Kamis, 11 Oktober 2018

Keren, MAN 2 Kota Bima 3 Tahun Juara Umum Kemah Bhakti




Kota Bima, MU_Tim Pramuka Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima kembali menorehkan prestasi. Piala Bergilir Ketua Kwarcab (Kwartir Cabang) Kota Bima Tingkat Penegak dalam rangka Peringatan HUT Pramuka yang ke-57 Tahun 2018 berhasil dipertahankan. Tiga tahun berturut-turut, yakni: tahun 2016,  tahun 2017, dan tahun 2018 ini, MAN 2 Kota Bima dinobatkan sebagai Juara Umum Kemah Bhakti Persaudaraan HUT Pramuka Tingkat Kota Bima. Prestasi ini membuktikan bahwa Tim MAN 2 Kota Bima mampu mempertahankan predikat sebagai Tim Terbaik Pramuka se-Kota Bima.

Kwarcab Kota Bima menyelenggarakan Kemah Bhakti Persaudaraan yang dihelat rutin setiap tahun saat memperingati HUT Pramuka. Diikuti puluhan sekolah se Kota Bima, tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK, negeri maupun swasta. Kegiatan berlangsung selama 5 hari, yakni 5-9 Oktober 2018 di Bumi Perkemahan Sori Kempa Lingkungan Ule kelurahan Jatiwangi Kota Bima.
Ada 9 mata lomba yang diadakan, yakni: Pionering, Latihan Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Bertongkat, Lomba Memasak, Semaphore, Jelajah Hutan, Hasta Karya, Outbond, Mewarnai, dan Surmedtapas (Survei, Medan, Peta, dan Kompas). Dari 9 mata lomba yang diadakan, Tim MAN 2 Kota Bima dengan Gugus Depan (Gudep) 02-059-02-060 berhasil membawa pulang 17 piala, terdiri dari: 6 medali emas, 7 medali perak, dan 4 medali perunggu.
Tim Putra yang diberi nama Tim Salahuddin Al Ayyubi dengan gugus depan 02-059 memperoleh 11 piala. Perincian perolehan piala sebagai berikut: Juara 1 Semaphore, Juara 1 Pionering, Juara 1 Lomba Masak, Juara 1 Jelajah Hutan, Juara 2 Surmedtapas, Juara 2 LKBB, Juara 2 Mewarnai, Juara 3 Surmedtapas, Juara 3 LKBB, Juara 3 Outbond, dan Juara 3 Jelajah Hutan.
Sementara Tim Putri yang diberi nama Tim Rabiatul  Adawiyah dengan gugus depan 02-060 memperoleh 6 piala. Perincian perolehan piala sebagai berikut:  Juara 1 LKBB, Juara 1 Hasta Karya, Juara 2 Semaphore, Juara 2 Pionering, Juara 2 Jelajah Hutan, dan Juara 2 Jelajah Hutan.
Pembina Tim Pramuka MAN 2 Kota Bima ada 4 orang, yakni Suwaidah, S.Ag, A.Haris, S.Pd, Hairunnisa, S.Pd, dan Eka Hidayatullah, S.Pd. (Nurrosyidah Yusuf)


Guru MAN 2 Kota Bima Wakili NTB di JPI Nasional 2018




Kota Bima, MU_Riana Herlina, Guru bahasa Inggris Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima terpilih sebagai salah satu peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) Tahun 2018. JPI Tahun 2018 berlangsung selama 7 hari, yakni: tanggal 05-11/10/2018, bertempat di Sport Center Gelanggang Olahraga Junung Besaoh Parit Tiga Taboali, Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung.
Kota Bima mengutus dua orang perwakilan, Riana Herlina dan Julfikar, mahasiswa STISIP (Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Mbojo Bima Jurusan Administrasi Negara. Riana Herlina dan Julfikar terpilih setelah berhasil melalui Seleksi Tingkat Kota Bima (13/09/2018) dan Seleksi Tingkat Provinsi NTB (17-19/09/2018) di Kota Mataram.
Juri seleksi berasal dari berbagai kalangan, yakni pengajar bahasa Inggris, Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) yang merupakan alumni Program Bakti Pemuda Antar Provinsi dan JPI, Dinas Pariwisata, KNPI serta pegiat Seni dan Budaya Daerah.
Materi seleksi tingkat Kota Bima berupa wawancara, tes bahasa Inggris, tes wawasan kebangsaan, tes wawasan budaya, serta tes bakat. Sementara materi seleksi tingkat Provinsi NTB sama seperti materi seleksi pada tingkat kota, akan tetapi ada materi tambahan berupa diskusi kelompok.
Utusan Kota Bima didampingi pejabat Dinas Pariwisata Kota Bima bertolak dari Kota Bima pada 01/10/2018 dan langsung mengikuti masa pelatihan di Kota Mataram hingga tanggal 05/10/2018, kemudian melanjutkan perjalanan ke Bangka Belitung.
Kegiatan akbar JPI merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. JPI tahun 2018 akan mempertemukan perwakilan pemuda dari 34 Provinsi dan 516 Kabupaten dan Kota se-Indonesia.
JPI merupakan implementasi dari Undang-undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan Dalam Konteks Pembangunan Kepemudaan. Dengan mengusung tema “Pemuda Indonesia Mandiri, Kreatif dan Inovatif”, JPI tahun 2018 diharapkan dapat meningkatkan rasa nasionalisme, kapasitas dan kualitas pemuda, mentransformasi nilai budaya bangsa, serta persatuan dan kesatuan dalam menjaga dan memperjuangkan bangsa Indonesia. (Nurrosyidah Yusuf)