Senin, 29 Juli 2024

Deretan Fenomena Politik Bakal Terjadi di Pilkada Serentak NTB Berdasarkan Prediksi Mi6

 


Mataram, Pilkada serentak di NTB akan digelar pada November 2024 mendatang, namun berbagai fenomena baru mulai muncul di tahun politik saat ini yang jauh berbeda dengan Pilkada sebelumnya.

Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 memprediksi ada 10 fenomena yang bakal terjadi di tahun politik saat ini. 

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto mengatakan fenomena pertama adalah munculnya calon perempuan yang mendominasi di Pilkada provinsi dan kabupaten/kota.

Di tingkat Provinsi NTB ada kakak kandung TGB Zainul Majdi yakni Sitti Rohmi Djalillah. Kemudian ada Bupati Bima, Indah Dhamayanti Putri (Dinda). 

Begitu juga di Pilkada Lombok Barat yang memunculkan empat tokoh perempuan seperti Nurhidayah, Sumiatun, Khairatun dan Nurul Ahda.

Fenomena kedua adalah munculnya Cakada dari calon yang gagal terpilih di Pileg 2024 lalu.

“Pilkada serentak NTB 2024 memunculkan fenomena Cakada dari calon yang gagal terpilih dalam Pileg 2024, seperti Ruslan Turmuzi, HM Syamsul Luthfi, Karman BM, SJP, BJS dan lainnya,” kata Didu sapaan akrab Direktur Mi6, Senin, 29 Juli 2024.

Fenomena ketiga adalah Pilkada serentak NTB 2024 ditengarai memunculkan ketidakpastian dalm dukungan Parpol kepada Paslon. Parpol terkesan memainkan ritme/tempo untuk tidak memberikan kepastian dukungan, khususnya de jure kepada Paslon.

Keempat, Pilkada serentak NTB 2024 ditengarai fenomena kurang maraknya relawan bergerak secara masif. 

“Kalaupun ada hanya sebatas peran artifisial yang tidak beresonansi pada masifnya gerakan penggalangan,” ujarnya.

Fenomena kelima adalah Pilkada serentak NTB akan berpotensi terjadi  pendekatan kepada votters lebih pragmatis dan taktis. Hal ini untuk mengukur kepastian dukungan di kalangan pemilih. 

“Belanja politik dan elektoral paslon membengkak dan sulit dikalkulasi/ unlimited,” ujar Didu.

Keenam,  Pilkada NTB 2024 diwarnai oleh pertarungan mesin partai. Itu karena Pileg 2024 memberikan pelajaran berharga, bahwa mesin dan organ partai efektif mendulang simpati dan dukungan pemilih.

Selanjutnya,  Pilkada serentak NTB diprediksi akan diwarnai oleh vote getter bukan dari tokoh-tokoh besar, melainkan dari kalangan biasa saja namun memiliki kemampuan meraih support/dukungan dari entitas/komunitas yang lebih kecil, misal kelompok hobi dan lainnya. Hal itu menjadi fenomena ke tujuh dalam catatan Mi6.

Sedangan untuk fenomena ke delapan, Pilkada serentak NTB 2024 juga akan diwarnai pemakaian teknologi digital yang lebih maju untuk membrading citra Paslon dari sisi yang unik dan menarik. 

“Misalnya gambar Paslon dalam bentuk kartun, artificial intelligence (AI) dan teknologi lainnya,” kata Didu.

Sembilan, Pilkada serentak NTB 2024 ditandai atau ditengarai oleh fenomena minimnya  donasi-donasi sosial politik untuk kepentingan kemasyarakatan. 

“Hal ini belajar dari Pileg 2024, di mana banyak petahana justru tumbang oleh pendatang baru, meskipun petahana tersebut banyak berbuat untuk kepentingan sosial kemasyarakatan,” ujarnya. 

Terakhir, Pilkada serentak NTB 2024 ditengarai akan diwarnai oleh pembalikan dan migrasi suara loyalis votters kepada Paslon yang memiliki inner beauty yang kuat, tidak palsu, tidak serakah, konsisten, tidak plin plan, tidak pelit atau petinju, dan lainnya.

Itulah 10 fenomena dalam Pilkada serentak di NTB dalam kacamata Mi6 yang bakal terjadi dalam gelanggang pertarungan politik di NTB ini.

Kamis, 25 Juli 2024

HM Syamsul Lutfi, Dua Dekade Kerja Nyata untuk Masyarakat Gumi Patuh Karya

 


Lombok Timur, Anggota DPR RI HM Syamsul Luthfi, bakal bertarung kembali di Pemilihan Bupati Lombok Timur. Cucu Almagfurulahu Maulanasyaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid tersebut menggandeng H Abdul Wahid sebagai calon wakil bupati dan sudah mengantongi dukungan partai lebih dari cukup.

“Kami ingin mengentaskan beberapa permasalahan dasar di kabupaten Lombok timur, utamanya masalah pendidikan, kesehatan, dan ketimpangan sosial ekonomi,” ujar Luthfi, Jumat 26 Juli 2024.

Lebih dari dua dekade mengabdi di legislatif dan eksekutif, Luthfi tahu persis apa yang dibutuhkan Lombok Timur, tanah kelahirannya. Boleh dibilang, politisi Partai Nasdem kelahiran 1971 ini, adalah contoh figur yang bekerja nyata dengan hasil nyata untuk Gumi Patuh Karya.

Luthfi pernah memimpin DPRD Lombok Timur pada 2004-2008. Dia kemudian terpilih sebagai Wakil Bupati Lombok Timur mendampingi HM Sukiman Azmi sebagai Bupati pada periode 2008-2013. Setelah itu, selama dua periode berturut-turut, Luthfi terpilih menjadi Anggota DPR RI semenjak Pemilu 2014.

Kiprah Luthfi yang mengabdi dalam rentang waktu yang begitu panjang, membuat namanya masyhur di tengah masyarakat Lombok Timur. Publik memang maklum. Kala Luthfi memegang tampuk kepemimpinan eksekutif dan legislatif di Lombok Timur, daerah dengan penduduk terbesar di NTB ini menorehkan prestasi dan lompatan kemajuan yang sangat signifikan.

Kala memangku jabatan sebagai Wakil Bupati, pembangunan infrastruktur di Lombok Timur berkembang begitu pesat. Berbagai proyek jalan raya, jembatan, dan fasilitas umum lainnya berhasil diselesaikan, dan membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat. Proyek-proyek tersebut tidak hanya meningkatkan mobilitas warga tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan memperlancar distribusi barang dan jasa.

Pencapaian tertinggi proyek infrastruktur di Lombok Timur yakni dengan terealisasinya pembangunan Bendungan Pandan Dure, yang kini telah berhasil mengatasi persoalan kekeringan akut yang dialami masyarakat Lombok Timur di bagian selatan.

Luthfi yang kala itu masih menjabat sebagai Ketua DPRD Lombok Timur, adalah pemimpin daerah yang berada di garis paling depan untuk memastikan anggaran pembebasan lahan seluas 440 hektare untuk pembangunan salah satu bendungan terbesar di NTB ini terealisasi. Dan manakala dia duduk dalam jabatan sebagai wakil bupati, pembangunan bendungan ini pun dimulai hingga kemudian diresmikan pemanfaatannya pada 2017.

Bendungan Pandan Dure kini menjadi penyuplai air berkelanjutan untuk irigasi bagi 5.168 hektare lahan pertanian. Selain itu, bendungan ini juga telah meningkatkan penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian dan memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat.

Memiliki visi bernas untuk pembangunan daerah, Luthfi juga menjadi aktor yang mengarsiteki pemekaran desa di Lombok Timur. Luthfi tahu, bahwa dengan pemekaran desa, maka Lombok Timur akan bisa mendapatkan jumlah Dana Desa yang signifikan dari pemerintah pusat untuk menopang pembangunan desa. Khalayak mencatat, Lombok Timur pun kini menjadi kabupaten dengan jumlah desa terbanyak di NTB. Pada 2024 ini, Lombok Timur juga menjadi kabupaten dengan jumlah Dana Desa terbesar di Bumi Gora mencapai Rp 281,23 miliar untuk 239 desa.

Jejak terang benderang Luthfi juga tercatat dalam suksesnya pengalihan pelanggan Koperasi Listrik Pedesaan (KLP) Aikmel menjadi pelanggan PLN pada tahun 2013, yang akhirnya menyebabkan 7.759 pelanggan mampu menikmati listrik layaknya daerah lain di Indonesia. Sebelum itu, sudah berpuluh-puluh tahun, puluhan ribu jiwa di sejumlah kecamatan di Lombok Timur, hanya menikmati pasokan listrik dari KLP. Hal yang menjadikan pemadaman bergilir sudah sangat akrab dalam keseharian mereka. Bahkan rasionya pernah 1:1, yang berarti listrik satu hari menyala, satu hari padam.

“Saya hanya menunaikan amanah dari masyarakat. Semua ini bukan tentang saya, tapi tentang kita semua dan masa depan Lombok Timur yang sama-sama kita cintai,” kata Luthfi tatkala ditanya soal pencapaian gemilangnya untuk masyarakat Lombok Timur tersebut.

Ayah empat anak ini memang begitu. Tetap merendah meski publik dan masyarakat luas di Lombok Timur tahu persis hasil kerja nyatanya untuk pembangunan daerah. Menurut Luthfi, dirinya hanyalah pelayan masyarakat, dan segala pencapaian tersebut adalah hasil kerja keras bersama.

“Pencapaian-pencapaian itu milik kita semua. Karena tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat, kita tidak akan bisa mencapainya,” ucap Luthfi.

Maka kini, semenjak menyampaikan ke publik bahwa dirinya akan maju dalam Pemilihan Bupati Lombok Timur yang akan digelar serentak bersama daerah lain di NTB pada 27 November mendatang, nama Luthfi pun sontak menjadi buah bibir. Dukungan dari masyarakat dan partai politik pun mengalir. Saat kandidat lain masih dag dig dug menggenapi dukungan partai untuk pencalonan, Luthfi justru telah mengunci dukungan dari sejumlah partai politik. Yang paling baru tentu dukungan dari Partai Perindo dan Partai Bulan Bintang.

Layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan akan menjadi fokus Luthfi kelak, manakala mendapat amanah memimpin Lombok Timur. Bagi Luthfi, pendidikan adalah salah satu isu krusial di Lombok Timur kini. Dia mengatakan, pendidikan adalah dasar bagi pengembangan sumber daya manusia. Luthfi ingin memastikan masyarakat Lombok Timur memiliki akses ke pendidikan berkualitas. Pendidikan yang akan membuka jalan membangun generasi muda yang terampil, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

”Ini sangat penting untuk membangun ekonomi yang kuat dan masyarakat yang sehat. Sebab, masyarakat dengan pendidikan yang baik cenderung lebih produktif, kreatif, dan inovatif, yang dapat menopang ekonominya,” ucapnya.

Dia juga ingin menghadirkan akses pendidikan yang adil dan merata. Dengan begitu, akan dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi. Sebab, kelompok-kelompok yang terpinggirkan, seperti anak-anak dari keluarga tidak mampu, perempuan, atau mereka yang tinggal di daerah terpencil, dapat merasakan pendidikan yang sama berkualitasnya dengan mereka yang tinggal di perkotaan.

Dengan fokus pada pendidikan, maka ada benefit lain yang akan diperoleh daerah. Menurut Luthfi, pendidikan yang baik akan meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam proses pembangunan daerah. Di samping itu, pendidikan yang baik tidak hanya mengurangi kemiskinan tetapi juga meningkatkan kesehatan masyarakat, mengurangi kejahatan, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Luthfi juga akan fokus pada permasalahan kesehatan. Di dalamnya juga menyangkut peningkatan gizi anak-anak di Lombok Timur. Luthfi pun sudah menyiapkan program unggulan, yakni makan dan minum gratis bagi anak-anak yatim piatu. Rencananya, program makan minum gratis untuk anak-anak yatim piatu akan disalurkan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak (LKSA) yang nilainya disiapkan Rp 5.000 per anak per hari.

Selain pendidikan dan kesehatan, fokus Luthfi yang tak kalah mendesak bagi Lombok Timur adalah mengatasi ketimpangan sosial dan ekonomi. Menurut Luthfi, ketimpangan sosial ekonomi sering kali menjadi sumber ketidakstabilan bagi daerah. Ketika kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin semakin lebar, ketidakpuasan di kalangan masyarakat yang kurang beruntung dapat meningkat. Hal ini dapat mengarah pada protes, ketegangan sosial, dan bahkan konflik.

Selain itu, ketimpangan sosial dan ekonomi dapat juga menjadi penghambat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ketika sebagian besar kekayaan terkonsentrasi pada segelintir orang, daya beli masyarakat umum menurun, yang pada akhirnya dapat menghambat konsumsi domestik dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

”Kesenjangan ekonomi itu sering kali menunjukkan ketidakadilan sosial. Kalau itu terjadi, maka dapat menghambat kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Sebabnya, sudah pasti karena sebagian besar sumber daya mungkin tidak tersedia atau dapat diakses oleh kelompok yang kurang beruntung. Ini sebabnya harus kita benahi,” tandas Luthfi.

Anggota Komisi VI DPR RI ini menegaskan, muara dari ikhtiar mengatasi ketimpangan sosial dan ekonomi tersebut adalah kesejahteraan masyarakat. Sebab, ketika ketimpangan terus dikikis, maka akan memiliki dampak positif yang signifikan pada kualitas hidup masyarakat. Dan ketika distribusi kekayaan lebih merata, masyarakat cenderung lebih sejahtera, yang tercermin dalam peningkatan kesehatan, pendidikan, dan keamanan.

“Kita telah melakukan banyak hal baik bersama-sama. Sekali lagi, izinkan saya menjadi jembatan yang menghubungkan harapan masyarakat dengan tindakan nyata. Tidak ada yang lebih membahagiakan selain melihat masyarakat Lombok Timur maju dan sejahtera bersama-sama,” tutup Luthfi.

Senin, 22 Juli 2024

Gelar Kuliah Umum di FEB Universitas Mataram, Ketum HIPMI NTB Putu Dedy Ajak Mahasiswa Jadi Wirausaha Berkelas

 


Mataram, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) NTB sukses menggelar kuliah umum bertema “Menghadapi Tantangan Global dengan Sinergi dan Inovasi” di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, Senin, 22 Juli 2024.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum HIPMI NTB I Putu Dedy Saputra dan jajaran HIPMI NTB. Hadir juga pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram yang dalam hal ini diwakili Dekan FEB UNRAM DR. Ihsan Ro’is, ST., M.Si., ratusan mahasiswa, dosen, dan para pelaku usaha muda di wilayah NTB. 

Dalam sambutannya, Ketum HIPMI NTB Dedy menyampaikan pentingnya menanamkan jiwa kewirausahaan sejak mahasiswa karena dengan menjadi pengusaha adalah pilihan yang paling realistis. 

"Indonesia mendorong terciptanya pengusaha baru dengan target rasio 1 juta pada kewirausahaan pada 2024 dan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 target rasio kewirausahaan sehingga menjadi 12% yang merupakan persyaratan utama sebagai negara maju, yang saat ini Indonesia hanya memiliki rasio kewirausahaan sebesar 3,47%," kata Dedy. 

Sementara, Dekan FEB UNRAM, Ihsan Ro’is,dalam sambutannya mengatakan kunci sukses di era globalisasi saat ini adalah sinergi dan kolaborasi. Selain itu pola pikir menjadi seorang pengusaha juga harus terus diasah sejak muda. 

“Pentingnya sinergi dan kolaborasi menjadi kunci pengusaha yang sukses di era global saat ini, mendorong lahirnya mindset entrepreneurship perlu ditanamkan sejak awal," ujarnya. 

Dia mengimbau pengusaha muda untuk terus mengasah kredibilitas, integritas dan mentalitas menjadi seorang pengusaha. 

"Pengusaha muda harus mempersiapkan diri dari sisi mentalitas, kredibilitas dan integritasnya sebagai modal awal dalam membangun jaringan sinergi dengan memanfaatkan cara-cara yang inovatif atau mengikuti trend perkembangan zaman," ujar Ihsan. 

Ihsan Ro’is, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif HIPMI NTB dalam menyelenggarakan kuliah umum ini. 

"Kami sangat mendukung kegiatan yang dapat membuka wawasan mahasiswa tentang pentingnya sinergi dan inovasi dalam dunia bisnis. Harapannya, acara ini dapat memotivasi mahasiswa untuk menjadi pengusaha muda yang tangguh dan kreatif," ujarnya.

Kuliah umum ini juga menghadirkan narasumber Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, DR. L. Edy Herman M., MM.

Hadir juga, Calon Ketua Umum HIPMI NTB 2024-2027 Azizah Awaliah Hadi dan Ismed Fathurrahman Maulana. Dalam presentasinya. Keduanya menekankan pentingnya sinergi antara berbagai sektor dan inovasi sebagai kunci untuk menghadapi tantangan global. 

"Di era globalisasi ini, kolaborasi antar sektor dan inovasi tiada henti adalah kunci utama untuk bertahan dan berkembang," kata Ismed.

"Dengan inovasi menjadi kunci utama kita untuk menghadapi tantangan ekonomi global saat ini," ujar Azizah. 

Membangun Generasi

Sesi tanya jawab menjadi bagian yang sangat dinanti oleh para peserta. Mahasiswa Universitas Mataram tampak antusias dalam mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan narasumber. Pertanyaan yang diajukan mencakup berbagai aspek, mulai dari strategi inovasi hingga kolaborasi antar sektor.

Ketua HIPMI NTB, I Putu Dedy Saputra, mengungkapkan bahwa tujuan dari kuliah umum ini adalah untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan inspirasi agar mereka siap menghadapi tantangan global. 

"Kami ingin membangun generasi pengusaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan inovasi yang berdampak besar," katanya.

Dengan suksesnya penyelenggaraan kuliah umum ini, diharapkan akan lahir lebih banyak pengusaha muda dari Universitas Mataram yang mampu bersaing di kancah global melalui sinergi dan inovasi. 


Selain kuliah umum, juga dilaksanakan penandatangan MoU HIPMI NTB dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram tentang Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi dan Kegiatan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). 

Hal ini sebagai bentuk kongkrit kolaborasi HIPMI NTB dan FEB UNRAM dalam meningkatkan Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi untuk menciptakan lulusan-lulusan yang unggul dan berdaya saing. 

Sebagai informasi, HIPMI merupakan organisasi yang bertujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan kewirausahaan di Indonesia. 

Melalui berbagai program dan kegiatan, HIPMI mendukung pengusaha muda untuk tumbuh dan berdaya saing di pasar global, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan usaha dan inovasi.

Minggu, 21 Juli 2024

Elektabilitas Pasangan Rohmi-Firin Meningkat. Dukungan Partai Terus Bertambah

Mataram, Elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah dan Musafirin, yang dikenal dengan sebutan Rohmi-Firin, dilaporkan terus mengalami peningkatan signifikan di berbagai wilayah. Berdasarkan bocoran survei dari salah satu lembaga kredibel, pasangan ini mencatat kenaikan elektabilitas sebesar satu digit di wilayah Lombok Barat (Lobar), Mataram, dan Lombok Utara (KLU), serta mencapai lebih dari 60% di Lombok Timur. Di Pulau Sumbawa, tren positif juga terlihat.

Juru bicara pasangan Rohmi-Firin, Samsul Qomar, mengungkapkan rasa syukur dan optimisme terhadap perkembangan ini.

 "Alhamdulillah, berdasarkan survei, Rohmi-Firin semakin melesat naik di berbagai wilayah, khususnya di Lombok Timur yang mencapai lebih dari 60%. Detail hasil survei nanti akan dirilis secara resmi," ujar Qomar, Senin 22 Juli 2024.

Menanggapi isu yang menyebut Rohmi-Firin kesulitan mendapatkan partai pengusung, Qomar menjawab dengan penuh keyakinan.

 "Isu tersebut hanya menunjukkan kepanikan pihak lain atas kemajuan signifikan pasangan kami. Tim kami sangat memahami dinamika politik dan dukungan partai, dan saat ini hampir 30% dari ambang batas partai pengusung sudah kami pegang," tegasnya.

Qomar juga menegaskan bahwa segala sesuatunya dapat berubah hingga hari H pendaftaran pada tanggal 27 Agustus nanti.

 "Jika ada yang menyatakan PPP mendukung calon lain, ya silakan saja. Jika ada yang mengklaim Gerindra dan Golkar telah dikunci oleh pasangan lain, ya tidak apa-apa. Pasangan kami sudah sering ikut pilkada, punya pengalaman, jadi terbiasa dengan isu-isu seperti itu," tambahnya.

Selain itu, Qomar menyebut bahwa tim mereka juga terus berkomunikasi dengan Gerindra dan Demokrat.

 "Kami meyakini partai-partai akan mengusung calon berdasarkan data survei mereka, basis data, basis massa, serta basis logistik, bukan berdasarkan klaim," ujarnya.

Qomar juga mengungkapkan partai-partai yang telah memberikan dukungan kepada Rohmi-Firin. 

"Kami sudah mendapatkan dukungan dari Partai Bulan Bintang, PKB, PDIP, Perindo, dan PPP. Selain itu, kami masih menjalin komunikasi intensif dengan partai lain seperti Golkar, Nasdem, bahkan Gerindra, dan Demokrat." Imbuh Qomar. 

Qomar menutup pernyataannya dengan menunjukkan kesiapan pasangan Rohmi-Firin untuk bertarung di Pilgub NTB 2024.

 "Insya Allah, kami akan mengumumkan secara resmi dukungan partai pengusung kami nanti. Kami meyakini partai-partai tersebut ingin menang dan mengusung yang berpotensi menang, bukan sekadar klaim. Intinya, Rohmi-Firin sangat siap bertarung," pungkasnya.

Dengan semakin tingginya elektabilitas pasangan Rohmi-Firin dan dukungan partai pengusung yang kuat, mereka menunjukkan kesiapan penuh untuk bersaing dalam Pilgub NTB 2024. Masyarakat NTB kini menantikan pengumuman resmi serta perkembangan kampanye lebih lanjut dari pasangan ini.

Sumber: Samsul Qomar, Juru bicara pasangan Rohmi-Firin

Roadshow M16 Episode III di Pulau Sumbawa, Warga Usulkan Kongres Rakyat Alas Untuk Meneguhkan Dukungan Ke Rohmi - Firin

Sumbawa, Roadshow Episode III yang digelar Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 di Pulau Sumbawa berlangsung sukses. Roadshow yang digelar di Kecamatan Alas, wilayah yang selama ini dikenal sebagai barometer politik di Kabupaten Sumbawa itu benar-benar telah menjelma menjadi ”Rumah Aspirasi” bagi masyarakat Sumbawa untuk calon Gubernur dan Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyafirin.

Roadshow yang berlangsung pada Sabtu, 20 Juli 2024 malam, di rumah salah seorang warga, Advokad Neki Hendrata, SH di Lenang Datu, desa Dalam,  Kecamatan Alas - Sumbawa Besar tersebut, dibanjiri para tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan dari kalangan pondok pesantren. Total hadir untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sedikitnya 80 orang warga.

Kegiatan yang dipandu Agus Adrianto, salah satu tokoh muda penggagas dan deklarator pemekaran wilayah Kabupaten Sumbawa Barat  ini diawali dengan pemberian santunan kepada 15 orang anak yatim dan janda kurang mampu. M Yakub yang merupakan Pariwa (Sesepuh) Adat Sumbawa, didaulat untuk menyerahkan santunan tersebut dengan didampingi Direktur MI6 Bambang Mei Finarwanto.

Kegembiraan terpancar sangat jelas dari wajah-wajah anak anak yatim dan janda kurang mampu penerima bantuan tersebut. Ucapan rasa syukur dan terima kasih meluncur dari mereka.

Usai penyerahan santunan, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog, yang merupakan bagian inti dari Roadshow Mi6 yakni untuk menyerap aspirasi masyarakat menyongsong Pemilihan Gubernur NTB tahun 2024.

Mengawali sesi dialog, Daeng Ako, panggilan akrab M Yakub, menceritakan kedekatannya secara personal baik dengan Hj Sitti Rohmi Djalilah maupun Musyafirin. Daeng Ako yang lama mengabdi di Kabupaten Sumbawa Barat ini sangat mengenal kepemimpinan Musyafirin yang telah terbukti membuat gebrakan perubahan di KSB.

Keberpihakan Musyafirin terhadap isu-isu yang menyentuh rakyat kecil tidak diragukan lagi. Dia memberi contoh, saat baru memimpin di Sumbawa Barat, Musyafirin melakukan gebrakan jambanisasi untuk meningkatkan standar kebersihan dan kesehatan masyarakat. Demikian juga di bidang infrastruktur yang dengan kasat mata publik dapat melihat percepatan pembangunan di KSB sungguh sangat baik.

Selama dua periode memimpin Bumi Pariri Lema Bariri, Musyafirin kata Daeng Ako, juga telah menunjukkan berbagai gebrakan dan inovasi yang membuatnya mendapatkan banyak penghargaan tingkat nasional atas prestasinya.

“Saya berani mempertanggungjawabkan bahwa Musyafirin benar-benar menunjukkan komitmennya untuk rakyat,” ujar adik Sultan Sumbawa tersebut.

Selanjutnya, Bambang Mei Finarwanto, Direktur Mi6, mengungkapkan alasan Mi6 melakukan pemetaan isu strategis dari masyarakat di Alas. Menurut analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini, pemetaan isu strategis sangat penting untuk mendukung kepemimpinan Rohmi-Firin ke depan dalam menyusun kebijakan dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Tidak diragukan lagi, Rohmi-Firin adalah pasangan calon gubernur NTB yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang teruji. Keduanya juga menunjukkan keseimbangan representasi kewilayahan dan gender.

“Menyerap aspirasi sebanyak-banyaknya dari masyarakat membantu calon kepala daerah memahami beragam kebutuhan dan masalah yang ada, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih komprehensif dan tepat sasaran,” ucap Didu.

Mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini mengungkapkan, aspirasi masyarakat adalah cerminan dari realitas sosial dan ekonomi yang ada. Dengan menyerap dan mengintegrasikannya dalam platform politik, calon pemimpin dapat menciptakan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Ditegaskan Didu, dengan mendengarkan suara rakyat, calon Gubernur dan Wakil Gubernur seperti Rohmi-Firin, akan dapat memahami kebutuhan dan harapan warga. Dengan begitu, kebijakan yang dihasilkan oleh pasangan ini manakala nanti benar-benar mendapat mandat dari masyarakat Bumi Gora untuk memimpin NTB, maka akan benar-benar mewakili kepentingan publik.

”Roadshow ini menjadi jembatan antara kandidat dan warga. Wadah yang memungkinkan kandidat mendengar langsung kebutuhan, keinginan, dan masalah yang dihadapi warga, sehingga bisa merumuskan kebijakan yang lebih relevan dan tepat sasaran,” ucap Didu.

*Kongres Rakyat*

Berbagai aspirasi pun bermunculan dalam Roadshow ini. Mashur, salah seorang tokoh masyarakat Alas terlihat sangat bersemangat dan antusias dengan digelarnya Roadshow ini. Dengan berapi-api, tokoh yang merupakan Tim Teknis Data dan Tabulasi Lembaga Survei Indonesia ini menyatakan bahwa Alas adalah salah satu centrum politik Sumbawa. Karena itu sangat penting segera membentuk tim berjenjang bagi pasangan Rohmi-Firin hingga tingkat dusun. Apalagi waktu konsolidasi pemenangan hanya 4 bulan.

Mashur yang pernah menjadi tim pemenangan pasangan TGB-Amin pada Pilgub 2023 ini pun sangat yakin dengan potensi kemenangan Rohmi-Firin. Alasannya, Rohmi-Firin lebih dikenal masyarakat dibanding paslon lain ditambah lagi dengan dengan popularitas Musyafirin yang dinilai berhasil memimpin Kabupaten Sumbawa Barat. Popularitas pasangan Rohmi-Firin tinggal didorong selangkah lagi untuk memastikan masyarakat akar rumput mencoblos Rohmi-Firin di hari H pemungutan suara pada 27 November nanti.

Dia menyatakan, Alas sebagai barometer politik Sumbawa dan basis kuat pemilih Rohmi-Firin harus membuat gebrakan. Mahsur mengusulkan agar difasilitasi untuk menyelenggarakan Kongres Rakyat Alas, sebagai bukti konsolidasi kekuatan dukungan masyarakat di Kecamatan Alas.

Mahrim, perwakilan masyarakat lainnya, dengan terang benderang menyatakan tidak puas dengan kepemimpinan sebelumnya yang tidak menunjukkan dampak positif pembangunan di Alas. Karenanya, perlu mendukung kepemimpinan baru Rohmi-Firin.

Isu di bidang infrastruktur cukup mengemuka dalam pertemuan ini. Beberapa warga menyampaikan harapannya untuk peningkatan pembangunan jalan, irigasi, penyediaan air bersih dan penerangan jalan. Dayat misalnya, mengaku iri dengan pembangunan infrastruktur di Sumbawa Barat. Selama dua periode kepemimpinan Musyafirin di sana, terlihat perubahan yang berkelanjutan.

Senada dengan Dayat, Alwi, warga lainnya juga mengeluhkan kualitas jalan di pedesaan yang belum memadai. Selain itu perlu didukung dengan penerangan jalan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.

Sementara itu, Ibu Aweng, seorang janda kepala keluarga, menyambut gembira pemimpin perempuan seperti Rohmi. Dia berharap pemimpin perempuan akan lebih peka dengan masalah perempuan seperti yang dihadapinya. Sebagai janda, ia sering menghadapi tekanan psikologis ketika banyak bekerja jauh dari rumah apalagi sampai malam hari. 

Tidak mudah menjadi janda sekaligus kepala keluarga karena selain bertanggung jawab mengurus keluarga juga menjadi tulang punggung menafkahi keluarga. Karena itu Ibu Aweng berharap Rohmi-Firin memberikan perhatian dengan program pemberdayaan perempuan terutama perempuan kepala keluarga.  

Memungkasi aspirasi warga, Herman Muis seorang pelatih tinju dan wasit mengungkapkan isi hatinya. Menurutnya, Sumbawa memiliki potensi bakat petinju yang luar biasa. Namun, karena tidak ada pembinaan dan sarana latihan yang memadai, talenta-talenta muda gagal bersinar.

Herman Muis yang telah banyak berkiprah di tingkat nasional ini mengaku telah mengorbitkan atlet binaannya di level nasional. Kini ia ingin mengabdikan kemampuanya untuk mengembangkan olahraga tinju di NTB.

“Jangan sampai talenta terbaik yang kita miliki justru ‘dibajak’ membela provinsi lain karena tidak mendapat perhatian di sini,” tegasnya.

Dialog warga untuk pemetaan isu strategis di Kecamatan Alas ini berlangsung berlangsung hingga lebih dari dua jam. Dialog ini pun ditutup tanggapan Bambang Mei Finarwanto selaku inisiator dialog warga dalam Roadshow ini.

Direktur MI6 ini menjelaskan, seluruh aspirasi yang mengemuka dalam Roadshow ini sumber informasi berharga bagi pasangan Rohmi-Firin terkait isu-isu dan prioritas warga di Kabupaten Sumbawa. Ditegaskan Didu, aspirasi tersebut membantu pasangan Rohmi-Firin memahami kebutuhan dan keinginan masyarakat secara lebih mendalam.

Secara khusus, Didu sangat mengapresiasi semangat warga untuk menyelenggarakan Kongres Rakyat Alas untuk meneguhkan dukungan pada pasangan Rohmi-Firin. Didu menegaskan, akan tersampaikan secara langsung kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyafirin dan bisa digelar sebelum pendaftaran resmi ke Komisi Pemilihan Umum.

Kepada seluruh warga yang hadir, Didu juga menyampaikan, Mi6 akan mempublikasikan hasil pemetaan isu strategis di wilayah Alas ini agar diketahui publik di Bumi Gora secara luas. Tak lupa, Didu juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada penyelenggara yang telah begitu sukses menggelar dialog warga Kecamatan Alas untuk pemetaan isu strategis ini.

”Pemetaan isu strategis ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa aspirasi dan harapan masyarakat di Kabupaten Sumbawa benar-benar tercermin dalam rencana dan kebijakan pemerintahan Rohmi-Firin. Pemetaan ini bukan hanya tentang mengidentifikasi masalah, tetapi juga tentang menemukan peluang untuk perbaikan dan pengembangan di tengah masyarakat," tutup Didu.

Kamis, 18 Juli 2024

M16 Gelar Roadshow Episode Ketiga di Pulau Sumbawa Songsong Pilgub NTB. Suara Perempuan, Pesantren, dan Civil Society Alas Saatnya Didengar

Mataram, Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 kembali menggelar Roadshow di Pulau Sumbawa pada Sabtu, 20 Juli 2024. Ini menjadi Roadshow ketiga Mi6 di pulau terbesar di NTB tersebut setelah episode roadshow sebelumnya pada bulan Mei dan Juni.

Pada Roadshow ketiga ini, Mi6 akan memetakan isu strategis dengan melibatkan kaum perempuan,  kalangan pondok pesantren dan Masyarakat / Civil Society Alas  dalam rangka menyongsong Pemilihan Gubernur NTB 2024. Dalam kesempatan yang sama, akan diberikan pula santunan kepada anak yatim, janda kurang mampu, dan pembagian Jilbab Ijo kepada masyarakat.

"Roadshow untuk memetakan aspirasi kelompok masyarakat dari kaum perempuan dan pondok pesantren menjelang pemilihan Gubernur NTB 2024 ini bukan hanya kewajiban. Tapi ini juga bagian dari menyiapkan fondasi bagi demokrasi yang sehat,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto di Mataram, Jumat (19/7/2024).

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini menjelaskan, Roadshow akan dipusatkan di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Tim Mi6 akan bertolak ke Tana Samawa pada Sabtu pagi, dan malamnya, Roadshow akan langsung digelar.

Sebanyak 75 perwakilan kaum perempuan,  pondok pesantren dan Civil Society  Alas akan ikut terlibat dalam Roadshow ini. *Dalam proses Roadshow, akan dibagikan 250 Jilbab Ijo, dan juga pemberian santunan kepada anak yatim dan juga janda tidak mampu* .

Didu menjelaskan, tak ada batasan kepada mereka yang hadir untuk menyampaikan aspirasi. Bahkan, ketika masyarakat yang hadir ingin menyampaikan aspirasi hingga tengah malam sekali pun, akan dengan senang hati diatensi Mi6.

Nantinya, seluruh aspirasi selama Roadshow tersebut berlangsung, akan didokumentasikan oleh Tim Mi6 dan akan disampaikan secara langsung kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyafirin.

“Menyerap aspirasi sebanyak-banyaknya dari masyarakat membantu calon kepala daerah memahami beragam kebutuhan dan masalah yang ada, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih komprehensif dan tepat sasaran,” ucap Didu.

Mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini mengungkapkan, aspirasi masyarakat adalah cerminan dari realitas sosial dan ekonomi yang ada. Dengan menyerap dan mengintegrasikannya dalam platform politik, calon pemimpin dapat menciptakan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Ditegaskan Didu, dengan mendengarkan suara rakyat, calon Gubernur dan Wakil Gubernur seperti Rohmi-Firin, akan dapat memahami kebutuhan dan harapan warga. Dengan begitu, kebijakan yang dihasilkan oleh pasangan ini manakala nanti benar-benar mendapat mandat dari masyarakat Bumi Gora untuk memimpin NTB, maka akan benar-benar mewakili kepentingan publik.

"Menyerap aspirasi masyarakat menjelang pemilihan gubernur ini adalah kunci untuk memastikan bahwa kebijakan dan program yang diusung oleh calon pemimpin benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan rakyat," tandas Didu.

Dia melanjutkan, dengan mendengarkan aspirasi masyarakat, pemimpin seperti Rohmi-Firin akan dapat merumuskan visi dan misi yang lebih relevan dan berdaya guna. Sehingga mampu menghadirkan solusi yang tepat sasaran untuk berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.

Di lain sisi, partisipasi aktif masyarakat dalam proses pemetaan isu selama Roadshow ini, juga kata Didu, akan meningkatkan akuntabilitas pemerintah, membangun kepercayaan, dan mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih responsif dan transparan.

"Partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, termasuk menyampaikan aspirasi mereka, adalah fondasi bagi pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Ini juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap calon pemimpin seperti Rohmi-Firin," kata Didu.

Mendengarkan aspirasi kaum perempuan secara langsung, menurut Didu, merupakan bagian penting dalam proses memberdayakan perempuan yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.

Didu misalnya memberi contoh, bagaimana kaum perempuan acap menghadapi isu-isu spesifik seperti kesehatan reproduksi, kekerasan berbasis gender, dan diskriminasi di tempat kerja. Tatkala aspirasi mereka tersampaikan langsung kepada kandidat kepala daerah, maka hal itu akan membantu calon kepala daerah merancang kebijakan yang efektif untuk mengatasi isu-isu tersebut.

Pun halnya tidak kalah pentingnya dengan mendengarkan aspirasi dari kalangan pondok pesantren. Semua pihak kata Didu, tahu persis bagaimana pondok pesantren memiliki peran sentral dalam pendidikan di Bumi Gora. Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai moral dan etika.

Pesantren juga berperan dalam membentuk karakter generasi muda. Dan di masa saat ini kata Didu, banyak pula pesantren yang terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Bahkan, pesantren sering kali memiliki program pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat dan juga memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan perdamaian.

Begitu pentingnya aspirasi dari mereka, maka kata Didu, menghargai dan menyerap aspirasi masyarakat dalam Roadshow Mi6 ini, bukan hanya tentang mendengar. Tetapi juga tentang memahami dan bertindak berdasarkan kebutuhan nyata warga sebagai langkah penting mewujudkan pemerintahan yang responsif.

“Ketika Calon Gubernur dan Wakil Gubernur seperti Rohmi-Firin mendengarkan dan mengakses suara masyarakat secara langsung, maka keduanya tidak hanya memperoleh informasi berharga, tetapi juga memperkuat legitimasi mereka sebagai pemimpin yang berkomitmen untuk melayani kepentingan masyarakat luas," tutup Didu.

Selasa, 16 Juli 2024

Sukses Gelar PGAWC 2024, Sky Lancing Lombok Tengah Makin Jadi Primadona Atlet Paralayang Dunia

LombokTengah - Event Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) atau Piala Dunia Akurasi Paralayang 2024 seri ke-4. Di arena SkyLancing, Mekarsari, Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) berjalan sukses. Tak hanya sukses penyelenggaraan, selaku tuan rumah, Indonesia juga menorehkan prestasi. 

Lagi-lagi atlet Indonesia membuktikan ketangguhannya di Indonesia meraih posisi pertama dalam kategori Overall, Overall Junior U26 dan Team di PGAWC 2024. 

Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menjadi tuan rumah Piala Dunia Akurasi Paralayang 2024 dari tanggal 11-14 Juli 2024 pekan ini. Sebanyak 60 pilot dari 10 negara mengikuti kejuaraan paralayang bergengsi dunia ini. Penerbangan pertama lepas landas pada Jumat pagi (12/7/2024) dan ditutup pada Minggu (14/7/2024).

Dalam siaran resminya, Senin (15/7/2024), Koordinator Penyelenggara PGAWC 2024, Kolonel Penerbang Erwin Sugiandi menyampaikan bahwa Indonesia unggul di 3 kelas dari 4 kelas yang dipertandingkan dalam kejuaraan dunia paralayang bergengsi ini. 

Di kelas Overall, Jordi Ansyah dan Viki Mahardika dari Indonesia merbut podium nomor 1 dan 3, sementara ada Phipatpong Sudthoop dari Thailand menyisip di podium Nomor 2.

"Atlet Indonesia meraih pencapaian yang luar biasa. Di tengah tantangan kecepatan angin yang berubah-ubah dengan cepat, atlet-atlet kita tampil prima dan membanggakan. Mereka menyapu bersih posisi pertama tiga dari empat kelas yang dipertandingkan," ungkap Kol Pnb Erwin Sugiandi yang juga Komandan Pangkalan Udara Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Mataram ini.

Ia juga menyampaikan bahwa atlet Thailand bersaing ketat dengan Indonesia. Itu karena dukungan yang kuat dari otoritas terkait di negaranya. Tim Thailand datang dengan didampingi sendiri oleh Group Captain Veerayuth Didyasarin, Presiden Asia Federation of Aerosport (AFA) yang juga pembina paralayang di Negara Gajah Putih ini.

PGAWC 2024 yang digelar di Skylancing, Lombok Tengah juga dihadiri langsung oleh President of FAI (Fédération Aéronautique Internationale - Federasi Olahraga Udara Internasional) Uglesa Djonsic. 

Pria berkebangsaan Serbia itu juga menyatakan pujian atas ketangguhan atlet Indonesia dan memuji keunggulan tapak paralayang di SkyLancing, Lombok Tengah.

"Prestasi para atlet membanggakan. Event ini berlangsung sukses pula, sampai bertemu di Jerman pada September 2024 mendatang," ujar dia saat pengumuman pemenang PGAWC 2024.

Sementara itu, Muhammad Akmaluddin bin Mohd. Nafi, salah seorang atlet yang diunggulkan Malaysia harus berpuas di posisi nomor 4 kategori overall sehingga belum punya kesempatan naik ke podium. 

"Insya Allah di masa yang akan datang dapat beroleh champion," berbicara pada Times Indonesia dalam dialek Malaysia.

Hasil PGAWC 2024 seri ke-4

Selengkapnya hasil perolehan juara PGAWC 2024 adalah sebagai berikut:

Kelas Overall:

1. Jordi Ansyah (Indonesia) 

2. Phipatpong Sudthoop (Thailand) 

3. Viki Mahardika 56960 (Indonesia)

Kelas Female:

1. Nunnapat Phuchong (Thailand)

2. Rika Wijayanti (Indonesia)

3. Xiangyan Kong (China)

Kelas U26

1. Jordi Ansyah R (Indonesia)

2. Mahardika (Indonesia)

3. Phipatpong Sudthoop (Thailand)

Kelas Team

1. Indonesia

2. Thailand

3. Uni Emirat Arab

Untuk diketahui, setelah PGAWC 2024 seri ke-4 ini, akan dilanjutkan dengan seri ke-5 di Wasserkuppe, Jerman pada 12 September 2024, dan Superfinals di Jingmen City, Hubei Province pada 17 Oktober 2024.

*Pembuktian Diri Indonesia Indonesia di Liga Paralayang Asia di SkyLancing Lombok*

Sebelumnya, atlet Indonesia membuktikan ketangguhannya di gelaran Asian League Paragliding Accuracy 2024, kompetisi akurasi Liga Paralayang Asia di SkyLancing di Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 6-9 Juli 2024 ini. 

Roy Rahmanto, penanggung jawab penyelenggaara Asian League Paragliding Accuracy 2024 di Lombok, NTB dalam rilis yang diterima Rabu (10/7/2024) yang lalu mengatakan bahwa atlet Indonesia unggul di kelas Overall, Team dan Junior U26. Adapun di kelas Female Paraglider, dua posisi atas direbut atlet Thailand yakni Nunnapat Phuchong dan Chantika Chaisanuk, semenara Rira Nurhakim dari Indonesia hanya puas berada di posisi ke-3. 

"Di kelas Junior U26, atlet Indonesia Rizky Maulana, merebut posisi pertama disusul Phipatpong Sudthoop dari Thailand dan Zueesyam Ros dari Malaysia. Begitupun di kelas Team, Indonesia mengungguli Thailand yang tampil prima sejak awal," jelas Roy Rahmanto. 

Ditambahkan Roy, di kelas Overall, 2 atlet Indonesia, yakni Rizky Maulana an Irvan Winarya masing-masing berada di posisi pertama dan ke-2, sementara di posisi ke-2 adalah Phipatpong Sudthoop dari Thailand.

Komite Paralayang Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) menyambut baik kemenangan Indonesia ini.

"Seperti yang kita harapkan sejak awal, atlet kita tampil prima dan membanggakan. Mereka kelasnya memang sudah dunia, tak sebatas Asia saja," sebut Asgaf Umar yang juga Ketua Umum Paralayang Indonesia. 

Disampaikannya pula bahwa pada 11-14 Juli 2024 pekan ini para atlet ini akan kembali adu kemampuan di lanjutan Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) Seri 4. 

Seri pertama dimulai di Thailand, dilanjutkan ke Alanya, Turki, untuk seri kedua, dan kemudian seri ketiga di Taldykorgan, Kazakhstan, pada 13 Juni 2024.

“Dan seri ke-4 bakal digelar di SkyLancing Lombok Tengah. Kemudian seri terakhir atau kelima nanti akan diadakan di Jerman,” jelasnya.

NTB mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah PGAWC sejak tahun 2023. Pada kejuaraan dunia PGAWC 2023, sebanyak 99 peserta dari 20 negara mendaftar secara online. Namun, karena keterbatasan kuota, hanya 80 peserta dengan peringkat dunia terbaik yang diterima.

“Kami berharap peserta dari Indonesia akan lebih banyak di sini, mengingat tuan rumah memiliki keuntungan tersendiri soal kuota,” tutupnya dengan penuh harap.

Jadi, siap-siap saja ya, menyaksikan semarak saat parasut paralayang akan mengudara di atas langit SkyLancing, Lombok Tengah esok hingga tiga hari ke depan. Para wisatawan yang masih punya waktu libur, sepertinya harus mengarahkan langkahnya ke sini.

Senin, 15 Juli 2024

Tok! Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum HIPMI NTB Resmi Ditutup

Mataram  - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menutup pendaftaran bakal calon Ketua Umum pada hari ini, Senin 15 Juli 2024, Pukul 00.00 Wita. 

Proses pendaftaran yang berlangsung selama seminggu telah menarik beberapa kader yang berminat sebagai Calon Ketua Umum. 

Ketua Panitia Pengarah MUSDA XV HIPMI NTB, Budi Wawan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh bakal calon yang telah mendaftarkan diri dan berpartisipasi dalam proses demokrasi internal HIPMI NTB.

 "Kami sangat menghargai antusiasme dan semangat para pengusaha muda yang ingin berkontribusi dalam memajukan organisasi ini. Kami yakin dengan partisipasi aktif dari semua pihak, HIPMI NTB akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya," ujar Bewe sapaan akrabnya, Selasa 16 Juli 2024

Bewe mengatakan,  dalam proses pendaftaran kali ini, HIPMI NTB menerima pendaftaran dari pertama saudara ISMED FATHURRAHMAN MAULANA dan AZIZAH AWALIAH HADI.

Selanjutnya,  Panitia Pengarah akan segera melakukan verifikasi dan validasi administrasi untuk memastikan bahwa semua calon memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan

"selanjutnya ditetapkan sebagai Calon Ketua Umum BPD HIPMI NTB periode 2024-2027," imbuhnya. 

Bewe menambahkan Proses verifikasi dan penetapan Calon Ketua Umum BPD HIPMI NTB ini akan dilanjutkan dengan tahap kampanye dan debat kandidat, talkshow dan kuliah umum yang akan memberikan kesempatan bagi calon untuk memaparkan visi dan misinya serta menjawab pertanyaan dari anggota HIPMI NTB. 

"Tahap kampanye ini dijadwalkan akan berlangsung satu kali saja dengan dihadiri oleh semua komponen BPC HIPMI se-NTB baik secara offline dan online sebelum pemilihan dilakukan," kata Bewe

Terpisah, Ketua Umum BPD HIPMI NTB, I Putu Dedy Saputra menambahkan,    Pemilihan Ketua Umum HIPMI NTB yang baru diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa organisasi ini semakin maju dan berkontribusi positif bagi perekonomian daerah.

"Ketua Umum terpilih nantinya akan memiliki tugas dan tanggung jawab besar dalam mengembangkan potensi pengusaha muda di NTB serta menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah dan berbagai stakeholders lainnya," papar I Putu Dedy Saputra Ketua

Selanjutnya Ketum Dedy , Panggilan Akrab I Putu Dedy Saputra  mengajak seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilihan dan memberikan suara terbaiknya demi masa depan HIPMI NTB yang lebih baik.

"Dengan berakhirnya masa pendaftaran ini, HIPMI NTB berharap agar seluruh anggota tetap solid dan mendukung proses pemilihan yang berlangsung secara demokratis dan transparan," Pungkas Ketum Dedy.

Minggu, 14 Juli 2024

Pengelolaan SDA dan Peningkatan SDM Untuk Lotim Yang Maju. Inilah Gagasan Cemerlang TGF

Lombok Timur, Kemiskinan dan Kebodohan merupakan hal utama yang harus diperangi di negeri ini, termasuk di Kabupaten Lombok Timur. Oleh karenanya, peran pemerintah sangat penting untuk fokus membangun sektor pengerak ekonomi dan sektor pendidikan di daerah.

Sumber Daya Alam (SDA) mesti dikelola secara optimal dan berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus terus ditingkatkan dari masa ke masa.

"Untuk kemaslahatan ummat, khalayak masyarakat Lotim secara luas, maka kuncinya dua itu ; SDA dikelola dengan baik dan optimal kemudian SDM kita tingkatkan kapasitasnya baik lewat pendidikan formal maupun non formal," kata Ketua STMIK Syaikh Zainuddin NW, TGH Khairul Fatihin, Minggu 14 Juli 2024

Menurut TGH Fatihin, SDA Lombok Timur sangat luar biasa kaya dan beragam. Potensinya menyebar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga bahari.

Lotim juga mendapat berkah alam luar biasa dengan Gunung Rinjani sebagai ikon yang bukan saja kaya akan local wisdom, tapi juga membawa daerah ini kesohor hingga mancanegara.

"SDA kita sangat luar biasa. Artinya Lotim ini bukan hanya sebuah daerah yang terbanyak penduduknya di NTB, tetapi juga potensi SDA nya sangat komplit. Tinggal bagaimana kedua hal ini diakselerasi pembangunannya, yakni pengelolaan SDA dan peningkatan SDM. Insha Allah dua kunci ini akan membuat Lotim yang sama sama kita cintai ini akan semakin maju dan bermartabat ke depan," papar TGF, sapaan karib Tuan Guru Fatihin.

Cucu Pahlawan Nasional, Maulauna Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini menilai, arah pembangunan Lotim saat ini sudah cukup baik. 

Namun, tanpa menafikan keberhasilan kepemimpinan terdahulu, TGF mengatakan perlu ada akselerasi atau langkah percepatan untuk Gumi Patuh Karya ini agar bisa lebih baik lagi ke depan.

TGF mencontohkan, sumber daya bahari di Lombok Timur adalah salah satunya. Potensinya luar biasa, Lotim memiliki panjang garis pantai  mencapai 220 km²  dengan sejumlah Kecamatan pesisir  dan 35 pulau-pulau kecil atau Gili.

Di dalamnya ada potensi perikanan tangkap, budidaya udang dan lobster, budidaya mutiara, budidaya rumput laut, dan tentu saja potensi pariwisata yang luas.

"Potensi bahari ini ke depan harus ada akselerasi. Bukan hanya mengundang minat invetasi, tetapi SDA yang ada harus didorong untuk dapat dikelola  dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Tugas pemerintah ke depan itu memberikan dukungan, peningkatan SDM, dan bantuan yang diberikan dalam mensupport termasuk merubah mindset berpikir masyarakat pesisir untuk lebih kreatif," katanya.

Gagasan cemerlang TGF itu cukup make sense. Sebab akan menjadi ironi jika di daerah yang kaya akan potensi SDA, namun jumlah penduduk miskin tak juga mampu terentaskan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Lombok Timur mencatat, jumlah penduduk miskin di Lotim kembali meningkat.

Pada tahun 2021 jumlah penduduk miskin di Lotim sebanyak 190.840 jiwa atau 15,38 persen, kemudian menurun menjadi 189.640 jiwa atau 15,14 persen di tahun 2022, namun kembali meningkat di tahun 2023 menjadi 197 630 jiwa atau 15,63 persen.

Data yang sama menunjukan Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) Lombok Timur pada 2021 sebesar 2,88 poin, kemudian 2022 sebesar 2,58 poin, dan meningkat signifikan menjadi 3,57 poin di tahun 2023.

Sementara Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) Lotim tercatat 0,88 poin di tahun 2021, 0,85 poin di tahun 2022, kemudian meningkat signifikan di tahun 2023 menjadi 1,16 poin.

Padahal jumlah APBD Lotim terus meningkat dari tahun ke tahun selaras dengan peningkatan jumlah penduduknya.

Data terakhir menyebutkan jumlah penduduk Lombok Timur hampir mencapai 1,4 juta jiwa. Sementara APBD Lotim tercatat meningkat dari sekitar Rp 2.8 Triliun di tahun 2023 menjadi Rp.3.4 Triliun di tahun 2024.

TGH Khairul Fatihin mengatakan, akselerasi pembangunan Lombok Timur harus segera dilakukan, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di Lombok Timur.

"Karena itu lah, sejak dulu niniknda kami Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, berjuang melalui NW itu untuk mendorong dakwah, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi. Tiga aspek penting dalam kehidupan, berbangsa dan bernegara. Dan ini masih sangat relevan saat ini," ujarnya.

TGF menekankan, jangan sampai Lotim terbranding sebagai daerah penghasil tembakau dan lobster terbaik nasional, sementara di lain sisi juga masih terstigma sebagai daerah kantung kemiskinan dan pengirim TKI terbesar.

"Insha Allah, semua akselarasi pembangunan baik SDA dan SDM ini yang akan kami prioritaskan jika kelak diberi amanah di Lombok Timur ini," katanya.

*Profil Singkat TGF*

Tuan Guru Fatihin (TGF) bernama lengkap TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin, merupakan Ketua PBNW Provinsi NTB yang sudah menyatakan maju di Pilkada Lombok Timur 2024.

TGH Fatihin lahir di Kota Mataram pada 17 November 1990. Ia merupakan putra bungsu dari pasangan Lalu Gede Wiresentane dan Sitti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid.

TGF adalah cucu pahlawan nasional dan pendiri NW, Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

TGH Fatihin merupakan adik kandung Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani.

TGH Fatihin menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Dakwah IAIH NW Lombok Timur pada tahun 2012.

Pada tahun yang sama, dia menyelesaikan pendidikan di Ma'had Darul Qur'an Wal-Hadits (MDQH) Nahdlatul Wathan Anjani dan memperoleh gelar Q.H.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, TGF ke Makkah melanjutkan pendidikan ke Madrasah legendaris dan tertua di Mekah yaitu Madrasah Al-Shaulatiyah, mengikuti jejak kakeknya.

Sepulang dari Makkah, TGF melanjutkan pendidikan Magister di STIE YAPAN Surabaya dan selesai pada 2019.

Saat ini, TGF menjabat Ketua Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan Anjani Lombok Timur sekaligus sebagai Masyaikh Ma'had Darul Qur'an Wal-Hadits (MDQH) Nahdlatul Wathan Anjani.

Pengalaman organisasi mengisi masa muda TGF sejak di bangku sekolah dan kuliah.

Seperti menjadi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIH NW Lombok Timur hingga Ketua Senat MDQH NW Anjani.

Fatihin dipercaya sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan (PWNW) Provinsi NTB selama 2 (dua) periode sejak 2019 hingga saat ini.

Selasa, 09 Juli 2024

Temui Warga Rembiga, Karnan Dapat Dukungan Maju Pilwalkot Mataram

Mataram, Sejumlah warga Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram mendukung H. Karman maju menjadi Calon Wali Kota Mataram 2024 ini. 

Seorang tokoh Rembiga, Ustadz Sukri mengatakan Karman merupakan  seorang tokoh pemuda asal Mataram yang melalang buana di Ibu Kota. Dia berharap jika Karman terpilih menjadi Wali Kota Mataram, akan memiliki jaringan yang kuat di Ibu Kota, sehingga membawa investasi. 

"Karman sosok pemuda asli Mataram yang punya dedikasi untuk mengabdi  kepada daerah. Kami optimis beliau mampu membawa investasi untuk Mataram," katanya, Selasa malam, 9 Juli 2024.

Pria yang sehari-hari menjadi guru ngaji ini berharap Karman dapat meneruskan event internasional seperti MXGP. Karena dengan kehadirannya event tersebut, dapat membawa berkah bagi masyarakat sekitar, khususnya UMKM di Mataram. 

"Semoga Karman dapat membawa event internasional seperti MXGP kemarin, karena sangat membawa dampak yang positif terhadap ekonomi masyarakat," ujar dia. 

Warga khususnya pemuda di Mataram akan mendukung Karman siapapun wakil dan lawannya. 

"Kita akan mendukung, mengerahkan dukungan kepada Karman agar dapat menang di Pilwakot Mataram," katanya. 

Sementara, Karman mengatakan akan terus menyerap isu di Mataram dengan berkeliling menemui masyarakat di Kota Mataram. 

"Saya akan terus menyerap aspirasi masyarakat dan memetakan isu berkaitan dengan Mataram, seperti saat ini isu dari pemuda lingkar Sirkuit Selaparang ini," katanya.

Senin, 08 Juli 2024

Namanya Digadang Maju di Pilkada Lombok Timur, Ini Kata Tuan Guru Fatihin

 


Lombok Timur, Peta konstelasi politik di Pilkada Lombok Timur 2024 dipastikan bakal seru dan semakin berwarna. 

Setelah sejumlah figur muncul dan dikabarkan bakal masuk bursa Pilkada, kini nama TGH Fatihin (TGF) digadang maju dalam kontestasi lima tahunan itu.

Pria bernama lengkap TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin merupakan cucu dari pahlawan nasional yang juga pendiri organisasi Nahdlatul Wathan (NW), Maulauna Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid.

Nama TGF bukan sosok asing di Lombok Timur. Adik kandung dari Ketua Umum PB NW TGH Lalu Gede M Zainuddin Atsani ini, kini menjabat sebagai Ketua STMIK Syaikh Zainuddin NW Anjani.

Kelompok milenial Lotim menilai TGF bisa menjadi representasi milenial dan Gen-Z dalam Pilkada Lotim.

Sejumlah baliho dan spanduk dukungan untuk TGH Fatihin maju sebagai Calon Bupati Lombok Timur pun mulai ramai beredar awal pekan ini. Aliansi milenial NW terus bergerak mendukung TGF.

Mahasiswa Unram yang juga jemaah NW Wanasaba, Hasrul Hadi mengatakan, pihaknya sangat mendukung jika TGF maju dalam kontestasi Pilkada Lombok Timur.

Menurut dia, sudah saatnya Lotim dipimpin pemimpin muda yang mewakili milenial dan Gen-Z.

"Tuan Guru Fatihin mewakili milenial generasi muda. Beliau juga ulama, cucu dari pahlawan nasional Maulana Syaikh, selain itu beliau juga akademisi sekaligus pimpinan perguruan tinggi. Kapasitas kepemimpinannya saya rasa sangat mumpuni," ujar Hasrul Hadi, Senin, 8 Juli 2024

Ia menilai marak beredarnya baliho dan spanduk dukungan untuk TGH Fatihin merupakan aspirasi masyarakat terutama generasi muda di Lombok Timur yang ingin daerah bermotor Patuh Karya bisa lebih maju ke depannya.

"TGF akan punya dukungan dari generasi muda. Apalagi trend di nasional kan juga hampir sama, mendorong sebanyak mungkin tokoh muda tampil dalam kontestasi. Seperti Kaesang Pangarep misalnya yang digadang di Jateng dan DKI Jakarta," paparnya.

Dikonfirmasi terkait rumors dirinya bakal maju dalam Pilkada Lombok Timur, TGH Fatihin mengatakan, sepanjang hal itu adalah aspirasi masyarakat dan amanah maka dirinya siap maju dalam kontestasi Pilkada Lotim 2024.

"Untuk menjawab banyak pertanyaan dari jemaah dan masyarakat Lotim umumnya, maka saya sampaikan dengan mengucap Bismillah, saya akan maju sebagai Calon Bupati Lombok Timur," tegas TGH Fatihin.

Penegasan itu juga disampaikan TGF dalam sebuah forum resmi jemaah NW di Anjani, Lombok Timur.

Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Dr Ihsan Hamid menilai munculnya nama TGH Fatihin dalam bursa Pilkada Lotim akan memberikan warna baru, mengingat TGF bisa mewakili generasi muda.

Selain itu, TGF yang juga Pengurus PBNW juga dinilai memiliki modal  popularitas dan elektabilitas di basis NW.

"Dari segi usia TGF memang menarik karena bisa menjadi representasi generasi muda. Beliau juga punya basis pemilih yang riil," kata Dr Ihsan Hamid.

Hanya saja, papar Ihsan, perlu dipertimbangkan juga kendaraan politik untuk maju di Pilkada Lotim.

Beberapa waktu lalu sempat mencuat komposisi pasangan TGH Hazmi Hamzar dan TGH Fatihin. 

Ihsan menilai, bila terwujud komposisi Hazmi-Fatihin akan sangat kuat dan punya peluang memenangkan Pilkada Lotim dengan mudah.

"Kalau saya pikir, Koalisi Nahdlatul Wathan (NW) dengan Maraqitta’limat (Maraqit) akan memenangkan Pilkada Lombok Timur, jika koalisi kedua organisasi masyarakat (ormas) tersebut benar-benar terwujud," katanya.

Menurutnya, TGH Hazmi Hamzar dan TGH Fatihin dari kedua organisasi besar di Pulau Lombok itu, cukup dikenal luas oleh jemaah masing-masing. Hal itu menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki calon lain yang lain.

“Saya kira kalau terwujud pasangan TGH Hazmi Hamzar - TGH Fatihin ini tidak bisa diremehkan, karena masing-masing saling melengkapi dengan basis pemilih yang dikenal cukup loyal," papar Ihsan.

Menurutnya, pasangan ini juga merepresentasikan kombinasi pasangan muda dan dari kalangan politisi mapan yang kaya pengalaman.

TGF - Asrul Sani

Kemungkinan lain yang juga dinilai menarik adalah jika Tuan Guru Fatihin (TGF) berpasangan dengan Asrul Sani.

Asrul merupakan putra dari mantan Bupati Lotim dua periode, H Moch Ali Bin Dachlan. 

Komposisi ini, menurutnya, semakin klop menjadi representasi pasangan kaum muda. 

Asrul Sani yang juga berkarir di birokrasi punya modal dukungan riil dari pendukung militan sang ayahanda, Ali BD.

Nama Asrul juga sempat populer saat dikabarkan bakal maju di Pilgub NTB.

"Saya pikir, TGF ini bisa selaras juga dengan Asrul Sani. Mereka bisa merepresentasikan kalangan muda," ujarnya.

GASMAN Sapa Masyarakat Sembalun, Gelar Santunan hingga Dialog dengan Para Tetua Adat

 


Lombok Timur, Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Drs H. Lalu Gita Ariadi atau Miq Gita bersilaturrahim dengan masyarakat Sembalun, Lombok Timur. 

Silaturrahim tersebut bertepatan dengan momen manyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H.

Di momen sakral umat islam itu juga, Gita Ariadi menggelar santunan berupa pemberian paket sembako untuk para anak yatim piatu bertempat di Bencingah Adat Sembalun Bumbung, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (7/7/2024).

Kedatangan Gita Ariadi disambut hangat para warga, ia tak henti melempar senyum sembari menjabat tangan warga yang hadir. 

Sebagaimana ciri khasnya, Gita memulai sambutan dengan tembang dan menutupnya juga dengan tembang sasak. 

Tak lupa, dalam pidatonya, Gita Ariadi juga menyampaikan ikhtiarnya untuk mengabdi bagi masyarakat NTB dalam ruang dan waktu yang lebih luas.

"Menjawab permintaan dari para perwakilan relawan, maka 1 Muharram ini adalah momentum turun gunung GASMAN untuk menyapa masyarakat NTB, mulai dari Pondok Perasi sampai Sape di Bima," ucapnya. 

Gita Ariadi tak lupa meminta doa para sepuh, kyai serta masyarakat yang hadir agar apa yang dirinya niatkan untuk membangun NTB ke depan dapat terwujud. 

"Semoga mendapatkan ridho Allah SWT dalam perjuangan membangun dan membenahi NTB ini menjadi lebih baik lagi,” imbuh Gita Ariadi.

Miq Gita, sapaan akrabnya, kemudian berdialog bersama para tetua adat dan masyarakat. Miq Gite mendapatkan banyak masukan serta aspirasi untuk pengembangan kawasan Sembalun, Rinjani dan sekitarnya.

"Khusus untuk Rinjani ini akan menjadi salah satu prioritas kami seperti pesan para tetua adat dan tokoh masyarakat Sembalun yang disampaikan tadi,” komitmen Gita. 

"Saya dulu memimpin Rinjani Management Board, dulu kami kerjasama dengan TNI, masyarakat, lintas komunitas untuk bersama membersihkan Gunung Rinjani. InsyaAllah jika nanti kami diberikan amanah, tentu saja kami akan prioritaskan apalagi Sembalun dan Rinjani," imbuhnya.

Menurutnya, saat sekarang ini adalah masa-masa perjuangan dan bekerja keras, hasilnya nanti mudah-mudahan adalah kemenangan, semoga diijabah Allah SWT. 

Para relawan GASMAN (Gita Ariadi - Sukiman Azmy) juga diikrarkan dan disampaikan dalam momen tersebut. Kesanggupan tersebut menjadi penyemangat dirinya untuk terus bergerak menuju 27 November mendatang.

"Kesanggupan para relawan, restu para tetua adat, tokoh agama dan seluruh masyarakat NTB akan menjadi kekuatan kita dalam berjuang. Tetap semangat berjuang untuk mensosialisasikan GASMAN ke seluruh penjuru NTB," bebernya.

"Selama ini kami bekerja keras dan menggunakan filosofi lele, bekerja dalam senyap untuk mengamankan dukungan partai. Kami berpasangan untuk memenuhi panggilan tugas perjuangan membangun NTB,” jelasnya.

Gita Ariadi juga menuturkan cerita perjalanan kariernya. Mulai sejak menjabat kepala dinas. Saat menjabat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 12 tahun silam, dia menginisiasi pementasan Tari Mendet ke berbagai daerah di Indonesia.

“Dari tahun 2012 sejak saya menjabat Kepala Dinas Budpar NTB kami sudah membawa tarian Tandang Mendet ini bersama tokoh adat dan tokoh budaya Sembalun ke berbagai daerah di Indonesia untuk dipentaskan,” kata Miq Gita. 

"Tari Tandang Mendet ini merupakan tarian yang lahir dengan kearifan lokal masyarakat adat Sembalun, dan sudah menjadi salah satu ikon kebudayaan NTB," lanjutnya.

Di tempat yang sama, Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacawagub) NTB Sukisman Azmy mengatakan, Sembalun menurutnya akan menjadi salah satu saksi perjuangannya menuju Pilgub NTB 2024. 

Posisi Sembalun yang berada di ketinggian memiliki makna filosofis tersendiri bagi semangat perjuangannya. 

“Dari ketinggian 1200 Mdpl ini kami berdua mulai perjuangan, kami akan turun ke seluruh wilayah NTB menawarkan visi-misi perjuangan GASMAN,” tutur Sukiman Azmy.

“Dari dinginnya sembalun ini, kita akan berusaha menghangatkan mesin-mesin perjuangan dan memulai bersama mengayunkan langkah seirama untuk memenangkan Pilkada 2024,” imbuh Mantan Bupati Lombok Timur dua periode itu. 

Apa yang menjadi harapan dan aspirasi masyarakat serta relawan akan dijadikan pihaknya komitmen perbaikan untuk membangun NTB ke depan.

“Apa yang diharapkan oleh para relawan akan segera kita mulai. Upaya kami bersama untuk membangun NTB yang lebih baik lagi di masa yang akan datang,” bebernya. 

TAG: GITA ARIADI, SUKIMAN AZMY, PILGUB NTB, PILKADA NTB,

Musda XV HIPMI NTB 2024 Mencari Kader Terbaik Sebagai Calon Ketua Umum

Mataram, Masa Kepemimpinan I Putu Dedy Saputra sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi NTB akan purna masa periodenya. Selama 3 tahun kepemimpinannya telah banyak capaian dalam menguatkan basis HIPMI di kabupaten kota yang ada di NTB. 

Proses kaderisasi telah berjalan dengan sangat baik dan mengembangkan HIPMI NTB, di samping itu pula HIPMI NTB telah menginisiasi terbentuknya HIPMI PT (Perguruan Tinggi) NTB sebagai wadah yang mengakomodir pengusaha pemula dari kalangan mahasiswa.

Selain itu juga HIPMI PT ini sebagai wadah kaderisasi sejak awal dalam menanamkan wawasan tentang pentingnya menjadi pengusaha. 

"Harapan saya pasca periode saya, semua yang sudah ada tinggal dilanjutkan apa yang kurang tinggal diperbaiki. Karena saya sadar tidak ada orang yang sempurna termasuk Saya sebagai Ketua Umum HIPMI NTB periode ini. Periode di HIPMI itu hanya sekali selama 3 tahun, tentunya tidak banyak yang bisa dilakukan, selama ini bersama jajaran HIPMI NTB hanya mampu membangun dan menguatkan pondasi organisasi saja," kata I Putu Dedy Saputra dalam keterangannya pada Senin (8/7/2024).

"Selanjutnya nanti Ketua Umum yang akan datang melanjutkan apa yang kami lakukan saat ini. Saya titip kader-kader HIPMI yang telah lahir selama ini kepada siapa pun nanti yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di HIPMI NTB mengingat HIPMI ini adalah organisasi kader," sambungnya. 

Selanjutnya, HIPMI NTB dengan bangga mengumumkan pembukaan pendaftaran calon Ketua Umum untuk periode 2024-2027. Acara yang sangat dinantikan ini menandai langkah penting dalam keberlanjutan kepemimpinan dan pengembangan organisasi di wilayah NTB.

Ketua Panitia Pengarah MUSDA XV HIPMI NTB saat ini Budi Wawan, menyatakan bahwa Musyawarah Daerah merupakan forum tertinggi tingkat daerah yang diadakan setiap 3 tahun sekali, berfungsi dan bertujuan untuk melakukan regenerasi kepemimpinan yang baru merupakan momentum strategis untuk memperkuat internal organisasi dan peran HIPMI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan pengusaha muda di NTB. 

"Kami mengundang seluruh kader HIPMI yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam proses tahapan MUSDA XV tahun 2024.  Harapan Kami, kepemimpinan yang baru nanti akan membawa semangat dan inovasi baru yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan," ujarnya.

Adapun syarat dan ketentuan pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum HIPMI NTB periode 2024-2027 adalah sebagai berikut:

1. Surat Pencalonan sebagai Ketua Umum BPD HIPMI NTB.

2. Surat pernyataan bermeterai bahwa setia kepada Pancasila dan UUD 1945

3. Surat pernyataan bermeterai bahwa setia kepada cita-cita, usaha dan tujuan HIPMI

4. Surat pernyataan bermeterai bahwa memiliki reputasi yang baik di masyarakat dunia usaha

5. Surat pernyataan bermeterai bahwa tidak dalam keadaan terpidana atau dinyatakan pailit oleh putusan pengadilan

6. Surat pernyataan bermeterai bahwa bersedia bertempat tinggal di Ibukota Provinsi

7. Surat pernyataan bermeterai bahwa pernah atau sedang menjadi fungsionaris di BPD Lengkap dan/atau pernah/sedang menjadi fungsionaris BPC Harian (Lampirkan Salinan SK)

8. Memperoleh minimal dua (2) rekomendasi dukungan dari BPC-BPC setempat.

9. Salinan KTP dan NPWP  Pribadi.

10. Salinan KTA HIPMI.

11. Salinan Sertifikat Diklatda HIPMI.

12. Pas Photo warna ukuran 4x6 4 lembar (pakai jas)

13. Daftar Riwayat Pekerjaan/Usaha dan Organisasi.

14. Dokumen Visi, Misi dan Program.

15. Bersedia membayar uang pendaftaran Bakal Calon Ketua umum BPD HIPMI NTB

Proses seleksi akan melibatkan beberapa tahapan, termasuk verifikasi administrasi, presentasi visi dan misi, serta debat kandidat. Pemilihan Ketua Umum baru akan dilaksanakan pada MUSDA XV HIPMI NTB yang dijadwalkan pada  awal atau pertengahan Agustus 2024.

Berikut Kami sampaikan tahapan dan jadwalnya :

1. Pendaftaran BALONTUM BPD HIPMI NTB 9-14 Juli 2024

2. Verifikasi Syarat dan Penetapan BALONTUM BPD HIPMI NTB 15 Juli 2024

3. SILATDA HIPMI NTB (Ramah Tamah + Pemaparan Visi Misi BALONTUM HIPMI NTB 17 Juli 2024

4. Podcast BALONTUM BPD HIPMI NTB 18 Juli 2024

5. Kuliah Umum 22 Juli 2024

6. MUSDA XVI BPD HIPMI NTB Agustus

Untuk informasi lebih lanjut, kader HIPMI yang berkeinginan maju dapat menghubungi Panitia Pengarah di sekretariat HIPMI NTB di  Perumahan Graha Hamaya. Blok AA 15. Tanjung Karang. Ampenan. Mataram atau melalui email di musdahipmintb@gmail.com 

Kami mengajak seluruh kader HIPMI untuk turut serta dalam proses demokrasi ini dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik untuk organisasi kita.

Minggu, 07 Juli 2024

Ini Analisis M16 Soal Elektabilitas Rohmi - Firin Bisa Tinggalkan Para Pesaing Hanya Dalam Waktu Singkat

Mataram, Elektabilitas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalillah dan HW Musyafirin atau Rohmi-Firin terus meroket dalam beberapa pekan terakhir. Duet perpaduan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa ini pun menjadi sorotan utama dalam perbincangan politik di Bumi Gora.

Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto memberikan analisisnya terhadap kian moncernya elektabilitas pasangan Rohmi-Firin tersebut. Didu, begitu Bambang Mei Finarwanto karib disapa,  mengaitkan lonjakan tersebut dengan kecepatan konsolidasi tim Sitti Rohmi dan HW Musyafirin.

"Kader Muslimat NWDI, pengurus NWDI, serta puluhan organ relawan langsung terbentuk begitu Rohmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon gubernur. Konsolidasi yang cepat dan efektif ini menjadi faktor penentu kenaikan elektabilitas Sitti Rohmi," kata Didu di Mataram, Senin (8/7/2024).

Keputusan Sitti Rohmi Djalillah pada akhir Mei 2024 untuk maju sebagai calon gubernur berpasangan dengan HW Musyafirin memang mengejutkan banyak pihak. Sebelumnya, Sitti Rohmi lebih sering disebut-sebut akan menjadi calon wakil gubernur berpasangan dengan petahana, H Zulkieflimansyah.

Sebelum pengumuman pencalonannya, survei LSI menunjukkan elektabilitas Sitti Rohmi berada di angka 10,3%. Angka ini di bawah Zulkieflimansyah yang berada di angka 32,3% dan Suhaili Fadhil Thohir dengan 11,9% Namun, setelah deklarasi pencalonan bersama HW Musyafirin, posisi Sitti Rohmi meroket, mencapai 33% dalam waktu yang relatif singkat.

Tidak hanya faktor konsolidasi tim, keberadaan Sitti Rohmi yang rajin turun langsung ke masyarakat dari berbagai golongan dan agama juga kata Didu, berperan besar. Ummi Rohmi, sapaan akrab Sitti Rohmi, dikenal sangat dekat dengan konstituennya. Ia tidak segan-segan hadir di berbagai acara masyarakat, dari pengajian hingga kegiatan sosial lainnya, menciptakan kesan positif dan kepercayaan rakyat. 

Didu menambahkan bahwa loyalitas tim dan relawan juga menjadi kekuatan besar bagi pasangan Sitti Rohmi dan HW Musyafirin.

"Kesolidan tim dan semangat relawan yang luar biasa menjadikan Sitti Rohmi sebagai kandidat yang kuat," ujarnya.

Kepercayaan masyarakat bahwa Sitti Rohmi dan HW Musyafirin mampu membawa perubahan positif bagi NTB semakin menguat, seiring dengan aktivitas kampanye yang intensif dan program-program yang pro-rakyat.

Selain itu, rekam jejak Sitti Rohmi selama menjabat sebagai Wakil Gubernur NTB juga menjadi alasan kuat meningkatnya dukungan masyarakat.Program-program inovatif yang berhasil menurunkan angka stunting hingga 13,78% serta keberhasilannya dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial semakin memperkuat posisinya di mata masyarakat.

Sementara itu, Lembaga Survei Nasional seperti LSI Denny JA, Indikator Politik Indonesia, dan Poltracking Indonesia menegaskan bahwa tren elektabilitas Zulkieflimansyah terus menurun. Hal ini memberikan peluang lebih besar bagi Sitti Rohmi dan HW Musyafirin untuk memenangkan Pilkada NTB 2024.

"Sitti Rohmi  punya keunggulan dalam hal dukungan massa, khususnya di Lombok," imbuh  Didu.

 "Namun, Sitti Rohmi unggul dalam hal relasi personal dengan masyarakat, yang menjadikannya lebih dipercaya sebagai pemimpin," katanya melanjutkan.

Pada akhirnya, pencalonan Sitti Rohmi Djalillah bersama HW Musyafirin di Pilkada NTB 2024 membawa angin segar dalam peta politik lokal. Masyarakat NTB menaruh harapan besar pada kepemimpinan yang mampu membawa perubahan positif dan merata. 

"Dengan strategi kampanye yang solid dan efektif, serta kehadiran langsung yang intensif di tengah masyarakat, Sitti Rohmi dan HW Musyafirin semakin memperkuat posisinya sebagai calon gubernur dan wakil gubernur yang diunggulkan dalam Pilkada NTB 2024," tukas didu

Kejuaraan Asian League Paragliding Accuracy 2024 di Sky Lancing Lombok Tengah Sedang Berlangsung Saat Ini

Lombok Tengah, Arena paralayang yang telah mendunia yakni Sky Lancing di Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tak henti menggelar event paralayang. Antusias para pecinta dan atlet paralayang untuk mengudara di Langit Sky Lancing cukup tinggi. 

Saat ini, tengah berlangsung event "Asian League Paragliding Accuracy 2024". Kegiatan tersebut secara resmi telah dibuka pada Sabtu (6/7/2024) kemarin dan akan berlangsung hingga Selasa (10/7/2024). Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Airsports Federation of Asia (AFA) dan diikuti oleh puluhan atlet paralayang baik dari dalam negeri maupun mancanegara. 

Info menariknya, event paralayang ini gratis. Siapapun boleh menikmati dan menonton atraksi para atlet paralayang dengan mata telanjang secara cuma-cuma di Sky Lancing. Bagi Anda yang berminat untuk menonton sembari menikmati panorama alam, silakan langsung datang ke arena Sky Lancing di Desa Mekarsari Lombok Tengah. 

Tak berhenti di situ, dua hari setelahnya, Sky Lancing bakal menggelar salah satu acara paralayang paling bergengsi di dunia yakni Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 4th Series 2024 mulai Kamis (11/7/2024).

Ketua Umum Paralayang Indonesia 2022-2026 Asgaf Umar menjelaskan bahwa, seri pertama dimulai di Thailand, dilanjutkan ke Alanya, Turki, untuk seri kedua, dan kemudian seri ketiga di Taldykorgan, Kazakhstan, pada 13 Juni 2024.

"Dan seri ke-4 bakal digelar di SkyLancing Lombok Tengah. Kemudian seri terakhir atau kelima nanti akan diadakan di Jerman," tambahnya,  Minggu , 7 Juli 2024

NTB mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah PGAWC sejak tahun 2023. Pada kejuaraan dunia PGAWC 2023, sebanyak 99 peserta dari 20 negara mendaftar secara online. Namun, karena keterbatasan kuota, hanya 80 peserta dengan peringkat dunia terbaik yang diterima.

"Kami berharap peserta dari Indonesia akan lebih banyak di sini, mengingat tuan rumah memiliki keuntungan tersendiri soal kuota," tutupnya dengan penuh harap.

Jadi, siap-siap saja menyaksikan semarak saat parasut paralayang akan mengudara di atas langit SkyLancing, Lombok Tengah nanti. Catat saja tanggal mainnya. 

Menurutnya event seperti ini akan memberikan multi efect terutama ekonomi, karena para atlit yang datang selalu bersama team ataupun keluarga dengan durasi tinggal cukup lama. Ini tentu akan membawa dampak baik dalam membangkitkan ekonomi daerah. 

"Kami harapkan dukungan dari seluruh pihak terutama masyarakat demi kesuksesan kejuaraan ini. Bukan saja membantu meningkatkan pariwisata tetapi juga melatih kemampuan atlit dirgantara kita sehingga mampu bersaing di kancah internasional. Dengan demikian dapat mewujudkan situasi aman dan nyaman demi suksesnya kejuaraan ini sehingga NTB akan semakin dikenal dunia," harapnya.

Sky Lancing akan menggelar event PGAWC selama tiga tahun berturut-turut. Telah dimulai sejak 2023 yang lalu sampai dengan 2025 mendatang. Tahun 2024 ini merupakan kali kedua Sky Lancing menggelar PGAWC. 

Lebih jauh, menurut rencana, Sky Lancing juga disiapkan menjadi salah satu venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT tahun 2028.

Sebelumnya, Danlanud ZAM, sekaligus Ketua FASI NTB 

Erwin Sugiandi, M. Han mengatakan keberadaan Sky Lancing ini, justru tidak lepas dari kemurahan hati pemilik lokasi yakni yang telah rela mengembangkan kawasan ini. 

Menurut Danlanud, latar belakang dibuatnya Sky Lancing, lantaran banyaknya bibit atlit dirgantara NTB. Namun terkendala minimnya tempat latihan, sehingga pembinaannya juga terbatas.

 "Dari Sky Lancing menjelma dijadikan lokasi pembinaan bagi atlet dirgantara, agar pembinaan atlet NTB, enggak sampai terputus, lantaran ketiadaan lokasi berlatih," katanya.

Sabtu, 06 Juli 2024

Dorong Pilgub Diikuti Empat Pasang Calon, M16 Ingin Pesta Demokrasi NTB Lebih Penuh Warna

Mataram, Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mendorong pemilihan Gubernur NTB yang akan digelar bersamaan dengan Pilkada Serentak pada 27 November mendatang, diikuti banyak kandidat. Jika hanya diikuti dua pasang kandidat yang head to head, Pilgub NTB dinilai justru tidak menarik dan malah berpotensi miskin gagasan.

”Ketika Pilgub diikuti oleh banyak kandidat, maka setiap kita berkesempatan menemukan calon yang benar-benar mewakili suara dan aspirasi kita. Itu akan menjadikan setiap detik kampanye sebagai momen yang penuh antusiasme dan harapan,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, di Mataram, Sabtu (6/7/2024).

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini melontarkan hal tersebut, seiring munculnya pandangan sejumlah pihak agar Pilgub NTB diikuti dua pasang kandidat. Pandangan tersebut bahkan terang-terangan telah diungkapkan ke publik oleh pemimpin partai politik di NTB.

Didu menjelaskan, pemilihan kepala daerah dengan banyak calon adalah manifestasi dari demokrasi yang lebih hidup. Pada saat yang sama, hal tersebut bakal memperkaya pilihan pemilih, meningkatkan kualitas kepemimpinan, mendorong partisipasi serta keterlibatan yang lebih besar dari masyarakat, dan menjadikan pilkada menjadi penuh warna.

Menurut Didu, dengan banyaknya calon yang bersaing, setiap kandidat biasanya akan memiliki platform, visi, dan pendekatan kampanye yang unik. Hal ini memperkaya spektrum ide dan pesan politik yang disampaikan kepada masyarakat. Tatkala setiap calon membawa isu-isu spesifik dan strategi kampanye yang berbeda, maka sudah pasti akan membuat diskusi politik lebih beragam dan menarik.

Hasil kajian yang dilakukan Mi6, pemilihan kepala daerah dengan banyak calon juga sering kali memicu partisipasi yang lebih besar dari masyarakat. Pemilih merasa memiliki lebih banyak pilihan yang mungkin lebih sesuai dengan preferensi mereka. Dengan lebih banyak pilihan, pemilih kata Didu, merasa lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan.

”Jangan lupa, setiap calon biasanya memiliki basis pendukung yang berbeda. Ini akan membawa energi dan semangat tersendiri dalam mendukung kandidat mereka,” ucap mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini.

Saat ini, Pilgub NTB berpotensi diikuti oleh empat pasang calon. Mereka adalah Hj Sitti Rohmi Djalilah-HW Musyafirin, H Zulkieflimansyah-H Suhaili FT, Lalu Muhammad Iqbal-Hj Indah Damayanti Putri, dan pasangan HL Gita Ariadi-HM Sukiman Azmy.

Masalahnya, hingga saat ini, hanya dua pasang pertama yakni Rohmi-Firin dan Zul-Suhaili yang sudah mengantongi dukungan partai politik secara defenitif. Sementara dua pasangan lainnya yakni Iqbal-Dinda dan Gita-Sukiman, masih belum terang-terangan terungkap ke publik terkait dukungan partai poltik tersebut.

Belakangan, malah muncul pandangan agar Pilgub NTB cukup dua pasangan calon saja, yakni Rohmi-Firin dan Zul-Suhaili. Karenanya, partai yang belum juga melabuhkan dukungan, diminta menambatkan hati pada dua pasangan tersebut. Hal yang akan menjadikan Pilgub NTB menjadi ajang pertarungan head to head Rohmi-Firin dan Zul-Suhaili. Seperti khayak Bumi Gora tahu, Zulkieflimansyah dan Rohmi adalah pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023.

Didu menjelaskan, jika Pilgub NTB hanya diikuti dua pasang calon saja, maka hal tersebut akan menjadikan ajang lima tahunan ini bukanlah pesta demokrasi yang sesungguhnya. Padahal, harusnya, pilkada menjadi pesta demokrasi di mana semangat kompetisi dan keterlibatan masyarakat berpadu untuk menciptakan atmosfer yang meriah dan penuh gairah.

Ketika lebih banyak calon terlibat, persaingan menjadi lebih ketat dan dinamis. Ini menciptakan suasana kompetitif yang bisa sangat menarik untuk diikuti oleh publik. Dalam hal ini, kandidat perlu bersaing dalam menyampaikan argumen dan kebijakan mereka, yang sering kali menghasilkan debat-debat publik yang intens dan menarik.

Jangan pula dilupakan, Pilgub yang ramai dengan kandidat juga dapat memberikan dorongan ekonomi daerah menjadi lebih menggeliat terutama melalui berbagai aktivitas kampanye. Kajian Mi6 kata Didu, menunjukkan bagaimana kampanye yang melibatkan banyak calon sering kali mengakibatkan peningkatan pengeluaran untuk iklan, acara, dan merchandise, yang pada gilirannya mendukung bisnis di tingkat masyarakat turut bergairah.

Karena itu, Didu mendorong agar partai politik tidak memberikan dukungan yang menumpuk pada satu pasangan calon saja. Dengan begitu, akan memberi ruang bagi Pilgub NTB tidak diikuti dua kandidat saja.

Ditegaskan Didu, pasangan Iqbal-Dinda dan juga Gita-Sukiman, adalah figur-figur yang lebih dari pantas mendapat dukungan dari partai politik untuk maju dalam Pilgub NTB. Iqbal, putra NTB yang pernah menjadi Duta Besar Indonesia di Turki. Iqbal memiliki karir birokrasi yang panjang sebagai diplomat di Kementerian Luar Negeri. Sementara Dinda, adalah Bupati Bima dua periode, dan merupakan salah satu politisi Partai Golkar yang moncer.

Gita Ariadi, adalah mantan Penjabat Gubernur NTB selama sembilan bulan, yang kini masih memangku jabatan sebagai Sekretaris Daerah NTB. Pengalaman birokrasinya juga sangat komplet dan panjang. Sementara wakilnya HM Sukiman Azmy, adalah Bupati Lombok Timur dua periode dengan prestasi yang diakui publik.

Hanya saja memang, Didu mengakui bahwa setiap perhelatan demokrasi pasti memiliki dinamikanya sendiri-sendiri. Politik juga memiliki panggung depan dan panggung belakang dengan realitasnya masing-masing. Publik kemudian hanya diperlihatkan panggung depan saja. Sementara panggung belakang acap ditutup rapat-rapat.

Adanya panggung depan dan panggung belakang itu pula, yang kata Didu, bisa menjelaskan mengapa saat ini sejumlah partai masih belum juga melabuhkan dukungannya kepada kandidat yang akan diusung di Pilgub NTB. Bahkan, di antara partai-partai besar tersebut, ada partai pemenang Pemilu di NTB seperti Partai Golkar dan Partai Gerindra.

Saat partai politik lain memberi pernyataan ke publik, Partai Gerindra misalnya malah adem ayem. Memang tersebar sejumlah spekulasi. Namun, tak ada yang pasti hingga saat ini kemana partai besutan presiden terpilih, Prabowo Subianto ini akan melabuhkan dukungan di Pilgub NTB. Pun Partai Golkar. Tak juga memberikan tanda-tanda kemana dukungan akan diberikan. Yang sudah pasti, Partai Beringin, menyebut, akan menunggu hasil survei ketiga, baru akan terungkap dukungan akan diberikan ke kandidat yang mana.

Minimnya partai politik yang sudah memberikan dukungan tiket Pilgub, menjadikan pasangan Iqbal-Dinda dan pasangan Gita-Sukiman, terlihat inferior di hadapan dua kandidat lainnya. Hal tersebut kata Didu, menempatkan dua pasang kandidat ini dalam framing sebagai pasangan yang sama-sama lemah.

Didu misalnya memberi contoh, bagaimana belum lama ini, pada saat peresmian posko pemenangan pasangan Iqbal-Dinda di Kabupaten Bima, justru Dinda tidak hadir dalam peresmian tersebut. Hal yang membuat publik bertanya-tanya. Ada apa? Pun begitu, tetiba menyeruak ke publik isu bahwa pasangan Gita-Sukiman bakal kandas di tengah jalan.

Semua itu kata Didu, bisa jadi semacam strategi untuk membuat pasangan ini tetap menjadi perbincangan di tengah-tengah publik. Sebuah strategi yang acap bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak elektabilitas dan popularitas. Sehingga, Didu meyakini, justru dua pasang kandidat tersebut, Iqbal-Dinda dan Gita-Sukiman bisa jadi juga sedang menyiapkan kejutan-kejutan.

Analis politik dari kalangan aktivis ini menilai, Iqbal-Dinda maupun Gita-Sukiman, memiliki modal lebih dari cukup untuk meraih dukungan signifikan dari para pemilih di Bumi Gora. Hal yang tentu patut disyukuri publik Bumi Gora, bahwa Pilgub NTB yang diikuti banyak kandidat masih mungkin untuk terjadi.

“Bagaimanapun, kandidat yang banyak dalam Pilgub akan membuka ruang untuk lebih banyak dialog, lebih banyak ide, dan lebih banyak kesempatan untuk perbaikan. Hal yang akan membuat proses Pilgub menjadi lebih menarik dan substansial,” tutup Didu.