesi wawancara yang berhubungan dengan psikologi. Sesi terakhir adalah wawancara yang berhubungan dengan pengetahuan umum seperti info faktual yang terjadi saat ini untuk menguji sejauh mana wawasan setiap peserta yang mengikuti Ajang Pemilihan Sampela Mbojo.
Masa karantina para peserta Ajang Pemilihan Sampela Mbojo Tahun 2017 selama 5 hari mulai 12/07 s.d 16/07/2017 di Hotel La Ila Kota Bima. Sebelum dikarantina, para peserta mengikuti pembukaan masa karantina di Museum Kesultanan Bima (Asi Mbojo). Saat masa karantina, para peserta mendapatkan materi berupa Entrepreneurship, Sejarah dan Budaya Bima, Kepariwisataan Bima, dan materi terkait Garuda Indonesia. Tak hanya mendapatkan teori, para peserta juga melakukan kunjungan budaya ke Uma Lengge yang terletak di Desa Maria kecamatan Wawo kabupaten  Bima, dan melakukan kunjungan dan pengenalan finalis di Pembukaan Pameran Pembangunan kabupaten Bima di Paruga Na’e kecamatan Bolo kabupaten Bima. 
Di malam grand final, 20 finalis Sampela Mbojo yang terdiri dari 10 orang Sampela Siwe dan 10 orang Sampela Mone melakukan 3 kali parade,  parade seluruh finalis yang berjumlah 20 orang, parade penjurian ada 5 pasang Sampela Mbojo yang dipanggil satu per satu untuk mengambil lot pertanyaan, dan parade pengumuman sang juara.
Yang menjadi juri di malam puncak tersebut ada 4 orang, yakni Finalis Putri Indonesia asal Dompu, Husain Laodet, Budayawan Bima yang juga Ketua Dewan Kesenian Kota Bima, Alumni Sampela Mbojo angkatan pertama serta Dosen Universitas Mataram. Riana mendapat pertanyaan dari sesama finalis tentang dunia bisnis. Pertanyaannya adalah selain modal apa  yang dibutuhkan di dunia bisnis. Riana menjawab bahwa selain membutuhkan modal, yang paling penting adalah keberanian. Riana menjelaskan ada 24 pertanyaan untuk dipilih. Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan gabungan dari pertanyaan yang dibuat oleh 4 orang juri dan pertanyaan yang dibuat oleh 20 orang finalis Sampela Mbojo 2017.
Ajang Pemilihan Sampela Mbojo merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Lembaga Sampela Mbojo (Lasembo). Tujuan diselenggarakannya Ajang Pemilihan Sampela Mbojo adalah untuk menciptakan generasi yang diharapkan ke depannya supaya lebih mengembangkan potensi pariwisata sekaligus mempromosikan kebudayaan Mbojo. Sampela Mbojo berasal dari bahasa Bima atau bahasa Mbojo. Sampela Mbojo terdiri dari dua kata, yakni Sampela memiliki arti remaja, pemuda, generasi muda. Sedangkan Mbojo adalah nama daerah yang dihuni Suku Mbojo dan lebih dikenal dengan Bima. Sampela Siwe memiliki arti remaja putri. Sementara Sampela Mone memiliki arti remaja laki-laki.  (Nurrosyidah Yusuf)


Rabu, 19 Juli 2017

PENGHARGAAN BAGI SISWA MAN 2 KOTA BIMA YANG BERPRESTASI DI TINGKAT PROVINSI NTB


Kepala MAN 2 Kota Bima berfoto bersama siswa/i berprestasi pada KSM dan Aksioma

Siswa/i berprestasi pada KSM bersama pembina

Siswa/i berprestasi pada KSM bersama pembina

Kepala MAN 2 Kota Bima bersama siswi berprestasi pada Aksioma cabang Kaligrafi

Kepala MAN 2 Kota Bima bersama siswi berprestasi pada Aksioma cabang Kaligrafi

Kepala MAN 2 Kota Bima bersama siswi berprestasi pada Aksioma cabang Futsal

Tim Futsal MAN 2 Kota Bima

Kota Bima (MU)_Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima, Mansyur, S.Ag, menyerahkan hadiah berupa uang tunai bagi siswa/i yang berhasil memperoleh medali pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi NTB Tahun 2017. Tak hanya prestasi untuk KSM, siswa/i yang berhasil memperoleh medali pada Ajang Kompetisi Seni dan Olah Raga Madrasah (Aksioma) Tingkat Provinsi NTB Tahun 2017 pun diberikan penghargaan yang sama.
Penyerahan hadiah dilakukan usai pelaksanaan upacara bendera pada Senin, 17/07/2017. Penyerahan hadiah seperti ini merupakan bentuk penghargaan dari pihak madrasah bagi siswa/i MAN 2 Kota Bima yang mengharumkan nama madrasah di Tingkat Provinsi.
        Pelaksanaan KSM Tingkat Provinsi NTB dihelat pada tanggal 24/05/2017 lalu. Untuk KSM, ada 5 orang siswa/i yang memperoleh medali. Sementara untuk Aksioma pelaksanaannya pada tanggal 11/07/2017 dengan menyumbangkan 3 medali dengan perincian sebagai berikut:

KSM Tingkat Provinsi NTB Tahun 2017
No
Nama Siswa/i
Mata Lomba
KSM Provinsi
KSM Nasional
1.
Nurlina Amaliah
Biologi
Medali Emas
2.
Putri Hardiyanti Citra
Matematika
Medali Perak

3.
Rabiatul Auliah
Fisika
Medali Perunggu

4.
Zulfatun Niam
Kimia
Medali Perunggu

5.
Muhammad Fathurrahman
Geografi
Medali Perunggu


Aksioma Tingkat Provinsi NTB Tahun 2017
No
Nama Siswa/i
Mata Lomba
Aksioma Provinsi
Aksioma Nasional
1.
Rijalul Rahman
Pidato Bahasa Inggris
Belum berhasil

2.
Imra’atul Mufidah
Pidato Bahasa Inggris
Medali Perunggu

3.
Uswatun Hasanah
Kaligrafi
Medali Perak

4.
Tim Futsal (5 orang)
Futsal
Medali Emas

        MAN 2 Kota Bima masing-masing menyumbangkan satu wakilnya menjadi Duta Provinsi NTB pada KSM dan Aksioma Tingkat Nasional yaitu KSM untuk mata pelajaran Biologi dan Aksioma untuk cabang Futsal. KSM dan Aksioma Tingkat Nasional Tahun 2017 akan dilaksanakan bersamaan pada Agustus mendatang di Kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).   
            Pemberian penghargaan bagi siswa/i berprestasi di MAN 2 Kota Bima sudah menjadi tradisi dan rutinitas setiap tahunnya karena disediakan anggaran khusus  sehingga memotivasi siswa agar berprestasi baik di bidang akademik maupun di bidang non akademik. (Nurrosyidah Yusuf)


Senin, 17 Juli 2017

HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH, RIBUAN SISWA MAN 2 KOTA BIMA IKUTI UPACARA BENDERA


Suasana upacara bendera di hari pertama masuk sekolah

Suasana upacara bendera di hari pertama masuk sekolah

Suasana upacara bendera di hari pertama masuk sekolah

Suasana upacara bendera di hari pertama masuk sekolah

Suasana upacara bendera di hari pertama masuk sekolah

Suasana upacara bendera di hari pertama masuk sekolah

Suasana upacara bendera di hari pertama masuk sekolah

Suasana upacara bendera di hari pertama masuk sekolah

Kepala MAN 2 Kota Bima saat membacakan Teks Pancasila

Pengibaran bendera merah putih

Guru-guru MAN 2 Kota Bima mengikuti upacara bendera

Suasana upacara bendera di hari pertama masuk sekolah

Suasana upacara bendera di hari pertama masuk sekolah

Mansyur, S.Ag, Kepala MAN 2 Kota Bima

Kota Bima (MU)_Tahun pelajaran 2017/2018 dimulai pada Senin, 17/07/2017. Seperti biasanya, setiap tahun saat tahun pelajaran baru dimulai, setiap sekolah melaksanakan upacara bendera yang menjadi rutinitas setiap Senin pagi sebelum kegiatan belajar mengajar. Begitu pun halnya dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima.  
Pemandangan tak biasa terlihat  sangat mencolok saat upacara bendera di hari pertama masuk sekolah tersebut. Sebanyak 1.074 siswa/i MAN 2 Kota Bima mengikuti upacara bendera di lapangan madrasah setempat. Jumlah siswa hingga menyentuh  angka seribu merupakan sejarah baru bagi madrasah yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi No. 2 Lingkungan Tolobali Kota Bima NTB ini.
Untuk siswa/i kelas XI dan XII sendiri sebanyak 460 orang. Sementara jumlah siswa baru untuk tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 614 orang atau 12 rombongan belajar (rombel). Ini sebagai bukti bahwa animo masyarakat untuk menitipkan anak-anaknya belajar dan menuntut ilmu di MAN 2 Kota Bima sangat tinggi. Hal ini tak mengherankan, pasalnya prestasi madrasah yang merupakan salah satu sekolah unggulan di Kota Bima ini cukup luar biasa dan sangat membanggakan. Mulai dari prestasi di Tingkat Kota Bima, maupun prestasi yang kerap tembus di Tingkat Provinsi NTB, bahkan sering pula tembus di Tingkat Nasional.
Prestasi yang telah ditorehkan siswa/i MAN 2 Kota Bima tak hanya di bidang akademik, bidang non akademik pun sudah langganan menjadi yang terbaik, baik Tingkat Kota Bima, Tingkat Provinsi, maupun di Tingkat Nasional.
Di MAN 2 Kota Bima terdapat 4 penjurusan disesuaikan dengan minat dan kemampuan akademik siswa, yakni IPA, IPS, Bahasa, dan Agama. Mengingat jumlah siswa baru berjumlah 614 orang atau 12 rombel, pihak madrasah membaginya menjadi jurusan IPA sebanyak 6 kelas, jurusan IPS sebanyak 3 kelas, jurusan Agama sebanyak 2 kelas, dan 1 kelas untuk jurusan Bahasa.  (Nurrosyidah Yusuf)
         

PENYERAHAN HADIAH SISWA BERPRESTASI SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2016/2017


Siswa/i berprestasi peringkat 10 besar

Irnawati, S.Pd saat menyerahkan hadiah

Irnawati, S.Pd saat menyerahkan hadiah

Irnawati, S.Pd saat menyerahkan hadiah

Irnawati, S.Pd saat menyerahkan hadiah

Irnawati, S.Pd saat menyerahkan hadiah

Irnawati, S.Pd saat menyerahkan hadiah

Irnawati, S.Pd saat menyerahkan hadiah

Arif Ruslin, S.Pd bersama anak walinya kelas XI IPA 2

Kota Bima (MU)_Senin, 17/07/2017, bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah tahun pelajaran 2017/2018, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima menyerahkan penghargaan bagi siswa/i yang berhasil memperoleh prestasi pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini sebagai apresiasi pihak sekolah bagi siswa/i yang berusaha meningkatkan kemampuan belajarnya selama menuntut ilmu di madrasah yang menjadi salah satu sekolah unggulan di Kota Bima ini.
        Penyerahan hadiah diserahkan oleh Irnawati, S.Pd, Guru Geografi seusai pelaksanaan upacara bendera di halaman madrasah setempat.  
Siswa/i peringkat 10 besar Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017 sebagai berikut:

Peringkat
Nama Siswa
Rata-rata
Kelas
1
Nurlina Amaliah
93,47
X IPA 4
2
Rabiatul Auliah
92,74
XI IPA 5
3
Hendar Fahmi Ananda
92,53
XI IPA 5
4
Dimas Putra Pratama
92,03
XI IPA 2
5
Ika Kasturi
91,95
XI IPA 2
6
Ang Rijal Anas
91,48
XI Agama
7
Santri
91,47
XI IPA 5
8
Indrawansyah
91,11
XI Bahasa
9
Arfaton
91,00
XI IPS 1
10
Nur Hastuti Bima Putri
90,71
XI Agama

Sementara siswa/i peringkat kelas Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017 sebagai berikut:
Kelas
Peringkat
Nama Siswa
Rata-rata
Wali Kelas
XI IPA 1
1
Lufiningsih
87,24
Eka Yulianti, S.Pd

2
Miratin Hayati
86,61


3
Ratih Ulfa
85,92

XI IPA 2
1
Dimas Putra Perdana
92,03
Arif Ruslin, S.Pd

2
Ika Kasturi
91,95


3
Husnu Taqwin
89,95

XI IPA 3
1
Fadhilah Rizki Amelia
90,47
Emy Susanti, S.Pd

2
Nurul Ema Fatimah
90,16


3
Nurfadilah
89,76

XI IPA 4
1
M. Nurul Mubin
90,47
Suwaidah, S.Ag

2
Muhammad Zuhal
89,26


3
Muh. Noer Jayadin
87,84

XI IPA 5
1
Rabiatul Auliah
92,74
Siti Syarifah, S.Pd

2
Hendar Fahmi Ananda
92,53


3
Santri
91,47

XI IPS 1
1
Arfaton
91,00
Irnawati, S.Pd

2
Yuyun Anggrianingsih
88,89


3
Yusril Indra Mudzakir
87,89

XI IPS 2
1
Sri Yulianti
88,47
Suryadin, S.Pd

2
M. Bimo Winoto
88,11


3
M. Israul Hasbi
87,68

XI Bhs
1
Indrawansyah
91,11
Budiman, S.Ag

2
Rhabita Fi Zilali Q
88,68


3
Ardiansyah
87,84

XI Ag
1
Ang Rijal Anas
91,48
Anwar, S.Ag

2
Nurhastuti Bima Putri
90,71


3
Muh. Miftahul Maulana
90,67


Pemberian hadiah berupa uang tunai sebagai penghargaan bagi siswa/i seperti ini sudah menjadi tradisi setiap tahun di madrasah yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi No. 2 Lingkungan Tolobali Kota Bima ini. Hal ini dapat memotivasi siswa agar lebih berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik.  Madrasah Lebih Baik. Lebih Baik Madrasah.  (Nurrosyidah Yusuf)