Minggu, 27 November 2016

DEFY NURBAITI SISWI MAN 2 KOTA BIMA WAKILI PROVINSI NTB KE KEJUARAAN NASIONAL CATUR


Defy Nurbaiti berfoto bersama Kepala MAN 2 Kota Bima

Defy Nurbaiti

Kota Bima (MU) – Defy Nurbaiti, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima berhasil lolos dan mewakili Provinsi NTB untuk bertanding ke Kejuaraan Nasional (KEJURNAS) Catur yang akan diadakan di Kota Depok Jawa Barat.  Event bergengsi yang dilaksanakan 1 kali setahun tersebut diselenggarakan oleh PERCASI (Persatuan Catur Seluruh Indonesia). Diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia. Kejuaraan yang dilihat dari kategori umur ini akan dihelat selama seminggu yakni mulai tanggal 28-3/11/2016.
Siswi kelahiran 2 Desember 1999 ini mengaku bermain catur merupakan hobinya sejak kecil. Awalnya Defy suka bermain catur bersama ibunya di rumah. Dari hobinya tersebut, saat duduk di kelas 5 SDN 2 Kota Bima, berhasil sebagai juara 2 saat perlombaan catur antar sekolah. Makanya ia berangkat ke Kota Mataram dan meraih posisi ke 2. Kemudian dikirim ke Kota Surabaya. Akan tetapi tak berhasil lolos ke Tingkat Nasional. Karena prestasinya tersebut, orang tuanya mencarikan guru catur agar potensi yang dimilikinya dapat terasah dengan baik.
Kemudian di tahun 2014, ketika Defy duduk di bangku MTsN 1 Kota Bima, pernah ikut PORPROV (Pekan Olahraga Provinsi) untuk kategori perorangan dan beregu (3 orang). Kegiatan yang diadakan 4 tahun sekali ini Defy berhasil meraih juara 3. Yang berhasil juara 1 siswa dari kabupaten Bima dan juara 2 siswa dari Kabupaten Sumbawa Barat. Untuk beregu (3 orang), Defy bersama teman-temannya berhasil meraih juara 3. Oleh karena itu, Defy diberangkatkan ke Jakarta untuk ikut KEJURNAS yang diadakan di Asrama Haji Pondok Gede. Sayangnya masih belum berhasil lolos ke Tingkat Nasional.  
     Lebih lanjut siswi yang mengambil jurusan IPA di MAN 2 Kota Bima ini memberikan keterangan, tahun 2015 lalu kembali ia diberangkatkan ke Jakarta untuk bertanding di  KEJURNAS di Asrama Haji Pondok Gede. Lagi-lagi belum bisa mempersembahkan medali untuk provinsi NTB. Defy mengaku selama ini ia belum pernah lolos ke Tingkat Nasional. Harapannya semoga kali ini bisa tembus ke Tingkat Nasional.
Karena berbagai prestasinya di bidang catur, kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai pegawai bank swasta di Kota Bima ini mencarikan guru catur agar potensi yang dimilikinya dapat terasah dengan baik. Guru catur Defy di saat SD bernama Lutfi dan Sofran. Kemudian saat di MTsN berguru dengan Taufik sampai sekarang.
Mengakhiri sesi wawancara sebelum keberangkatannya ke Kota Depok, siswi asli Sumbawa Besar ini memberikan tips bagaimana strategi bermain catur yang baik itu seperti apa. Awalnya tempatkan posisi bidang pada jalur menuju penyerangan. Kemudian saling terikat antara satu bidang ke bidang lainnya. Posisi raja harus diamankan dulu sebelum penyerangan.   
Mansyur, S.Ag, Kepala MAN 2 Kota Bima menyatakan merasa bangga sekali ada siswi MAN 2 Kota Bima yang mewakili KEJURNAS Catur. Ini merupakan rentetan prestasi yang diraih siswa MAN 2 Kota Bima. Pihaknya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Karena prestasi tak hanya di bidang akademik semata. Prestasi dapat diraih dari berbagai bidang seperti olahraga semacam kejuaraan catur. (Nurrosyidah Yusuf)          

3 komentar:

  1. Semoga Defy Nurbayti selalu sukses dalam setiap perlombaan semata mata karna Takdir dan Garis Tangan dari Allah SWT Amiiin Ya Rabbal Allamiin

    BalasHapus