Minggu, 27 Mei 2018

ALI FIKRI: 7 ORANG PETUGAS PPIH ARAB SAUDI PROV. NTB IKUT PELATIHAN DI JAKARTA



H.M. Ali Fikri, S.Ag, MM

Jakarta (MU)_Sabtu (26/05) malam, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka pelatihan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2018. Pelatihan akan berlangsung selama 10 hari yakni 26/05 – 4/06/2018 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Seremonial pelatihan ini dibuka dengan menekan tombol sebagai penanda oleh Menteri Agama RI, Lukman Saifuddin didampingi ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher dan Dirjen PHU Kemenag RI, Nizar Ali.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama RI.  Tujuan pelatihan ini adalah untuk mendapatkan petugas-petugas yang berkompeten dan profesional, guna menumbuhkan dedikasi, komitmen dan loyalitas semua petugas PPIH tahun 2018.
Keterangan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB, H.M. Ali Fikri, S.Ag, MM yang mengikuti kegiatan menjelaskan bahwa rekrutmen petugas haji tahun 2018 menjaring petugas kloter dan panitia penyelenggara ibadah haji Arab Saudi atau disebut petugas nonkloter.
Petugas haji terbagi dua, yakni: petugas kloter (kelompok terbang) dan petugas nonkloter. Petugas kloter adalah petugas yang akan menyertai jamaah haji dan petugas nonkloter adalah petugas yang tidak menyertai jamaah haji. Petugas kloter terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPIH), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).
Untuk Provinsi NTB sendiri, petugas haji pada musim haji 1439 H/2018 M sebanyak 94 orang, terdiri dari: petugas PPIH Arab Saudi (petugas nonkloter) ada 7 orang, TPIHI dan TPHI ada 20 orang, TKHI ada 30 orang, dan TPHD ada 37 orang. Petugas haji non kloter mengikuti pelatihan di Jakarta. Sementara pelatihan petugas kloter dilaksanakan di masing-masing embarkasi”, terang Ali Fikri.
Seperti yang dijelaskan Ali Fikri, pada malam pembukaan pelatihan, Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa semua petugas PPIH wajib memahami, mengetahui, dan menguasai berbagai kewajiban pada diri setiap petugas. Menag berharap semua petugas dapat mencermati, memahami dan menguasai semua atas hak-hak setiap jama’ah haji Indonesia. Karena tanpa mengetahui hak jama’ah, sulit rasanya untuk memberikan pelayanan dengan baik.
Harapannya Menag, dengan berkumpulnya semua petugas PPIH Arab Saudi bisa saling berkontribusi pengalaman, pengetahuan serta wawasan dari masing-masing petugas. Apalagi dengan adanya pelatihan ini, semua petugas akan saling berbagi pengetahuan dari berbagai bidang”, Ali Fikri mengutip pernyataan Menag.  
Menag berpesan agar para petugas haji memahami hak-hak jama’ah dan seluruh kewajiban petugas secara jelas. Selain itu, Menag juga menekankan agar para petugas menjalankan Lima Nilai Budaya Kerja Kemenag RI, yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan.
Lebih lanjut Ali Fikri menjelaskan, pada kesempatan itu pula, Dirjen PHU Kemenag RI, Nizar Ali menyatakan, jemaah haji Indonesia tahun 2018 terbagi dalam 511 kloter yang memerlukan 511 TPHI, 511 TPIHI, dan 1533 TKHI. Sementara kuota petugas nonkloter yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi setidaknya ada sekitar 800 orang.
 Peserta PPIH Arab Saudi sebanyak 780 orang dengan rincian 478 orang merupakan utusan Kemenag, TNI/Polri dan instansi lainnya. Dan sebanyak 302 orang merupakan petugas layanan kesehatan dari Kemenkes,” kata Nizar Ali.   (Nurrosyidah Yusuf)



Sabtu, 26 Mei 2018

ALI FIKRI: JAMA'AH HAJI GAGAL SISTEM DAN CADANGAN LAKUKAN PELUNASAN BPIH PADA TAHAP 2


HM. Ali Fikri, S.Ag, MM

Mataram (MU)_Jum’at, 25/05/2018 adalah hari terakhir batas pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahap kedua. Pelunasan tahap kedua dibuka pada 16 – 25 Mei 2018. BPIH untuk Embarkasi Lombok sebesar Rp.38.798.305,00 disetorkan ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada Bank Penerima Setoran BPIH yang ditunjuk oleh BPKH. BPS – BPIH yang ditunjuk pemerintah seperti: BNI Syari’ah, BRI Syari’ah, dan Bank Syari’ah Mandiri.

Pelunasan tahap kedua diperuntukkan bagi Jama’ah Haji dengan kriteria sebagai berikut: 1). Mengalami kegagalan sistem pada pelunasan BPIH tahap kesatu; 2). Berstatus pernah berhaji yang  telah berusia 18 tahun atau sudah menikah; 3). Pengajuan penggabungan suami/isteri atau anak kandung/orang tua terpisah yang salah satunya telah melunasi di tahap satu; 4). Pengajuan lanjut usia minimal 75 tahun yang dapat disertai dengan 1 (satu) orang pendamping; 5). Cadangan yang berasal dari Jama’ah Haji yang berhak lunas tahun 1440 H/2019 M sebanyak 5%.  

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB, H.M. Ali Fikri, S.Ag, MM memberikan keterangan, data rekapitulasi yang masuk pada aplikasi Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB pada Jum’at, 25/05/2018, pukul 17.00 Wita menunjukkan secara detail dari 10 kab/kota se Prov. NTB.

Ada 26 orang calon jama’ah haji yang mengalami gagal sistem pada pelunasan BPIH tahap kesatu. Dari Kota Mataram ada 4 orang, Kab. Lombok Tengah ada 16 orang, Kab. Lombok Timur ada 3 orang, dan Kab. Bima ada  3 orang”, jelas Ali Fikri.

Selanjutnya, bagi calon jama’ah haji yang belum bisa melunasi BPIH sampai dengan batas akhir pelunasan BPIH maka akan diberikan kesempatan bagi cadangan sebesar 5% dari jumlah Calon Jama’ah Haji Reguler.

Kuota Jama’ah Haji untuk Prov. NTB tahun ini berjumlah 4476 orang dari 10 kab/kota se Prov. NTB. Sesuai dengan ketentuan, cadangan sebesar 5% dari jumlah Calon Jama’ah Haji reguler, sehingga jumlah cadangan untuk Prov. NTB yaitu sebanyak 224 orang jamaah”, tegas Ali Fikri yang dilantik sebagai Kepala Bidang PHU Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB ini  pada 28 November 2017 silam.

Data Jama’ah Haji cadangan dari 10 kab/kota se Prov. NTB pada aplikasi Siskohat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, yakni: Kota Mataram sebanyak 63 orang, Kab. Lombok Tengah sebanyak 21 orang, Kab. Lombok Barat sebanyak 20 orang, Kab. Lombok Timur sebanyak 32 orang, Kab. Bima sebanyak 41 orang, Kab. Sumbawa sebanyak 24 orang, Kab. Dompu sebanyak 2 orang, Kota Bima sebanyak 9 orang, Kab. Sumbawa Barat sebanyak 8 orang, dan Kab. Lombok Utara sebanyak 4 orang.   (Nurrosyidah Yusuf)        


Kamis, 24 Mei 2018

MAN 2 KOTA BIMA JUARA UMUM KSM TINGKAT KOTA BIMA TAHUN 2018




Kota Bima (MU)_Seleksi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kota Bima tahun 2018 telah dilaksanakan pada Sabtu, 12/05/2018, pukul 08.00 – 09.30 wita di MAN 1 Kota Bima. Sebanyak 235 orang peserta mengikuti seleksi, terdiri dari 52 orang untuk tingkat MI/SD, 111 orang untuk MTs/SMP, dan 156 orang untuk MA/SMA/SMK.

Untuk tingkat MI/SD ada 2 mata pelajaran yang dilombakan, yakni Matematika terintegrasi Agama Islam dan IPA terintegrasi Agama Islam. Tingkat MTs/SMP ada 3 mata pelajaran, yakni Matematika terintegrasi Agama Islam, IPA Terpadu terintegrasi Agama Islam, serta IPS Terpadu terintegrasi Agama Islam. Sementara untuk tingkat MA/SMA ada 6 mata pelajaran, yakni Matematika terintegrasi Agama Islam, Biologi terintegrasi Agama Islam, Fisika terintegrasi Agama Islam, Kimia terintegrasi Agama Islam, Ekonomi terintegrasi Agama Islam, serta Geografi terintegrasi Agama Islam.

Hasil seleksi KSM tingkat Kota Bima tahun 2018 yang mengusung tema “ Gemparkan Dunia dengan Prestasimu” telah diumumkan oleh Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Bima. Peserta yang akan mewakili Kota Bima ke seleksi KSM tingkat provinsi NTB adalah peserta KSM peringkat 1, 2, dan 3.  

Adapun peringkat 3 besar pada masing-masing tingkat dan mata pelajaran sebagai berikut:
IPA Terpadu Terintegrasi tingkat MI/SD
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
Nurul Meilani Aminah Putri
145
2.
Silmi Hasnaya
129
3.
Rumaisha Indana Zulfa
108

Matematika Terintegrasi tingkat MI/SD
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
Toto Abyanto Safaruddin
27
2.
Hawaul Maftuhah
23
3.
Nurul Huda
20

Matematika Terintegrasi tingkat MTs/SMP
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
Ainul Khusnah
27
2.
Miftahurrahman
17
3.
Muhammad Jeri
13

IPA Terpadu Terintegrasi tingkat MTs/SMP
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
M. Ihsanul Kami
144
2.
Rovera Nuriasti
83
3.
Latifa Fatihatul Rizqi
70

IPS Terpadu Terintegrasi tingkat MTs/SMP
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
Amanda Bijayana Fitriani
48
2.
Aprilia Safitri
46
3.
Safaratul Ulum
30

Matematika Terintegrasi tingkat MA/SMA/SMK
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
Muhammad Ashari Erlangga
13
2.
Sri Rahmawati
13
3.
Erna Nurnaningsih
6

Biologi Terintegrasi tingkat MA/SMA/SMK
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
Nurlinah Amalia (MAN 2 Kota Bima)
70
2.
Muhammad Isbatullah
33
3.
Rizka Azzani Putra (MAN 2 Kota Bima)
24

Fisika Terintegrasi tingkat MA/SMA/SMK
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
Azizaturrahmah (MAN 2 Kota Bima)
23
2.
Mawardah Al Nimmah (MAN 2 Kota Bima)
10
3.
Siti Rohani Safitri
10

Kimia Terintegrasi tingkat MA/SMA/SMK
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
Putri Indah Lestari
6
2.
Ijanur Juhrah
-8
3.
Nurul Fitria
-8

Geografi Terintegrasi tingkat MA/SMA/SMK
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
Putri Karimah
110
2.
Farida (MAN 2 Kota Bima)
99
3.
Nia Tanzila Putri
74

Ekonomi Terintegrasi tingkat MA/SMA/SMK
No.
Nama peserta
Nilai Akhir
1.
Jamila (MAN 2 Kota Bima)
40
2.
M. Alfan Rezeki Ramadhan
31
3.
Lyan Fitriani
21

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima berhasil sebagai juara umum KSM tingkat Kota Bima tahun 2018 dengan perolehan medali, 3 medali emas pada mata pelajaran Biologi, Fisika, dan Ekonomi; 2 medali perak pada mata pelajaran Geografi dan Fisika; serta 1 medali perunggu pada mata pelajaran Biologi. Total perolehan medali ada 6 medali yang diboyong siswa MAN 2 Kota Bima sehingga dinobatkan sebagai juara umum KSM tingkat Kota Bima tahun 2018.

Seleksi KSM tingkat Provinsi NTB akan dilaksanakan di Mataram pada 25 Juli 2018 dengan menggunakan CBT (Computer Based Test). Peringkat 1 pada masing-masing mata pelajaran akan mewakili provinsi NTB untuk mengikuti seleksi KSM tingkat nasional. Sama halnya dengan seleksi KSM tingkat provinsi, seleksi KSM tingkat nasional menggunakan CBT. KSM tingkat nasional yang akan dilaksanakan pada 17-21 September di Bengkulu.

Minggu, 13 Mei 2018

SELEKSI KSM TINGKAT KOTA BIMA TAHUN 2018



Kota Bima (MU)_Kantor Kementerian Agama Kota Bima menggelar seleksi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kota Bima tahun 2018 yang dilaksanakan pada Sabtu, 12/05/2018, pukul 08.00 – 09.30 wita di MAN 1 Kota Bima. Dengan mengusung tema “ Gemparkan Dunia dengan Prestasimu”, sebanyak 235 orang peserta mengikuti seleksi, terdiri dari 52 orang untuk tingkat MI/SD, 111 orang untuk MTs/SMP, dan 156 orang untuk MA/SMA/SMK.

Keterangan Abdurrahim, S. Kom, M.Pd, Sekretaris panitia dan merupakan JFU Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima menjelaskan, KSM merupakan agenda tahunan Kementerian Agama untuk menyeleksi siswa-siswi berprestasi di bidang sains. Peserta KSM berasal dari berbagai sekolah di Kota Bima, baik sekolah yang berlandaskan agama (madrasah) maupun sekolah umum yang ada di Kota Bima.

Ada 11 ruang yang digunakan untuk kegiatan KSM tahun ini. Cara pengerjaan soal dengan PBT (Paper Based Test). Bentuk soal berupa pilihan ganda. Semua soal terintegrasi, soal mata pelajaran umum digabungkan menjadi satu bundel dengan soal mata pelajaran Agama Islam”, tutur Abdurrahim.

Mata pelajaran yang dilombakan untuk MI/SD ada 2 mata pelajaran, yakni Matematika terintegrasi Agama Islam dan IPA terintegrasi Agama Islam. Mata pelajaran yang dilombakan untuk tingkat MTs/SMP ada 3 mata pelajaran, yakni Matematika terintegrasi Agama Islam, Biologi terintegrasi Agama Islam, serta Fisika terintegrasi Agama Islam. Sedangkan mata pelajaran yang dilombakan untuk tingkat MA/SMA ada 6 mata pelajaran, yakni Matematika terintegrasi Agama Islam, Biologi terintegrasi Agama Islam, Fisika terintegrasi Agama Islam, Kimia terintegrasi Agama Islam, Ekonomi terintegrasi Agama Islam, serta Geografi terintegrasi Agama Islam.

Ditambahkan Abdurrahim, pembuat soal dan kunci jawaban KSM tingkat Kota Bima adalah Komite Ahli KSM Nasional. Sementara pengoreksi soal diambil dari perguruan tinggi setempat, perwakilan madrasah, dan perwakilan kantor Kemenag Kota Bima. Sementara yang akan mewakili tingkat Kota Bima ke tingkat provinsi NTB adalah peserta KSM peringkat 1, 2, dan 3.

Seleksi KSM tingkat Provinsi akan dilaksanakan di Mataram pada 25 Juli 2018 dengan menggunakan CBT (Computer Based Test). Peringkat 1 pada masing-masing mata pelajaran akan mewakili provinsi NTB untuk mengikuti seleksi KSM tingkat nasional. Sama halnya dengan seleksi KSM tingkat provinsi, seleksi KSM tingkat nasional menggunakan CBT. KSM tingkat nasional akan dilaksanakan pada 17-21 September di Bengkulu”, tutup Abdurrahim mengakhiri wawancara.  

KSM bertujuan untuk peningkatan mutu pendidikan sains di madrasah secara komprehensif melalui penumbuhkembangan budaya belajar, kreativitas, dan motivasi meraih prestasi terbaik dengan kompetisi terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai Islam dalam mempelajari dan memahami sains.    (Nurrosyidah Yusuf)