Defy Nurbaiti berfoto bersama Kepala MAN 2 Kota Bima
Defy Nurbaiti
Kota Bima (MU) – Defy Nurbaiti, siswi Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima berhasil lolos dan mewakili Provinsi NTB untuk
bertanding ke Kejuaraan Nasional (KEJURNAS) Catur yang akan diadakan di Kota Depok
Jawa Barat. Event bergengsi yang
dilaksanakan 1 kali setahun tersebut diselenggarakan oleh PERCASI (Persatuan
Catur Seluruh Indonesia). Diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia. Kejuaraan
yang dilihat dari kategori umur ini akan dihelat selama seminggu yakni mulai
tanggal 28-3/11/2016.
Siswi kelahiran 2 Desember 1999 ini
mengaku bermain catur merupakan hobinya sejak kecil. Awalnya Defy suka bermain
catur bersama ibunya di rumah. Dari hobinya tersebut, saat duduk di kelas 5 SDN
2 Kota Bima, berhasil sebagai juara 2 saat perlombaan catur antar sekolah. Makanya
ia berangkat ke Kota Mataram dan meraih posisi ke 2. Kemudian dikirim ke Kota
Surabaya. Akan tetapi tak berhasil lolos ke Tingkat Nasional. Karena prestasinya
tersebut, orang tuanya mencarikan guru catur agar potensi yang dimilikinya
dapat terasah dengan baik.
Kemudian di tahun 2014, ketika Defy duduk
di bangku MTsN 1 Kota Bima, pernah ikut PORPROV (Pekan Olahraga Provinsi) untuk
kategori perorangan dan beregu (3 orang). Kegiatan yang diadakan 4 tahun sekali
ini Defy berhasil meraih juara 3. Yang berhasil juara 1 siswa dari kabupaten
Bima dan juara 2 siswa dari Kabupaten Sumbawa Barat. Untuk beregu (3 orang),
Defy bersama teman-temannya berhasil meraih juara 3. Oleh karena itu, Defy
diberangkatkan ke Jakarta untuk ikut KEJURNAS yang diadakan di Asrama Haji
Pondok Gede. Sayangnya masih belum berhasil lolos ke Tingkat Nasional.
Lebih lanjut siswi yang mengambil jurusan IPA
di MAN 2 Kota Bima ini memberikan keterangan, tahun 2015 lalu kembali ia diberangkatkan
ke Jakarta untuk bertanding di KEJURNAS
di Asrama Haji Pondok Gede. Lagi-lagi belum bisa mempersembahkan medali untuk
provinsi NTB. Defy mengaku selama ini ia belum pernah lolos ke Tingkat Nasional.
Harapannya semoga kali ini bisa tembus ke Tingkat Nasional.
Karena berbagai prestasinya di bidang
catur, kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai pegawai bank swasta di Kota Bima
ini mencarikan guru catur agar potensi yang dimilikinya dapat terasah dengan
baik. Guru catur Defy di saat SD bernama Lutfi dan Sofran. Kemudian saat di
MTsN berguru dengan Taufik sampai sekarang.
Mengakhiri sesi wawancara sebelum
keberangkatannya ke Kota Depok, siswi asli Sumbawa Besar ini memberikan tips bagaimana
strategi bermain catur yang baik itu seperti apa. Awalnya tempatkan posisi
bidang pada jalur menuju penyerangan. Kemudian saling terikat antara satu
bidang ke bidang lainnya. Posisi raja harus diamankan dulu sebelum penyerangan.
Mansyur, S.Ag, Kepala MAN 2 Kota Bima
menyatakan merasa bangga sekali ada siswi MAN 2 Kota Bima yang mewakili
KEJURNAS Catur. Ini merupakan rentetan prestasi yang diraih siswa MAN 2 Kota
Bima. Pihaknya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Karena prestasi tak hanya
di bidang akademik semata. Prestasi dapat diraih dari berbagai bidang seperti
olahraga semacam kejuaraan catur. (Nurrosyidah Yusuf)
Semoga Defy Nurbayti selalu sukses dalam setiap perlombaan semata mata karna Takdir dan Garis Tangan dari Allah SWT Amiiin Ya Rabbal Allamiin
BalasHapusAminn..
BalasHapusAamiin....
BalasHapus