Selasa, 30 Januari 2018

CALON JAMA’AH HAJI TAHUN 1439 H/2018 M HARUS ISTITHO’AH


HM. Ali Fikri, S.Ag, MM saat menyampaikan arahan

Kota Bima (MU)_Selasa, 30/01/2018, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, HM. Ali Fikri, S.Ag, MM melakukan kunjungan kerja di Kantor  Kementerian Agama (Kemenag) wilayah Pulau Sumbawa.  Pada kunjungan perdana ini, Kepala Bidang mengadakan rapat terkait persiapan penerbitan paspor jama’ah haji.
Rapat koordinasi dilakukan di ruang rapat Kantor Kemenang Kabupaten Bima. Dihadiri oleh seluruh stakeholder  penyelenggara haji, yakni: Kepala Kantor Kemenag Kota Bima/ Kabupaten Bima/Kabupaten Dompu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Bima/ Kabupaten Bima/Kabupaten Dompu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima/ Kabupaten Bima/Kabupaten Dompu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bima/ Kabupaten Bima/Kabupaten Dompu, dan Kepala Kantor Imigrasi Bima.


Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota Bima dan kab. Dompu

Ali Fikri menyampaikan bahwa ada persyaratan yang baru diadakan di musim haji tahun 1439 H/2018 M. Sesuai Permenkes No.15 tahun 2016 dalam pasal 6 ayat 3, penentuan layak atau tidaknya atau dalam bahasa peraturan “Istitho’ah”. Seorang calon jama’ah haji mendapatkan surat rekomendasi istitho’ah dari Rumah Sakit atau Puskesmas Kabupaten/Kota, bukan lagi di embarkasi provinsi. Adapun di embarkasi provinsi hanya untuk penentuan layak atau tidak layak terbang.   
Pemeriksaan kesehatan jama’ah haji harus disegerakan sebelum pelunasan BPIH, karena syarat pelunasan haji adalah harus istitho’ah (layak), yang dapat dilakukan di Dinas Kesehatan setempat. Batas akhir penyelesaian penerbitan paspor jama’ah haji Kabupaten Bima/Kota Bima/ Kabupaten Dompu rencananya akan selesai akhir Februari 2018. Sementara Dukcapil memberikan pelayanan khusus kepada jama’ah haji terkait kelengkapan dokumen”, ungkapnya.
Mengakhiri rapat koordinasi tersebut, Ali Fikri berpesan sekaligus berharap agar seluruh stakeholder penyelenggara haji bahu-membahu dalam menyukseskan penyelenggaraan haji tahun ini. Penyelenggaraan haji merupakan pekerjaan bersama. Semoga dapat berjalan dengan baik dan lancar.  


Tampak hadir Kasi Haji dan Kepala Dinas

Ditemui di tempat terpisah, Drs. H. Furqan Ar Roka, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Bima memberikan keterangan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang penerbitan paspor. Kota Bima telah selesai proses penerbitan paspor sehingga Kota Bima adalah wilayah di Provinsi NTB yang pertama kali selesai proses penerbitan paspor. Hal ini sebagai bentuk kerjasama yang baik antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bima dan Kantor Imigrasi Kota Bima sehingga hasilnya memuaskan.     
Jumlah calon jama’ah haji Kota Bima tahun 1439 H/2018 M sebanyak 262 orang. Penerbitan seluruh paspor untuk calon jama’ah haji Kota Bima akan rampung pada Jum’at, 02/02/2018. Adapun untuk penyerahan paspor dan living cost (biaya hidup) ke calon jama’ah haji akan dilakukan pada saat pemberangkatan Agustus 2018 mendatang di Asrama Haji Kota Mataram.  (Nurrosyidah Yusuf).


SANGAT IRONIS, KEPALA MADRASAH BERPRESTASI NASIONAL TAK MAMPU KELOLA DANA BOS


Mansyur, S.Ag, Kepala MAN 2 Kota Bima

Kota Bima (MU)_Sangat ironis, Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur, S.Ag, yang berhasil dinobatkan sebagai Kepala Madrasah Berprestasi Nasional pada Ajang Kompetisi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi Tahun 2017 dianggap tak mampu dalam mengurus penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2017. Pasalnya, sejak menjabat dari tahun 2016 sebagai Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur belum terlihat melakukan kemajuan yang signifikan.
            Dana BOS yang digelontorkan pemerintah bagi madrasah yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi No.2 Lingkungan Tolobali Kota Bima NTB ini bisa dibilang jumlahnya sungguh fantastis, yakni sebesar Rp. 1.208.200.000.                         
Berikut Rencana Kegiatan dan Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp. 1.208.200.000, terpampang secara jelas di dinding depan ruang Kepala MAN 2 Kota Bima yaitu:   
1.    Belanja penunjang operasional madrasah: Rp. 93.000.000
2.    Honor PTT/GTT: Rp. 286.500.000
3.    Belanja barang/buku siswa: Rp. 55.980.000
4.    Biaya ujian semester, UAS, UAMBN, UASBN: Rp. 79.170.000
5.    Biaya PSB dan MOM: Rp. 21.300.000
6.    Kegiatan Ekstrakurikuler, lomba, dan praktek: Rp. 130.560.000
7.    Biaya les UN/UAMBN: Rp. 38.400.000
8.    Biaya tim penulisan ijazah: Rp. 6.870.000
9.    Belanja barang dan jasa: Rp. 69.600.000
10. Pemeliharaan gedung, peralatan, dan mesin: Rp. 113.450.000
11. Belanja jasa pos dan giro: Rp. 1.800.000
12. Pemberian Hadiah Lomba Siswa: Rp. 20.000.000
13. Belanja barang non operasional: Rp. 201.140.000
14. Biaya ujian nasional: Rp. 12.430.000
15. Belanja peralatan dan mesin: Rp. 60.000.000
16. ATK: Rp. 18.000.000
Papan Rencana Kegiatan dan Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) MAN 2 Kota Bima Tahun Anggaran 2017 tersebut ditanda tangani oleh Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur, S.Ag, Ketua Komite MAN 2 Kota Bima, Mansyur H. Abdullah, Bc.Hk, dan bendahara dana BOS, Abdul Rasyad, S.Pdi, tertanggal 31 Desember 2016.   
Dana BOS sebesar Rp. 1.208.200.000 seharusnya tidak menimbulkan masalah. Akan tetapi fakta di lapangan berbicara lain. Hingga saat ini, gaji pegawai dan guru honorer untuk bulan Desember tahun 2017 belum bisa dibayarkan. Pengakuan dari sebagian Pegawai Tidak Tetap (PTT)/ Guru Tidak Tetap (GTT), gaji diterima baru setengah. Bahkan ada di antaranya yang sama sekali belum menerima haknya. Apalagi banyak PTT/GTT yang menggantungkan hidupnya dari gaji yang tak seberapa tersebut. Padahal anggaran untuk membayar honor PTT/GTT sebesar Rp. 286.500.000. Jumlah PTT ada 23 orang dan guru GTT ada 47 orang.
Tak berhenti di situ, honor para pembina kegiatan ekstrakurikuler untuk bulan Desember tahun 2017 pun belum bisa dibayarkan. Hadiah siswa berprestasi yang menjadi juara umum dan siswa yang masuk 3 besar pada masing-masing kelas pun belum bisa dibayarkan. Padahal pemberian hadiah saat penerimaan rapor bagi siswa berprestasi sudah menjadi tradisi setiap tahun di MAN 2 Kota Bima. Oleh karena itu, memang disiapkan anggaran rutin. Anggaran Dana BOS untuk kegiatan ekstrakurikuler, lomba, dan praktek sebesar Rp. 130.560.000.
Selama Mansyur menjabat, berdasarkan pengamatan di lapangan, belum terlihat adanya perubahan dan kemajuan yang signifikan di area lingkungan  MAN 2 Kota Bima. Untuk pengecatan gedung seperti pengecatan dinding ruang kelas saja merupakan hasil patungan siswa saat lomba Hari Sumpah Pemuda, tanpa sedikit pun ada bantuan dari pihak sekolah. Anggaran Dana BOS untuk pemeliharaan gedung, peralatan, dan mesin sebesar Rp. 113.450.000.
Ada beberapa toko di wilayah Kota Bima yang mengaku memiliki urusan utang-piutang dengan pihak madrasah terkait keperluan ATK dan belanja barang lainnya. Hal ini menandakan bahwa manajemen penggunaan anggaran Dana BOS di MAN 2 Kota Bima sungguh sangat memprihatinkan.
Lantas, mengapa bisa lolos sebagai Juara terbaik 1 (satu) Kepala Madrasah Berprestasi Nasional tahun 2017? Prestasi sebagai Kepala Madrasah Berprestasi Nasional pada Ajang Kompetisi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi Tahun 2017 bukanlah prestasi yang dinilai hanya dari kepribadian. Akan tetapi prestasi tersebut merupakan prestasi yang dinilai dari prestasi kelembagaan, sangat wajar mengingat berbagai prestasi MAN 2 Kota Bima yang patut dibanggakan. Lagipula sistem penilaian lebih menitikberatkan pada prestasi lembaga dengan poin lebih tinggi. Begitu keterangan dari pihak Kementerian Agama Pusat di Jakarta.       
Dana BOS bertujuan meningkatkan beban biaya pendidikan demi tuntasnya pendidikan bermutu. Diharapkan pengelolaan Dana BOS membutuhkan kerjasama semua elemen dalam mewujudkan efektifitas pengelolaan dana BOS.        


Selasa, 16 Januari 2018

RAPAT PERTANGGUNG JAWABAN PENGGUNAAN ANGGARAN DAN PEMBUBARAN PANITIA HAB KE-72 KEMENAG KOTA BIMA


Rapat diadakan di Aula FKUB Kantor Kemenag Kota Bima  

Kota Bima (MU)_Puncak Hari Amal Bhakti (HAB) ke-72 Kementerian Agama Republik Indonesia ditandai dengan pelaksanaan upacara Peringatan HAB ke-72 Kemenag yang dilaksanakan pada setiap tanggal 3 Januari. Untuk tingkat Kota Bima, upacara Peringatan HAB ke-72 dilaksanakan pada Rabu, 03/01/2018 lalu di lapangan MAN 2 Kota Bima.   
            Setelah sukses melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HAB ke-72 Kemenag, panitia HAB ke-72 tingkat Kota Bima mengadakan rapat pertanggung jawaban penggunaan anggaran sekaligus pembubaran panitia pada Selasa, 16/01/2018 di Aula FKUB Kantor Kemenag Kota Bima. Dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, Kasubbag TU, Kepala Seksi, dan seluruh panitia HAB ke-72 Kemenag tingkat Kota Bima.

Ketua Panitia saat menyampaikan laporan pertanggung jawaban anggaran

            Laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran disampaikan oleh Ketua Panitia HAB ke-72 tingkat Kota Bima, Drs. H. Furqan Ar Roka. Aji Furqan, begitu sapaan Drs. H. Furqan Ar Roka memberikan keterangan bahwa dana yang terkumpul untuk kepentingan HAB ke-72 tingkat Kota Bima berjumlah sebesar Rp. 118.045.000. Dana tersebut bersumber dari sumbangan seluruh ASN Kemenag Kota Bima, para donatur, serta para sponsor.

Drs. H. Furqan Ar Roka, Ketua panitia

H. Amrin Anshari, SH, Sekretaris panitia 

Kami sangat mengapresiasi baik ASN maupun pegawai honorer telah berhasil mengaplikasikan ruh dari HAB dikarenakan tak segan memberikan bantuan baik bantuan berupa fisik yakni tenaga maupun materiil yakni uang demi kelancaran kegiatan HAB. Saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik dari seluruh panitia. Apalagi pada pelaksanaan HAB tahun ini ada 3 kegiatan yang baru pertama kali diadakan, yaitu: praktek pengurusan jenazah, program perbaikan rumah, dan aksi donor darah. Kegiatan tersebut bisa dibilang fenomenal dikarenakan langsung menyentuh kepentingan masyarakat dan demi kemaslahatan umat”, beber Ketua Panitia yang merupakan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Bima ini.

Kepala kantor menyampaikan kata sambutan

            Drs. H.A. Munir, Kepala Kantor Kemenag Kota Bima menyampaikan kata sambutan. Tahun ini pelaksanaan kegiatan HAB lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Apalagi anggaran tahun ini lebih besar dikarenakan lebih banyak donatur dan sponsor yang turut berpartisipasi. Sehingga hadiah pada berbagai mata lomba pun lebih besar.
Kepala Kantor mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh panitia demi suksesnya seluruh kegiatan. Pembentukan panitia HAB diharapkan dapat dipercepat sehingga persiapan sudah jauh-jauh hari dan pada saat pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lebih matang. Lagipula panitia dapat mencari donatur dan sponsor lebih banyak lagi dibandingkan saat ini. Memang ada kritikan terkait pelaksanaan kegiatan, seperti: pelaksanaan beberapa kegiatan di madrasah penyelenggara dianggap mengganggu kegiatan belajar mengajar. Sangat wajar jika ada kritikan. Hal itu bertujuan untuk membawa perubahan ke arah lebih baik.

Drs. H.A. Munir, Kepala Kantor Kemenag Kota Bima

Kepala kantor membubarkan secara resmi panitia HAB ke-72 Kemenag tingkat Kota Bima. Rapat pembubaran panitia HAB ke-72 Kemenag tingkat Kota Bima diakhiri dengan acara syukuran makan siang bersama di halaman Kantor Kemenag Kota Bima.  (Nurrosyidah Yusuf).       

                           

Senin, 15 Januari 2018

KANTOR KEMENAG KOTA BIMA GELAR SOSIALISASI PROSEDUR DAN PERSYARATAN PENERBITAN PASPOR JAMA’AH HAJI



Kota Bima (MU)_Kantor Kementerian Agama Kota Bima melalui seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah menggelar kegiatan Sosialisasi tentang Prosedur dan Persyaratan Penerbitan Paspor bagi Jama’ah Haji tahun 1439 H/2018 M. Kegiatan digelar di halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima pada Senin, 15/01/2018 pukul 08.00 wita hingga selesai.

Kegiatan digelar di halaman Kantor Kemenag Kota Bima

            Jumlah calon jama’ah haji Kota Bima tahun 1439 H/2018 M adalah sebanyak 259 orang dari 262 orang dengan keterangan 3 orang meninggal dunia atas nama Mariamah bin H. Tayeb, warga Panggi, Ismail bin H. Hurma, warga Rontu, dan Yasin bin H. Ibrahim, warga Pena Na’e. Tanggal keberangkatan Agustus 2018 mendatang.

Suasana kegiatan sosialisasi

            Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan pemateri H. Ahmad, S.Ag, Ketua 1 Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Bima dan Drs. H. Furqan Ar Roka, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Bima dan merupakan Sekretaris IPHI Kota Bima.    

Drs. H.A. Munir saat memberikan sambutan

Drs. H.A. Munir 

            Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, Drs. H.A. Munir dalam sambutannya menyampaikan bahwa mulai tahun 2018 pengurusan paspor untuk wilayah Bima tidak lagi harus ke Kantor Imigrasi di Sumbawa Besar, akan tetapi sudah dapat diurus di Kantor Imigrasi Kota Bima. Apalagi Kota Bima merupakan satu-satunya yang menggunakan transportasi pesawat terbang. Pemerintahan Kota Bima setiap tahun menyediakan transportasi pesawat terbang Garuda Indonesia bagi jamaah haji Kota Bima. Satu-satunya di NTB, bahkan mungkin se- Indonesia, hanya Kota Bima yang mampu menyediakan transportasi pesawat bagi jamaah haji dari daerah ke embarkasi.

Calon jama'ah haji sedang mendengarkan arahan Kepala Kantor 

            Kepala kantor berharap seluruh calon jama’ah haji mulai belajar ikhlas, harus mulai menjaga sikap dan tindakan. Jangan suka menilai tindakan orang lain. Saat pelaksanaan manasik haji diharapkan seluruh calon jama’ah haji mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan panitia. Jangan merasa paling tahu terkait pelaksanaan ibadah haji karena saat di Tanah Suci nanti akan merasa kesulitan saat pelaksanaan ibadah haji.

H. Ahmad, S.Ag saat memberikan materi 

H. Ahmad, S.Ag

            H. Ahmad, S.Ag menjelaskan akan ada 10 (sepuluh) kali pembinaan manasik haji yang akan diadakan oleh IPHI Kota Bima, 6 (enam) kali berupa teori dan 4 (empat) kali berupa praktek. Pembinaan manasik haji bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang manasik haji calon jama’ah haji. Pembinaan manasik haji pertama akan dilaksanakan pada Ahad, 04/02/2018 di Masjid Abu Dzar Al-Ghifary Pondok Pesantren Al Husainy Kota Bima. Pengurus IPHI Kota Bima akan selalu siap membantu calon jama’ah haji agar lancar saat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji. Ibadah haji itu perlu adanya ketawadu’an sehingga tidak memandang jabatan dan harta.

Drs. H. Furqan Ar Roka saat memberikan materi

            Materi berikutnya adalah prosedur dan persyaratan penerbitan paspor yang disampaikan oleh Drs. H. Furqan Ar Roka. Calon jama’ah haji saat ke Kantor Imigrasi diwajibkan membawa persyaratan yang sudah ditentukan untuk keperluan foto paspor dan penerbitan paspor haji yakni dokumen asli berupa KTP, Kartu Keluarga, dan Akte Kelahiran/Surat Kenal Lahir/Buku Nikah/Ijazah. Biaya pengurusan paspor haji sebesar Rp. 355.000.
            Foto paspor haji akan dimulai Selasa, 16/01/2018 di Kantor Imigrasi Kota Bima. Kantor Imigrasi akan melayani 50 orang per hari untuk pengurusan paspor baru. Setelah calon jama’ah haji melakukan pembayaran di Kantor Pos atau Bank, resi pembayaran harus diserahkan ke Kantor Kemenag Kota Bima seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Sedangkan calon jama’ah haji yang telah memiliki paspor disyaratkan masa berlaku paspor hingga September 2019.

Drs. H. Furqan Ar Roka

            Saat pelunasan setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), setiap calon jama’ah haji akan mendapatkan batik seragam, pakaian ihram, dan buku panduan Manasik Haji dari pihak bank tempat pelunasan setoran BPIH. Untuk diketahui, biaya yang menjadi tanggungan jama’ah haji adalah transportasi, biaya hotel, dan katering. Sehingga total BPIH jama’ah haji Indonesia lebih kurang 40 juta rupiah.   

Do'a bersama usai kegiatan

Calon jama'ah haji tampak khusyuk saat berdo'a usai kegiatan


(Nurrosyidah Yusuf)                  

      

Minggu, 14 Januari 2018

SERU, KEGIATAN JHGA GUDEP MAN 2 KOTA BIMA


Suasana kegiatan JHGA

Kota Bima (MU)_Ahad, 14/01/2018, Tim pramuka siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima yang tergabung pada Gugus depan penegak putra 02-059/Salahuddin al Ayyubi dan Gugus depan penegak putri 02-060/Rabiah al Adawiyah, mengadakan kegiatan Jelajah Hutan, Gunung, dan Air(JHGA). Kegiatan JHGA diikuti  oleh 43 orang anggota pemula yang terdiri dari siswa/i kelas X. Sementara  panitia kegiatan ada 20 orang yang merupakan gabungan anggota Gugus Depan (gudep) dari kelas XI dan kelas XII.

Suasana kegiatan JHGA

Rute JHGA dimulai dari titik awal di lapangan MAN 2 Kota Bima yang berada di lingkungan Tolobali. Kemudian melewati jalan raya sepanjang kelurahan Melayu dan masuk ke lingkungan pemukiman di Lewi Jambu. Kemudian para peserta harus melewati area persawahan berlumpur dan masuk ke tanggul dangkal berisi air di lingkungan Tolotongga. Selanjutnya para peserta melewati Karantina Hewan Ternak dan mendaki gunung di sekitar kawasan pemandian Bima Tirta.

Suasana kegiatan JHGA

Sebelum sampai di pos terakhir di tepi pantai kawasan Pantai Ule, para peserta diharuskan masuk ke dalam laut sembari melaksanakan perintah dan menjawab materi pertanyaan yang diberikan panitia. Setiap pos yang dilewati peserta terdapat  tugas yakni materi pertanyaan yang harus diselesaikan karena pada setiap pos dijaga oleh panitia gudep. Adapun materi pertanyaan tentang sejarah pramuka dan materi umum, Latihan Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB), Pionering, serta Semaphore.

Suasana kegiatan JHGA

Pembina gudep 02-059-02-060/MAN 2 Kota Bima ada 4 orang, yakni Suwaidah, S.Ag, A.Haris, S.Pd, Hairunnisa, S.Pd, dan Eka Hidayatullah, S.Pd. Suwaidah, S.Ag memberikan keterangan saat ditemui di pos terakhir menyatakan, kegiatan seperti ini yakni Jelajah Hutan, Gunung, dan Air (JHGA) biasanya diadakan 2 kali dalam setahun. Akan tetapi, kadang-kadang diadakan lebih dari itu, tergantung keadaan. Kegiatan ini diadakan bertujuan untuk mengevaluasi kembali materi yang sudah diberikan selama latihan rutinitas setiap minggunya selama 6 bulan lamanya.

Suasana kegiatan JHGA

Setelah mengevaluasi seluruh hasil kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut, Suwaidah memberikan penilaian bahwa anggota gudep sudah menguasai semua materi yang diberikan selama latihan rutinitas, walaupun masih terdapat kekurangan. Harapannya semoga untuk kedepannya anggota gudep akan semakin giat lagi berlatih dan bisa mempertahankan prestasi yang sudah diraih selama ini, dan tidak merasa puas dengan apa yang sudah dimiliki. Akan tetapi tetap mengasah kemampuan untuk menjadi yang lebih baik lagi.

Suasana kegiatan JHGA

Terkait dukungan yang diberikan pihak sekolah, pembina menyatakan semua prestasi yang diraih tidak terlepas dari dukungan semua pihak termasuk Kepala Madrasah, seluruh pegawai dan dewan guru MAN 2 Kota Bima.   

Suasana kegiatan JHGA


(Nurrosyidah Yusuf)


Sabtu, 13 Januari 2018

DWP KEMENAG KOTA BIMA BERIKAN BANTUAN 4 RAUDHATUL ATHFAL DI KOTA BIMA


Ketua DWP saat berfoto bersama Kepala RA dan guru

Kota Bima (MU)_Sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Amal Bhakti ke-72 Kementerian Agama Republik Indonesia, Pengurus Dharmawanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima memberikan bantuan bagi 4 (empat) Raudhatul Athfal (RA) Perwanida di Kota Bima. 

Ketua DWP saat memberikan bantuan berupa uang tunai kepada Kepala RA Perwanida 1

Ketua DWP berkunjung ke kelas di RA Perwanida 1

            Raudhatul Athfal (RA) atau istilah lainnya Taman Kanak-kanak (TK) yang menjadi sasaran adalah RA Perwanida 1 yang berlokasi di kelurahan Sarae, RA Perwanida 2 yang berlokasi di kelurahan Paruga, RA Perwanida 3 yang berlokasi di kelurahan Sambinae, dan RA Perwanida 4 yang berlokasi di kelurahan Dodu. Ke-4 RA tersebut merupakan binaan dari DWP Kemenag Kota Bima.

Saat berbincang dengan Kepala RA Perwanida 2

Ketua DWP saat memberikan bantuan berupa barang kepada Kepala RA Perwanida 2

Berfoto bersama Kepala dan guru  RA Perwanida 2

            Dra. Hj. Siti Suhadah A. Munir, Ketua DWP Kemenag Kota Bima menyatakan bahwa ini sebagai bukti kepedulian dharmawanita dengan membantu RA yang membutuhkan. Apalagi kegiatan seperti ini diadakan sekali dalam setahun sebagai salah satu rangkaian kegiatan HAB Kemenag. Anggaran bersumber dari anggaran HAB dan sumbangan pribadi seluruh warga Kemenag Kota Bima. Ketua DWP Kemenag Kota Bima yang biasa disapa Umi Suhadah ini pun berharap semoga bantuan dapat bermanfaat.

Ketua DWP saat memberikan bantuan berupa barang kepada Kepala RA Perwanida 3

Berfoto bersama Kepala dan guru  RA Perwanida 3

            Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan barang, seperti: berbagai macam mainan, buku mewarnai, dan sebagainya. RA yang mendapatkan bantuan berupa uang tunai rencananya akan digunakan untuk perbaikan gedung yang bocor dan untuk perbaikan wc. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua DWP Kemenag Kota Bima bersama anggota DWP Kemenag Kota Bima ke sekolahnya masing-masing pada Sabtu, 13/01/2018,  dan diterima langsung oleh masing-masing kepala RA yang menjadi sasaran.

Saat meninjau kelas dan wc yang akan diperbaiki di RA Perwanida 4

Ketua DWP saat memberikan bantuan berupa uang tunai kepada Kepala RA Perwanida 4

Berfoto bersama Kepala dan guru  RA Perwanida 4

RA Perwanida 1 menerima bantuan berupa uang tunai dan diterima oleh Kepala RA, Siti Masitah, S.Pdi. RA Perwanida 2 menerima bantuan berupa barang dan diterima oleh Kepala RA, Muslimah HZ, S.Pdi. RA Perwanida 3 menerima bantuan berupa barang dan diterima oleh Kepala RA, Radiaturrahmah, S.Pdi. dan RA Perwanida 4 menerima bantuan berupa uang tunai dan diterima oleh Kepala RA, Nurwahidah, S.Pdi.  
Selain kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HAB ke-72 Kemenag, DWP Kemenag Kota Bima telah menyelenggarakan beberapa kegiatan, seperti: praktik pengurusan sholat jenazah, program perbaikan rumah, dan sebagainya. (Nurrosyidah Yusuf)    
               


Rabu, 03 Januari 2018

UPACARA PERINGATAN HAB KE-72 KEMENAG TINGKAT KOTA BIMA BERLANGSUNG HIKMAT


Upacara Peringatan HAB ke-72 Kemenag tingkat Kota Bima

Kota Bima (MU)_Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-72 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2018 tingkat Kota Bima berlangsung hikmat. Upacara digelar di Lapangan MAN 2 Kota Bima, Jalan Wolter Monginsidi No. 2 Kota Bima, Rabu (03/01/2018), dihadiri segenap pejabat dan ASN Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima serta siswa/i madrasah se- Kota Bima.   

Pengibaran bendera Merah Putih 

Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, Drs. H.A. Munir membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, pada Upacara Peringatan HAB ke-72 Kemenag RI di lapangan upacara.   

Drs. H.A. Munir saat membacakan sambutan Menag

Drs. H.A. Munir 

            Dalam sambutannya, Menag meminta ASN Kemenag bekerja untuk melayani rakyat dengan menggunakan sarana dan anggaran yang merupakan hak rakyat. ASN Kemenag tidak hanya sekedar menyerap anggaran secara maksimal setiap tahun. Penyerapan anggaran harus diselaraskan dengan kepentingan dan kebutuhan  masyarakat sehingga manfaatnya terasa optimal. Di sisi lain, Kemenag juga harus giat berinovasi agar lembaga Kemenag terasa kekinian, jangan sampai dianggap seperti mesin tua yang usang. Karenanya, Menag berharap tahun ini semua layanan di pusat dan daerah sudah dilakukan secara digital dan terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai implementasi e-Government.  

Saat petugas membacakan Pembukaan UUD 45 dan Panca Prasetya Korpri 

            Menag menyatakan, ASN Kemenag patut bersyukur, berbagai upaya perbaikan telah membuahkan hasil. Mengiringi usianya yang ke-72, Kemenag sukses menorehkan sejumlah prestasi. Di bidang tata kelola, mendapatkan opini hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan kenaikan indeks penilaian reformasi birokrasi.

Para undangan upacara peringatan HAB 

Di bidang pelayanan haji, indeks kepuasan jama’ah haji terus meningkat. Indeks kerukunan beragama berada dalam angka positif. Begitu pula dengan pelayanan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Juga kenaikan pada standar mutu pendidikan agama dan keagamaan di tingkat dasar, menengah maupun perguruan tinggi. Selain itu, Kemenag dinilai sebagai penyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar, pelapor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbanyak serta beberapa penghargaan lainnya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini menunjukkan bahwa Kemenag telah mampu bertransformasi melalui sistem yang baik.

Suasana upacara peringatan HAB

Namun, hal ini harus segera diimbangi dengan perubahan mental, cara berpikir, dan budaya kerja yang baik. Lima Nilai Budaya Kerja, yakni: Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan, tak boleh sekadar jadi slogan, tapi harus terus terinternalisasi dalam setiap pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja. Prinsip Bersih dan Melayani harus senantiasa dijunjung tinggi.
            “Pada masa kekinian, tugas ASN semakin berat tantangannya karena kita menghadapi zaman yang cepat berubah. Kita berada dalam lingkup masyarakat lebih luas yang meliputi warga global hingga generasi digital. Tuntutan publik terhadap kita semakin tinggi, terbuka, dan spontan. Diperlukan sikap yang tepat dan cerdas dalam merespons tuntutan masyarakat terhadap Kemenag”, tegas Menag.        
            Menag berpesan dan mengajak kepada seluruh jajaran Kemenag untuk memaknai bekerja sebagai ibadah. Bekerja melayani masyarakat adalah sebuah kehormatan. Mari menjalankan pengabdian dengan sikap amanah dan keikhlasan dan jangan sekali-kali mempermainkan jabatan. 

Suasana upacara peringatan HAB

HAB ke-72 Kemenag Tahun 2018 mengambil tema “ Tebarkan Kedamaian”. Tema ini dipilih karena pada hakikatnya agama berfungsi menyemai kebaikan dan menebar kedamaian. Kedamaian adalah pesan universal semua agama kepada umat manusia. Kedamaian akan membawa kebahagiaan. Kedamaian adalah jalan kesejahteraan. Kedamaian merupakan pintu maslahat bersama. Oleh karena itu, ASN Kemenag dan semua komponen umat beragama agar bersama-sama menjadi Duta Penebar Kedamaian. 

Drs. H.A. Munir saat menyerahkan hadiah

Drs. H. Furqan Ar Roka, Ketua panitia HAB ke-72 Kota Bima saat menyerahkan hadiah

Dengan pelaksanaan upacara, seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HAB ke-72 Kemenag tingkat Kota Bima berakhir. Usai pelaksanaan upacara, panitia HAB ke-72 Kemenag tingkat Kota Bima melakukan penyerahan hadiah bagi seluruh peserta juara terbaik, baik bidang akademik maupun bidang olahraga. Peserta juara terbaik bidang akademik memperoleh hadiah piagam penghargaan dan uang tunai. Sementara peserta juara terbaik bidang olahraga, panitia menyediakan hadiah berupa bingkisan menarik.      

Berfoto bersama usai penyerahan hadiah untuk olimpiade tingkat MA/SMA/SMK


Selamat Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Republik Indonesia.    

(Nurrosyidah Yusuf)