Minggu, 27 November 2016

SIMULASI UNBK MAN 2 KOTA BIMA TAHAP 1


Suasana simulasi UNBK Tahap 1

Suasana simulasi UNBK Tahap 1

Kota Bima (MU) – Untuk persiapan pelaksanaan Ujian Nasional secara online tahun 2017 mendatang, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima melaksanakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Tak hanya persiapan sarana dan prasarana seperti: perangkat komputer dan jaringan, pihak MAN 2 Kota Bima melaksanakan simulasi UNBK sebagai latihan bagi siswa sehingga siswa-siswi MAN 2 Kota Bima siap dan tak gagap saat pelaksanaan UNBK April 2017 mendatang.
            Sebanyak 226 orang siswa kelas XII dari jurusan IPA, IPS, Bahasa, dan Agama telah melaksanakan simulasi UNBK tahap 1 sejak Rabu 23/11/2016 lalu. Simulasi UNBK dilaksanakan selama 3 hari. Dalam sehari ada 75 orang siswa yang melaksanakan simulasi dengan 3 kali sesi.  
            Keterangan dari Drs Dahlan, Wakil Kepala (Waka) Kurikulum MAN 2 Kota Bima menjelaskan simulasi UNBK tahap 1 berjalan lancar meski hanya menggunakan 1 server. Untuk kelancaran saat UNBK di tahun 2017 mendatang, MAN 2 Kota Bima akan menyediakan 3 server tambahan.  Tahap 1 ada 3 mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika.
            Simulasi UNBK di MAN 2 Kota Bima menggunakan jaringan LAN (Local Area Network) atau Jaringan Wilayah Lokal. LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil seperti jaringan komputer sekolah. Sistem kerja penggunaan LAN adalah salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
            Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur, S.Ag menyatakan bahwa saat ini MAN 2 Kota Bima baru memiliki 35 unit perangkat komputer dan perangkat komputer yang tersambung dengan server ada 24 unit sehingga sekali sesi ujian ada 24 orang siswa yang melaksanakan simulasi UNBK. Untuk memenuhi kebutuhan saat UNBK tahun 2017 mendatang, pihaknya akan menambah jumlah perangkat komputer sebanyak belasan unit mengingat jumlah siswa MAN 2 Kota Bima yang akan mengikuti Ujian Nasional mencapai ratusan orang.
“Bulan Januari 2017 mendatang kita akan menambah jumlah perangkat komputer dan server yang merupakan bantuan dari Kementerian Agama Pusat dan dari Dana BOS. Meski dengan keterbatasan yang ada, kantor Kementerian Agama Kota Bima sangat mendukung pelaksanaan UNBK karena madrasah harus lebih maju baik dari segi proses maupun hasilnya. Apalagi baru Kementerian Agama yang mewajibkan UNBK bagi madrasah negeri dan sebagian madrasah swasta”, ujarnya saat ditemui di ruangannya minggu lalu. (Nurrosyidah Yusuf) 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar