Kota
Bima, MU_Musim haji tahun 1439 H/2018 M
telah usai. Berbagai upaya dilakukan Kementerian Agama RI dalam rangka
memberikan pelayanan yang terbaik untuk jama’ah haji Indonesia. Setiap tahun terdapat
peningkatan pelayanan bagi Jama’ah Haji Indonesia.
Badan
Pusat Statistik (BPS) terkait Indeks Kepuasan jama’ah haji Indonesia Tahun 1439
H/2018 M telah diumumkan. Indeks Kepuasan jama’ah haji Indonesia di Arab Saudi poinnya
sebesar 85,23 dan telah memenuhi kriteria “sangat memuaskan”.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kota Bima Drs. H.
Furqon Ar Roka menyatakan, disamping BPS, survei Indeks Kepuasan jama’ah haji
Indonesia juga dilakukan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI untuk
memotret layanan jama’ah haji di dalam negeri.
“Hasil surveinya menyentuh poin sebesar 87,21
atau masuk kriteria sangat memuaskan”, jelas Aji Furqon, sapaan akrabnya Drs.
H. Furqon Ar Roka.
Indikator
penilaian terbagi ke dalam 3 (tiga) jenis pelayanan, yakni: pelayanan pendaftaran
jama’ah haji reguler, pelayanan keberangkatan jama’ah haji reguler, dan
pelayanan kepulangan jama’ah haji reguler.
Pelayanan
pendaftaran jama’ah haji reguler memperoleh poin sebesar 88,21, mencakup:
pelayanan setoran awal BPIH di bank (89,20), dan pelayanan pendaftaran haji di
Kemenag Kab/Kota (87,21). Selanjutnya, pelayanan keberangkatan jama’ah haji
reguler memperoleh poin sebesar 86,56, mencakup: pelayanan pelaporan pelunasan
BPIH (86,37), pelayanan bimbingan manasik (87,22), pelayanan PPIH Embarkasi di
Asrama Haji (86,08),
Sementara
itu, Indikator penilaian ketiga adalah pelayanan kepulangan jama’ah haji
reguler memperoleh poin sebesar 87,2. Hal ini mencakup: pelayanan petugas
kloter (85,90) dan pelayanan penerbangan (88,50). (NR)



